[POPULER NUSANTARA] Warkop Korban Penganiayaan Satpol PP Ditutup | Anggota DPRD Menembok Pintu Rumah Tahfiz

Kompas.com - 30/07/2021, 06:15 WIB
Salah seorang oknum Satpol PP terekam CCTV sedang menganiaya seorang wanita hamil saat menggelar razia PPKM di salah satu warung kopi di Desa Panciro, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Rabu, (14/7/2021). KOMPAS.COM/ABDUL HAQ YAHYA MAULANA T.Salah seorang oknum Satpol PP terekam CCTV sedang menganiaya seorang wanita hamil saat menggelar razia PPKM di salah satu warung kopi di Desa Panciro, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Rabu, (14/7/2021).

KOMPAS.com - Masalah baru dihadapi pemilik warung kopi (warkop) yang menjadi korban penganiayaan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Gowa.

Warkop milik pasangan suami istri, Nur Halim (26) dan Riana (34), itu ditutup.

Penyebabnya, warkop mereka disebut tidak memiliki izin, sekaligus dinilai menyerobot lahan milik negara.

Berita populer lainnya adalah seputar pembangunan tembok di depan pintu rumah seorang tahfiz Al Quran di Makassar, Sulawesi Selatan.

Tembok tersebut didirikan oleh Amiruddin, anggota Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pangkep.

Permasalahan itu pun akhirnya dimediasi oleh aparat kepolisian dan tokoh masyarakat setempat.

Berikut adalah berita-berita yang menjadi sorotan pembaca Kompas.com.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

1. Tanggapan Riana usai warungnya ditutup

Aksi penganiayaan okum Satpol PP yang kini menjadi tersangka saat menggelar razia PPKM di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Rabu, (14/7/2021).KOMPAS.COM/ABDUL HAQ YAHYA MAULANA T. Aksi penganiayaan okum Satpol PP yang kini menjadi tersangka saat menggelar razia PPKM di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Rabu, (14/7/2021).

Warung kopi milik Nur Halim dan Riana dianggap didirikan di lahan yang menjadi makam empat pahlawan kemerdekaan.

Hal ini dikatakan oleh Kepala Dinas Informasi dan Komunikasi (Infokom) Kabupaten Gowa Arifuddin Saeni.

"Di sana ada tugu pahlawan dan makam pahlawan yang sekarang berubah menjadi warung kopi tapi kami belum mengambil tindakan untuk mengembalikan fasilatas sosial tersebut sebagaimana mestinya,” ujarnya, Rabu (28/7/2021).

Menanggapi hal tersebut, Riana membantah bila disebut menyerobot lahan tugu dan makam pahlawan kemerdekaan.

"Kami tidak melakukan penyerobotan buktinya tugu masih berdiri. Sejak awal kok tidak pernah dirawat, ini tugu lihat saja catnya sudah usang," ucapnya.

Baca selengkapnya: Dituding Serobot Makam Pahlawan, Warkop Pasutri Korban Penganiayaan Satpol PP Ditutup

 

2. Anggota DPRD minta maaf usai menembok pintu rumah tahfiz

Pintu belakang rumah Tahfiz Al Quran di Jl Ance Daeng Ngoyo, Kelurahan Masale, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan ditutup oleh oknum legislator Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Pangkep.Binmas Masale Pintu belakang rumah Tahfiz Al Quran di Jl Ance Daeng Ngoyo, Kelurahan Masale, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan ditutup oleh oknum legislator Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Pangkep.

Upaya mediasi dilakukan untuk menyelesaikan permasalahan penembokan pintu belakang rumah tahfiz Al Quran yang dilakukan seorang anggota DPRD Kabupaten Pangkep.

Amiruddin, anggota DPRD tersebut, akhirnya mengakui kesalahan.

“Sebagai manusia biasa tidak luput dari kesalahan, namun kejadian-kejadian itu keluarga kami dan saya mendapat pelajaran,” jelasnya, Kamis (29/7/2021).

Dalam mediasi itu, Amiruddin menerangkan alasan penutupan pintu belakang rumah sang tahfiz.

