Pemilik Warung yang Tulis "Kecuali Presiden" di Baliho Promosinya Akhirnya Minta Maaf

Kompas.com - 28/07/2021, 13:48 WIB
 Sebuah kedai ramen bernama Kedai Ranjang 69 di Garut, Jawa Barat, mendadak jadi perbincangan setelah baliho promo produknya viral di media sosial. Baliho yang viral itu bertuliskan Merdeka Promo PPKM beli satu gratis satu kecuali presiden dengan menampilkan foto Presiden Joko Widodo. Tangkapan layar Instagram Sebuah kedai ramen bernama Kedai Ranjang 69 di Garut, Jawa Barat, mendadak jadi perbincangan setelah baliho promo produknya viral di media sosial. Baliho yang viral itu bertuliskan Merdeka Promo PPKM beli satu gratis satu kecuali presiden dengan menampilkan foto Presiden Joko Widodo.

KOMPAS.com - Foto promosi di warung makan milik Rizqa Rahman di Garut, Jawa Barat, sempat viral di media sosial karena mencantumkan nama dan foto Presiden Joko Widodo.

Setelah didatangi petugas, Rizqa akhirnya minta maaf karena baliho promosinya itu telah membuat resah masyarakat.

"Saya juga minta maaf kepada masyarakat jika pemasangan spanduk kemarin meresahkan," katanya, Selasa (27/7/2021). 

Sementara itu, dari penelusuran Kompas.com, promosi yang dibuat Rizqa itu berbunyi demikian:

"Merdeka Promo PPKM beli satu gratis satu kecuali presiden"

Baca juga: Di Balik Aksi Vandalisme Open BO di Baliho Puan Maharani di Jatim

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Lalu di samping tulisan itu terpampang foto Presiden Joko Widodo.

"(Maksudnya kecuali Jokowi) kalau Pak Jokowi mau beli, saya gratiskan, tidak usah beli satu gratis satu," katanya lewat sambungan telepon, Selasa (27/7/2021).

Baca juga: Viral, Baliho Kedai Ramen Merdeka Promo PPKM Beli 1 Gratis 1 Kecuali Presiden, Ini Penjelasannya

Didatangi petugas

Rizqi mengaku terkejut setelah promosinya itu menjadi viral di media sosial.

Setelah itu, sejumlah petugas datang ke warung dan meminta baliho itu dicopot.

Alasannya, kalimat promosi yang digunakan itu banyak dikonotasikan secara negatif di media sosial kepada aparat pemerintah.

Baca juga: Baliho Promo Kedai Ramen Beli 1 Gratis 1 Kecuali Presiden Dicopot, Pemilik Diperiksa Polisi

Sementara itu, Camat Tarogong Kidul Doni Rukmana membenarkan, petugas dari jajaran Forkopimcam Kecamatan Tarogong Kidul sempat menemui dan berdiskusi dengan pemilik Kedai Warung 69 itu.

Pihaknya meminta Rizqa mengganti kalimat yang ada di baliho tersebut.

 

“Pemilik kooperatif, baliho diturunkan sendiri,” jelas Doni saat dihubungi lewat telepon genggamnya, Selasa siang.

Baca juga: Telat Bayar Angsuran Setahun, Pria di Bali Tewas Dianiaya Gerombolan Debt Collector

Tanpa paksaan

Setelah diberi pemahaman, Rizqa akhirnya menurunkan baliho itu dan meminta maaf kepada masyarakat.

"Penurunan baliho dilakukan sendiri tanpa paksaan karena ditakutkan meresahkan atau timbul statement yang berbeda dari tujuan awal promosi," katanya.

Menurut Rizqa, baliho itu dipasang pada Senin (26/7/2021) pukul 10.00 WIB, dan siangnya langsung dicopot setelah fotonya tersebar di media sosial.

