Kompas.com - 12/07/2021, 13:35 WIB
Sejumlah calon penumpang KRL Commuter Line ditolak masuk ke Stasiun Rangkasbitung lantaran tidak bisa menunjukkan surat tugas atau STRP. KOMPAS.COM/ACEP NAZMUDINSejumlah calon penumpang KRL Commuter Line ditolak masuk ke Stasiun Rangkasbitung lantaran tidak bisa menunjukkan surat tugas atau STRP.

KOMPAS.com - Mahfud duduk lemas di Stasiun Rangkasbitung, Senin (12/7/2021).

Pagi itu, pria yang bekerja sebagai buruh di Jakarta ini ditolak saat hendak menaiki KRL Commuter Line.

Pasalnya, dia tidak bisa menunjukkan Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP) atau Surat Tugas.

"Saya kuli di Pasar Angke, bingung dapat surat tugas dari mana. Kirain ada pengecualian untuk buruh, ternyata tetap enggak boleh," ujar Mahfud.

Dia sempat meminta keringanan kepada petugas supaya diloloskan. Akan tetapi, upayanya tak membuahkan hasil.

"Mau pulang dulu saja, minta ke lurah," ucapnya.

Baca juga: Tiba di Stasiun Pukul 04.00 tapi Gagal Berangkat karena Tak Punya STRP, Buruh: Pasrah Gaji Dipotong

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tak hanya Mahfud yang gagal naik KRL gara-gara tak punya STRP. Fauziah pun mengalami hal sama.

Perempuan ini setiap hari pulang-pergi Rangkasbitung-Serpong. Di Serpong, dia bekerja di sebuah tempat konveksi.

Akan tetapi, Senin ini dia tidak bisa berangkat kerja sebab tak punya STRP.

"Saya tidak tahu ada kebijakan ini, Sabtu dan Minggu kemarin saya libur, jadi tidak dapat pemberitahuan," tuturnya.

Karena tak bisa naik KRL, dia memilih pulang untuk mengurus surat keterangan kerja ke kelurahan.

Dia pun merelakan gajinya dipotong.

"Libur saja, pasrah gaji dipotong, kalau balik lagi ke stasiun juga gak bisa karena kereta dari Rangkasbitung hanya ada sampai jam 07.00 WIB saja," sebutnya.

Baca juga: Masih PPKM Darurat, Kades di Banyuwangi Gelar Hajatan, Polisi: Akan Diselidiki

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kadinkes Kalbar: Mau 1 atau 24 Jam Keluar Hasil PCR, Tarif Harus Rp 300.000

Kadinkes Kalbar: Mau 1 atau 24 Jam Keluar Hasil PCR, Tarif Harus Rp 300.000

Regional
Bonus Atlet Jabar Penyabet Medali Diberikan 2 Tahap, Tahun Ini dan Tahun Depan

Bonus Atlet Jabar Penyabet Medali Diberikan 2 Tahap, Tahun Ini dan Tahun Depan

Regional
Empat Hari Pencarian, 9 ABK KM Liberty I Belum Ditemukan, Basarnas: Peluang Bisa Diselamatkan Sedikit

Empat Hari Pencarian, 9 ABK KM Liberty I Belum Ditemukan, Basarnas: Peluang Bisa Diselamatkan Sedikit

Regional
Aksara Daerah yang Bisa Diakses di Perangkat Digital Bertambah Tahun Depan

Aksara Daerah yang Bisa Diakses di Perangkat Digital Bertambah Tahun Depan

Regional
Apakah Fenomena YouTuber Mengubah Pandangan terhadap Pekerjaan Real?

Apakah Fenomena YouTuber Mengubah Pandangan terhadap Pekerjaan Real?

Regional
Wali Kota Surabaya Optimistis Generasi Muda Mampu Jadi Penggerak Ekonomi dan Pembangunan

Wali Kota Surabaya Optimistis Generasi Muda Mampu Jadi Penggerak Ekonomi dan Pembangunan

Regional
Kontak Senjata TNI dengan KKB di Intan Jaya Papua, Serka Asep Alami Luka Tembak di Bagian Perut

Kontak Senjata TNI dengan KKB di Intan Jaya Papua, Serka Asep Alami Luka Tembak di Bagian Perut

Regional
Hujan Deras dan Angin di Bondowoso, Pohon Roboh Timpa Rumah hingga 2 Warung

Hujan Deras dan Angin di Bondowoso, Pohon Roboh Timpa Rumah hingga 2 Warung

Regional
Detik-detik Avanza Ditabrak KA Barang hingga Terpental 40 Meter di Grobogan, Korban Tewas 3 Orang

Detik-detik Avanza Ditabrak KA Barang hingga Terpental 40 Meter di Grobogan, Korban Tewas 3 Orang

Regional
Diduga Keracunan Makanan, Penyelenggara Hajatan di Nganjuk Turut Dirawat di RSUD Kertosono

Diduga Keracunan Makanan, Penyelenggara Hajatan di Nganjuk Turut Dirawat di RSUD Kertosono

Regional
Para Camat Dimintai Sumbangan oleh Menantu Bupati Jember, Ini Alasannya

Para Camat Dimintai Sumbangan oleh Menantu Bupati Jember, Ini Alasannya

Regional
Tergiur Uang Rp 4 Juta, Wanita Ini Tega Jual Bayinya yang Berusia Satu Bulan

Tergiur Uang Rp 4 Juta, Wanita Ini Tega Jual Bayinya yang Berusia Satu Bulan

Regional
Sejak Ramai Ditangkap, Penagih Utang Pinjol Mulai Ramah

Sejak Ramai Ditangkap, Penagih Utang Pinjol Mulai Ramah

Regional
Tergiur Rp 2 Juta Jadi Rp 4 Juta dalam 20 Hari, Sri dan 39 Rekannya Tertipu Investasi Arisan 'Online'

Tergiur Rp 2 Juta Jadi Rp 4 Juta dalam 20 Hari, Sri dan 39 Rekannya Tertipu Investasi Arisan "Online"

Regional
Miris, Siswa SD di Ngawi Terpaksa Belajar di Kelas yang Atapnya Nyaris Roboh

Miris, Siswa SD di Ngawi Terpaksa Belajar di Kelas yang Atapnya Nyaris Roboh

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.