“Dengan adanya kejadian itu saya mau menjual rumah. Mohon dimaafkan jika ada kelakuan yang tidak disenangi atau meresahkan masyarakat," tuturnya.

Baca selengkapnya: Bangun Tembok di Pintu Rumah Tahfiz, Anggota DPRD Ini Minta Maaf

3. Suami siram air panas ke istri

IlustrasiKOMPAS/TOTO SIHONO Ilustrasi

Wajah ES (37) mengalami luka bakar usai disiram air panas oleh suaminya, T (46).

Peristiwa yang terjadi di Desa Raksa Jiwa, Kecamatan Semidang Aji, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, ini bermula saat keduanya terlibat cekcok.

Lalu, pada Selasa (20/7/2021), insiden penyiraman air panas itu terjadi.

Usai melakukan aksinya, T langsung kabur. Pelaku kemudian ditangkap di kebun yang tak jauh dari rumahnya pada Sabtu (24/7/2021).

"Ketika ditangkap pelaku langsung mengakui perbuatannya. Dari hasil pemeriksaan, pelaku kesal dengan istrinya karena sering diomeli," ungkap Kepala Subbagian Humas Kepolisian Resor OKU AKP Mardi Nursal, Kamis (29/7/2021).

Baca selengkapnya: Kronologi Suami Siram Seember Air Panas ke Istrinya yang Tidur, Emosi karena Korban Acuh Tak Acuh

 

4. Pembunuhan sadis Ketua MUI Labura

Ilustrasi.KOMPAS.COM/HANDOUT Ilustrasi.

Gara-gara dendam, Anto alias Anto Dogol atau Anto Kolot membunuh Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Labuhanbatu Utara (Labura) Aminurrasyid Aruan.

Jenazah Aminurrasyid ditemukan di drainase, Selasa (27/7/2021).

Anto membunuh Aminurrasyid karena sering ditegur jarang kenduri. Selain itu korban ternyata pernah memergoki Anto mencuri kelapa sawit miliknya.

Menurut Kapolres Labuhanbaru AKBP Deni Kurniawan, kondisi kejiwaan pelaku stabil.

“Dia tidak ada kelainan jiwa. Sampai hari ini belum ada mengarah ke sana,” bebernya, Rabu (28/7/2021).

Baca selengkapnya: Pembunuhan Sadis Ketua MUI Labura, Berawal Saat Korban Pergoki Pelaku Curi Buah Sawit

5. Cerita Khusnul, istri pertama pemuda yang menikahi 2 perempuan sekaligus

Nur Khusnul Khotimah (20) istri pertama Korik Akbar (20) saya berada di beranda rumah milik kakaknya. Korik adalah pengantin viral menikahi dua perempuan sekaligus 26 Juli 2021 lalu.FITRI R Nur Khusnul Khotimah (20) istri pertama Korik Akbar (20) saya berada di beranda rumah milik kakaknya. Korik adalah pengantin viral menikahi dua perempuan sekaligus 26 Juli 2021 lalu.

Warganet dibikin heboh oleh pernikahan pemuda yang menikahi dua perempuan sekaligus.

Pemuda itu adalah Korik Akbar (20). Pria ini menikahi Nur Khusnul Khotimah (20) sebagai istri pertama, dan Yuanita Ruri (21) sebagai istri kedua.

Bagi Khusnul, pernikahan ini bukanlah yang pertama. Ia pernah menikah pada 5 Januari 2019 ketika berusia 18 tahun. Namun, pernikahannya tak sampai 100 hari.

Korik dan Khusnul sepakat menikah dengan proses merariq pada Rabu (21/7/2021).

"Waktu itu saya beralasan akan ke kamar mandi, tapi saya sebenarnya lari dengan Korik, keluarga tidak ada yang tahu, kecuali kakak ipar saya di Malaysia yang menjadi TKW, dialah yang memberitahu keluarga jika saya telah merariq," sebutnya.