(Penulis: Kontributor Garut, Ari Maulana Karang | Editor : David Oliver Purba)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tersisa 1 Penghuni, Rumah Isoter Kota Blitar Akan Kosong jika Tak Ada Kasus Baru

Tersisa 1 Penghuni, Rumah Isoter Kota Blitar Akan Kosong jika Tak Ada Kasus Baru

Regional
Teror Pinjol Ilegal di Solo, meski Tak Pinjam Uang, Korban Tetap Ditagih

Teror Pinjol Ilegal di Solo, meski Tak Pinjam Uang, Korban Tetap Ditagih

Regional
Kisah Jovika, Dulu Atlet Lompat Jauh Lampung Selatan, Kini Bertani Bantu Ibu, Mengaku Sulit Cari Kerja hingga Tak Ada Biaya Kuliah

Kisah Jovika, Dulu Atlet Lompat Jauh Lampung Selatan, Kini Bertani Bantu Ibu, Mengaku Sulit Cari Kerja hingga Tak Ada Biaya Kuliah

Regional
Viral, Video Sekelompok Warga Nekat Membahayakan Nyawa Dekati Harimau demi Ambil Foto dan Video

Viral, Video Sekelompok Warga Nekat Membahayakan Nyawa Dekati Harimau demi Ambil Foto dan Video

Regional
Penipu Berkedok Seleksi Taruna Akpol Ditangkap, Korban Bayar Rp 1 Milliar tapi Tak Lolos

Penipu Berkedok Seleksi Taruna Akpol Ditangkap, Korban Bayar Rp 1 Milliar tapi Tak Lolos

Regional
Bawa Airsoft Gun di Tempat Umum, Frangki Diperiksa Polisi, Mengaku Demi Konten di Medsos

Bawa Airsoft Gun di Tempat Umum, Frangki Diperiksa Polisi, Mengaku Demi Konten di Medsos

Regional
Polisi Selidiki Kematian Pengusaha yang Diduga Diperas Pejabat Polda Maluku

Polisi Selidiki Kematian Pengusaha yang Diduga Diperas Pejabat Polda Maluku

Regional
Makna Hari Santri Bagi Ganjar Pranowo: Kita Teladani Semangat Ulama dan Santri

Makna Hari Santri Bagi Ganjar Pranowo: Kita Teladani Semangat Ulama dan Santri

Regional
109 Obyek Wisata di Banyumas Sudah Buka, tapi Hanya 1 yang Punya QR Code PeduliLindungi

109 Obyek Wisata di Banyumas Sudah Buka, tapi Hanya 1 yang Punya QR Code PeduliLindungi

Regional
Wakil Ketua KPK Sebut 86 Persen Koruptor Lulusan Perguruan Tinggi

Wakil Ketua KPK Sebut 86 Persen Koruptor Lulusan Perguruan Tinggi

Regional
Jual Binturong hingga Buaya Muara, Warga Semarang Ditangkap di Yogyakarta

Jual Binturong hingga Buaya Muara, Warga Semarang Ditangkap di Yogyakarta

Regional
Makna Tugu Santri yang Diresmikan Ridwan Kamil di Halaman Masjid Agung Karawang

Makna Tugu Santri yang Diresmikan Ridwan Kamil di Halaman Masjid Agung Karawang

Regional
Terima 17 Aduan Soal Pinjol, Kapolresta Solo: Ada yang Tiba-tiba Dikirimi Uang lalu Ditagih

Terima 17 Aduan Soal Pinjol, Kapolresta Solo: Ada yang Tiba-tiba Dikirimi Uang lalu Ditagih

Regional
Pejabat Polda Maluku Diduga Terlibat Kasus Pemerasan, Masyarakat Diminta Tak Ragukan Polri

Pejabat Polda Maluku Diduga Terlibat Kasus Pemerasan, Masyarakat Diminta Tak Ragukan Polri

Regional
Akal-akalan Tempat Hiburan Malam, Didatangi Petugas Tampak Sepi, Begitu Pintu Dibuka Paksa Banyak Barang Terlarang

Akal-akalan Tempat Hiburan Malam, Didatangi Petugas Tampak Sepi, Begitu Pintu Dibuka Paksa Banyak Barang Terlarang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.