Pengendara Mobil yang Videonya Viral Tuduh Gereja Gelar Ibadah Saat PPKM Darurat Ditangkap

Kompas.com - 06/07/2021, 14:04 WIB
Dalam video berdurasi 30 detik tersebut, pengendara mobil yang merekam video menyebut, kumpulan masyarakat di gereja itu sedang melakukan ibadah saat Garut PPKM Darurat. Tangkapan layar video Polres GarutDalam video berdurasi 30 detik tersebut, pengendara mobil yang merekam video menyebut, kumpulan masyarakat di gereja itu sedang melakukan ibadah saat Garut PPKM Darurat.

GARUT, KOMPAS.com - Aparat Polres Garut mengamankan pengendara mobil yang merekam video dan menyebut gereja di Garut, Jabar, menggelar ibadah saat PPKM darurat.

Kapolres Garut AKBP Wirdhanto Hadicaksono mengatakan, pelaku diamankan pada Senin (5/7/2021) malam lewat patroli cyber crime.

Baca juga: Video Pengendara Tuduh Gereja Gelar Ibadah Saat PPKM Darurat di Garut, Ternyata Vaksinasi Massal

 

Penangkapan dilakukan karena video itu diduga berisi ujaran kebencian.

Baca juga: Viral, Video Pengendara Mobil Tuduh Gereja Gelar Ibadah Saat Garut PPKM Darurat, Ini Faktanya

"Tim sudah bergerak, sudah melakukan penyelidikan dan berhasil mengidentifikasi terduga orang yang membuat. Tadi malam kami sudah berhasil mengamankan yang bersangkutan," kata Wirdhanto kepada wartawan di sela kegiatan penegakan disiplin PPKM darurat di Bundaran Simpang Lima, Tarogong Kidul, Selasa (6/7/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Saat ini pelaku sedang diperiksa oleh jajaran Satreskrim Polres Garut.

Vaksinasi

Wirdhanto memastikan bahwa informasi dalam video yang beredar tersebut tidak benar.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Didatangi Ribuan Orang, Polisi Bubarkan Aksi Bagi-bagi Telur Gratis di Blitar

Didatangi Ribuan Orang, Polisi Bubarkan Aksi Bagi-bagi Telur Gratis di Blitar

Regional
Kota Palembang Diselimuti Kabut, Ini Penyebabnya

Kota Palembang Diselimuti Kabut, Ini Penyebabnya

Regional
Banten Akan Tambah Jumlah Peserta Didik Ikut PTM di Sekolah

Banten Akan Tambah Jumlah Peserta Didik Ikut PTM di Sekolah

Regional
Nakhoda Kapal Pengayoman IV yang Tenggelam di Cilacap Jadi Tersangka

Nakhoda Kapal Pengayoman IV yang Tenggelam di Cilacap Jadi Tersangka

Regional
Warga Sragen Nekat Bakar Mobil Tetangga, Ini Pemicunya

Warga Sragen Nekat Bakar Mobil Tetangga, Ini Pemicunya

Regional
2 Bocah Ditemukan Tewas di Sungai Sumba Timur, Diduga akibat Tenggelam

2 Bocah Ditemukan Tewas di Sungai Sumba Timur, Diduga akibat Tenggelam

Regional
Riau Raih Emas Pedana PON XX dari Cabor Dayung Kayak 1.000 Meter

Riau Raih Emas Pedana PON XX dari Cabor Dayung Kayak 1.000 Meter

Regional
Seorang Anak Lepas Penutup Tuas Pintu Darurat, Pesawat Citilink Mendarat Darurat di Palembang

Seorang Anak Lepas Penutup Tuas Pintu Darurat, Pesawat Citilink Mendarat Darurat di Palembang

Regional
Pria Ini Buat Disinfektan dari Buah dan Sayur Sisa di Pasar, Dibagikan Gratis ke Masyarakat

Pria Ini Buat Disinfektan dari Buah dan Sayur Sisa di Pasar, Dibagikan Gratis ke Masyarakat

Regional
Bagikan 25.000 Telur Gratis dan Lepas 200 Ayam, Peternak: Menggambarkan Kefrustrasian Kami

Bagikan 25.000 Telur Gratis dan Lepas 200 Ayam, Peternak: Menggambarkan Kefrustrasian Kami

Regional
Tanah Bergerak di Cianjur Sebabkan 3 Bangunan Rusak

Tanah Bergerak di Cianjur Sebabkan 3 Bangunan Rusak

Regional
Masalah Pagar Tembok dan Tuduhan Bau Limbah, Ini Bantahan Manajemen RS

Masalah Pagar Tembok dan Tuduhan Bau Limbah, Ini Bantahan Manajemen RS

Regional
Oknum Polisi di Lombok Jadi 'Debt Collector', Tagih Utang dan Ancam Nasabah dengan Senjata Api Mainan

Oknum Polisi di Lombok Jadi "Debt Collector", Tagih Utang dan Ancam Nasabah dengan Senjata Api Mainan

Regional
3 Perwakilan Telah Diundang Presiden, Mengapa Peternak Blitar Tetap Lakukan Aksi Protes?

3 Perwakilan Telah Diundang Presiden, Mengapa Peternak Blitar Tetap Lakukan Aksi Protes?

Regional
290 Tempat Wisata di Jateng Sudah Buka, Rata-rata di Daerah PPKM Level 2

290 Tempat Wisata di Jateng Sudah Buka, Rata-rata di Daerah PPKM Level 2

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.