Baca selengkapnya: Pernah Menikah Dini, Ini Cerita Khusnul Istri Pertama Pemuda yang Menikahi 2 Perempuan Sekaligus

Sumber: Kompas.com (Penulis: Kontributor Bone, Abdul Haq | Editor: Teuku Muhammad Valdy Arief, Michael Hangga Wismabrata, Rachmawati)

 



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kepala Desa Ditodong Pakai Senjata, Uang BLT Dirampok

Kepala Desa Ditodong Pakai Senjata, Uang BLT Dirampok

Regional
Pengakuan Teller Bank BUMN Curi Uang 8 Nasabah hingga Rp 1,2 M: Saya Menyesal...

Pengakuan Teller Bank BUMN Curi Uang 8 Nasabah hingga Rp 1,2 M: Saya Menyesal...

Regional
Sempat Tertutup Longsor, Akses Jalan Padang-Solok Kembali Lancar

Sempat Tertutup Longsor, Akses Jalan Padang-Solok Kembali Lancar

Regional
Sosok Pratu Ida Bagus Putu yang Gugur Ditembak KKB, Sempat Tangani Covid-19 di Yogyakarta hingga Bawa Ribuan Masker ke Papua

Sosok Pratu Ida Bagus Putu yang Gugur Ditembak KKB, Sempat Tangani Covid-19 di Yogyakarta hingga Bawa Ribuan Masker ke Papua

Regional
Jumat Malam, Aceh Diguncang Gempa 5,2 Magnitudo

Jumat Malam, Aceh Diguncang Gempa 5,2 Magnitudo

Regional
Mendagri Puji TNI dan Polri Dalam Penanganan Terorisme di Poso

Mendagri Puji TNI dan Polri Dalam Penanganan Terorisme di Poso

Regional
6 Hari Menghilang di Gunung Guntur, Bagaimana Ghibran Bertahan Hidup?

6 Hari Menghilang di Gunung Guntur, Bagaimana Ghibran Bertahan Hidup?

Regional
Ganjil Genap di Kawasan Wisata Sanur dan Kuta Berlaku Hari Ini, Cek Jadwal dan Lokasinya

Ganjil Genap di Kawasan Wisata Sanur dan Kuta Berlaku Hari Ini, Cek Jadwal dan Lokasinya

Regional
Profil Budi Irawanto, Wakil Bupati Bojonegoro yang Laporkan Bupatinya Gara-gara 'Chat' WhatsApp

Profil Budi Irawanto, Wakil Bupati Bojonegoro yang Laporkan Bupatinya Gara-gara "Chat" WhatsApp

Regional
Antisipasi Klaster Covid-19 di Sekolah, Pemkab Sumedang Bakal Lakukan Testing Acak

Antisipasi Klaster Covid-19 di Sekolah, Pemkab Sumedang Bakal Lakukan Testing Acak

Regional
DP2KP: Ada 7 Lokasi Jagal Anjing di Bantul

DP2KP: Ada 7 Lokasi Jagal Anjing di Bantul

Regional
Kronologi Pria Tewas Usai Minum Miras dan Obat Kuat, Mengeluh Sakit di Dada, Meninggal Sebelum Tiba di RS

Kronologi Pria Tewas Usai Minum Miras dan Obat Kuat, Mengeluh Sakit di Dada, Meninggal Sebelum Tiba di RS

Regional
Kelakar Airlangga Hartarto Saat Ditanya soal Pilpres 2024: Sekarang Masih September 2021

Kelakar Airlangga Hartarto Saat Ditanya soal Pilpres 2024: Sekarang Masih September 2021

Regional
Soal Karapan Sapi di Bangkalan yang Dihadiri Ribuan Orang, Tanpa Izin, Penyelenggara Klaim Hanya Latihan

Soal Karapan Sapi di Bangkalan yang Dihadiri Ribuan Orang, Tanpa Izin, Penyelenggara Klaim Hanya Latihan

Regional
Bupati Solok Epyardi Asda Cekcok dengan Anggota DPRD, lalu Keluar dari Sidang Paripurna

Bupati Solok Epyardi Asda Cekcok dengan Anggota DPRD, lalu Keluar dari Sidang Paripurna

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.