Kompas.com - 30/07/2021, 10:37 WIB

 

Namun, terbaru suhu terendah di Ranupani 4 derajat celsius.

Suhu 4 derajat celsius itu masih memunculkan embun upas yang menempel di berbagai tanaman.

"Di Ranupani suhu 4 derajat celsius. Muncul embun upas yang menempel di rumput dan di tanamam penduduk. Tapi, kalau sudah ada sinar matahari, hilang," kata Wawan.

Pengaruh pada tanaman

Sarif mengatakan, salah satu yang dikhawatirkan warga dari munculnya embun upas itu adalah dampaknya terhadap pertanian warga.

Baca juga: DPRD Jember Sebut Biaya Pemulasaraan Jenazah Covid-19 yang Isoman Rp 4 Juta

"Informasinya dari teman-teman di lapangan, salah satunya yang ditakutkan froat merusak pertanian," kata dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Karena itu, ketika warga sudah merasakan suhu yang sangat dingin di malam hari, di pagi harinya mereka menyemprot tanamannya dengan air untuk menghilangkan embun upas yang menempel.

"Makanya, petani kalau malamnya sudah merasakan dingin sekali, pagi langsung menyemprot tanaman supaya frost-nya itu tidak menempel lagi," kata dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Viral, Pria di Bali Dikeroyok Penjual Mobil Saat Hendak Beli, Pelaku Diringkus Polisi

Viral, Pria di Bali Dikeroyok Penjual Mobil Saat Hendak Beli, Pelaku Diringkus Polisi

Regional
Diduga Ada Kebocoran Gas, Truk Pengangkut Ratusan Tabung Gas Elpiji Ludes Terbakar

Diduga Ada Kebocoran Gas, Truk Pengangkut Ratusan Tabung Gas Elpiji Ludes Terbakar

Regional
Kasus DBD di Palopo Capai 209, Terbanyak di Kecamatan Wara Timur

Kasus DBD di Palopo Capai 209, Terbanyak di Kecamatan Wara Timur

Regional
Korban Diduga Keracunan Makanan Hajatan di Nganjuk Capai 60 Orang, 14 Orang Masih Dirawat

Korban Diduga Keracunan Makanan Hajatan di Nganjuk Capai 60 Orang, 14 Orang Masih Dirawat

Regional
Cerita Mahasiswa Terjerat Pinjol, Dalam 3 Bulan Utang Melonjak 19 Kali Lipat

Cerita Mahasiswa Terjerat Pinjol, Dalam 3 Bulan Utang Melonjak 19 Kali Lipat

Regional
Jabar Bidik Juara Umum Peparnas Papua, Pesan Ridwan Kamil ke Kontingen: Someah Hade ka Semah

Jabar Bidik Juara Umum Peparnas Papua, Pesan Ridwan Kamil ke Kontingen: Someah Hade ka Semah

Regional
Ada Kasus Covid-19 di Sekolah Bantul, Sultan HB X: PTM Tetap Lanjut

Ada Kasus Covid-19 di Sekolah Bantul, Sultan HB X: PTM Tetap Lanjut

Regional
Dugaan Korupsi Dana KONI Padang, 35 Cabor Diperiksa secara Maraton

Dugaan Korupsi Dana KONI Padang, 35 Cabor Diperiksa secara Maraton

Regional
Warga 'Buang' Sampah Tangsel di Kantor Kelurahan dan Kecamatan, Ini Kata Pemkot Serang

Warga 'Buang' Sampah Tangsel di Kantor Kelurahan dan Kecamatan, Ini Kata Pemkot Serang

Regional
Hujan Deras dan Angin Kencang Landa Jember, Satu Mobil Ringsek Tertimpa Pohon Tumbang

Hujan Deras dan Angin Kencang Landa Jember, Satu Mobil Ringsek Tertimpa Pohon Tumbang

Regional
BPBD Luwu Timur Ungkap Adanya Lubang Besar di Danau Matano

BPBD Luwu Timur Ungkap Adanya Lubang Besar di Danau Matano

Regional
Oknum Pegawai PMI Surabaya yang Terlibat Jual Beli Plasma Konvalesen Dipecat

Oknum Pegawai PMI Surabaya yang Terlibat Jual Beli Plasma Konvalesen Dipecat

Regional
Cerita di Balik Prestasi Dhea Raih Medali PON Papua, Berlatih Selam dengan Fasilitas Seadanya di Kolam Renang Hotel

Cerita di Balik Prestasi Dhea Raih Medali PON Papua, Berlatih Selam dengan Fasilitas Seadanya di Kolam Renang Hotel

Regional
Uang Rp 427 Juta yang Raib di Blitar, Ternyata Hasil Penjualan Susu Milik 200 Peternak Sapi Perah

Uang Rp 427 Juta yang Raib di Blitar, Ternyata Hasil Penjualan Susu Milik 200 Peternak Sapi Perah

Regional
Langgar Aturan PPKM, 2 Kafe di Kota Lama Semarang Dipasang Stiker Penutupan Sementara

Langgar Aturan PPKM, 2 Kafe di Kota Lama Semarang Dipasang Stiker Penutupan Sementara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.