Ketagihan Nyabu dan Main Game Online, 3 Pemuda Nekat Gasak Gelang Emas di Rumah Warga

Kompas.com - 03/08/2021, 08:26 WIB
JY (20) (wajah tertutup masker) dengan baju tahanan Polre Kota Mataram, hanya bisa tertunduk setelah terta gkap mencuri di rumah warga di Rembiga, Kota Mataram. JY dan dua rekannya nekat mencuri karena ketagihan nyabu dan main game online. FITRI RJY (20) (wajah tertutup masker) dengan baju tahanan Polre Kota Mataram, hanya bisa tertunduk setelah terta gkap mencuri di rumah warga di Rembiga, Kota Mataram. JY dan dua rekannya nekat mencuri karena ketagihan nyabu dan main game online.

MATARAM, KOMPAS COM- Gara gara ketagihan nyabu dan main game online jenis slot atau judi online, tiga pemuda asal Kota Mataram nekat mencuri handphone dan empat gelang sepuhan emas di sebuah rumah di Rembiga, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram.

Ketiganya masing masing JY (,20), AI (16) dan AR (19) warga Kota Mataram. Tak berselang lama setelah melakukan aksi pencurian itu, aparat membekuk ketiganya.

"Saat kita melakukan penangkapan, salah seorang tersangka JY (20) melarikan diri lelui atas atap rumah warga, bahkan sempat melawan petugas, hingga kita lumpuhkan dan menangkapnya," kata Kompol Kadek Adi Budi Astawa, Senin (2/8/2021).

Baca juga: Heboh, Wafer Berisi Silet hingga Staples Diberikan pada Anak-anak di Jember, Polisi Buru Pelaku

Budi menjelaskan ketiganya sama sama saling mendukung dan membantu ketika melakukan aksi pencurian pukul 04.00 WITA.

Awalnya Jy meminjam sepeda motor untuk jalan jalan bersama dua rekannya AI dan AR.

Di tengah perjalanan, mereka menemukan sebuah rumah yang nampak sepi tetapi pintu ruang tamunya terbuka.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Saat itulah Jy berinisiatif melakukan aksinya, dengan meminta 2 rekannya berjaga jaga di luar pagar. JY lompat pagar  atau tembok pagar dan melakukan aksinya di rumah korban.

Mereka pun menggasak dua buah handphone di ruang tamu dan 4 buah gelang sepuhan emas di laci perhiasan milik korban.

"Aksi mereka sangat mudah dilacak, karena tersangka menggadaikan handphone hasil curiannya dengan nominal Rp 500.000. Kemudian tersangka membeli narkoba seharga Rp 200.000, sisanya untuk makan makan dan bermain game online," kata Astawa.

Baca juga: Tangis Ketua DPRD dan Para Pejabat Saat Jenazah Bupati Yasin Payapo Dilepas

 

Jy mengaku nekat mencuri dengan kedua rekannya untuk membeli sabu dan lantaran ketagihan main game online.

"Saya mencuri karena mau beli sabu dan main game online, sehari bisa pakai seperempat gram sabu sehari, kalau enggak pakai bingung, saya pilih tidur kalau enggak ada sabu," ungkap Jy saat gelar perkara.

Pemuda ini juga mengaku ketagihan main game online karena pernah merasakan menang dan mendapatkan uang Rp 2 juta.

Namun sejak itu dirinya tak pernah memenangkan permainan game online tersebut.

Ketiga pemuda ini dijerat dengan pasal 363 ayat 2 KUHP, tentang pencurian dengan ancaman hukuman paling lama 9 tahun penjara.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Suami Bunuh Istri Siri di Surabaya, Diduga Cemburu karena Sering Main TikTok

Suami Bunuh Istri Siri di Surabaya, Diduga Cemburu karena Sering Main TikTok

Regional
Begal Bersenjata Api Muncul dari Semak-semak, lalu Rampas Motor Wartawan di Lampung

Begal Bersenjata Api Muncul dari Semak-semak, lalu Rampas Motor Wartawan di Lampung

Regional
Seorang Anak Bunuh Ayah secara Sadis, Ibunya Dianiaya hingga Sekarat

Seorang Anak Bunuh Ayah secara Sadis, Ibunya Dianiaya hingga Sekarat

Regional
Detik-detik Puluhan Siswa Terseret Arus Sungai Cileuer, Warga: Kami Teriak-teriak Jangan Nyebrang, Batunya Licin

Detik-detik Puluhan Siswa Terseret Arus Sungai Cileuer, Warga: Kami Teriak-teriak Jangan Nyebrang, Batunya Licin

Regional
Solar Mulai Langka, DPRD Sulut Minta Pemprov Cari Solusi, Sekda: Perlu Ditelusuri

Solar Mulai Langka, DPRD Sulut Minta Pemprov Cari Solusi, Sekda: Perlu Ditelusuri

Regional
Seorang Polisi Dianiaya Pemuda Mabuk, Begini Kronologinya

Seorang Polisi Dianiaya Pemuda Mabuk, Begini Kronologinya

Regional
Faisal Selamat dari Tragedi Susur Sungai, Tak Dibekali Alat Pengaman, Mengaku Ditolong Perempuan Berkerudung

Faisal Selamat dari Tragedi Susur Sungai, Tak Dibekali Alat Pengaman, Mengaku Ditolong Perempuan Berkerudung

Regional
Kaki Ganjar Pranowo Dibasuh oleh Tetua Suku Tobelo, Apa Artinya?

Kaki Ganjar Pranowo Dibasuh oleh Tetua Suku Tobelo, Apa Artinya?

Regional
Sebelum Meninggal Susur Sungai, Dea Minta Foto dengan Keluarga, Ini Cerita Sang Ayah

Sebelum Meninggal Susur Sungai, Dea Minta Foto dengan Keluarga, Ini Cerita Sang Ayah

Regional
Tutup Selama PPKM, Ini Cara 'Lembang Park and Zoo' Bertahan di Tengah Pandemi

Tutup Selama PPKM, Ini Cara "Lembang Park and Zoo" Bertahan di Tengah Pandemi

Regional
Kebun Binatang di Jateng dan DIY Buka Donasi untuk Pakan Satwa

Kebun Binatang di Jateng dan DIY Buka Donasi untuk Pakan Satwa

Regional
Kantor Pinjol Ilegal di Pontianak Digerebek, Beroperasi Sejak Desember 2020, Perputaran Uangnya Mencapai Rp 3,25 M

Kantor Pinjol Ilegal di Pontianak Digerebek, Beroperasi Sejak Desember 2020, Perputaran Uangnya Mencapai Rp 3,25 M

Regional
Sosok TM, Korban Pinjol di Balik Penggerebekan di Sleman, Dijebak SMS dan Memilih Lapor Polisi

Sosok TM, Korban Pinjol di Balik Penggerebekan di Sleman, Dijebak SMS dan Memilih Lapor Polisi

Regional
Solar Langka di Riau, Diduga karena Ditimbun, Sopir Truk Derek dan 2 Petugas SPBU Ditangkap Polisi

Solar Langka di Riau, Diduga karena Ditimbun, Sopir Truk Derek dan 2 Petugas SPBU Ditangkap Polisi

Regional
Mengaku Banteng tapi Takut Disuntik, Pria Ini Tutup Wajah Pakai Jaket

Mengaku Banteng tapi Takut Disuntik, Pria Ini Tutup Wajah Pakai Jaket

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.