Kompas.com - 05/07/2021, 14:42 WIB
Pengelola pendakian ke puncak Lawu melakukan oenutupan seluruh jalur menuju ke puncak GUnung Lawu. Penutupan jalur akan dilaksanakan delama pemberlakuakn PPKM Darurat. KOMPAS.COM/DOK HUMAS PERHUTANIPengelola pendakian ke puncak Lawu melakukan oenutupan seluruh jalur menuju ke puncak GUnung Lawu. Penutupan jalur akan dilaksanakan delama pemberlakuakn PPKM Darurat.

MAGETAN, KOMPAS.com –  Jalur pendakian ke Puncak Gunung Lawu di Magetan ditutup total selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat.

Humas Perhutani Lawu DS Eko Santosa mengatakan, penutupan seluruh jalur pendakian akan dilakukan hingga 20 Juli, sesuai penerapan PPKM darurat.

Baca juga: Bahagianya Anak-anak di Bali Ikut Vaksinasi Covid-19, Berharap Sekolah Segera Dibuka

“Mulai kemarin sudah kita tutup dan sesuai edaran dari Bupati Magetan maupun dari Jawa Tengah akan kita buka lagi nanti tanggal 20 Juli,” ujar Eko melalui sambungan telepon, Senin (5/7/2021).

Eko menambahkan, hari ini dipastikan sudah tidak ada lagi para pendaki yang berada di kawasan puncak Gunung Lawu.

Sejumlah personel dari relawan anak Gunung Lawu sudah bersiaga di sejumlah pos menuju Puncak Lawu.

“Kita pastikan sudah steril tidak ada lagi pendaki di jalur ke Puncak Lawu,” imbuhnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pada Juni hingga Agustus, Eko menambahkan, animo warga untuk melakukan pendakian cukup tinggi.

Baca juga: Tak Hanya Pendakian Semeru yang Tutup, Wisata Gunung Bromo juga Tutup Selama PPKM Darurat

Meski demikian, petugas akan tetap mengambil tindakan tegas jika ada pendaki yang nekat naik gunung saat jalur ditutup.

“Animo pendaki masih tinggi. Petugas akan meminta turun jika ada pendaki yang nekat naik,” kata Eko.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Didatangi Ribuan Orang, Polisi Bubarkan Aksi Bagi-bagi Telur Gratis di Blitar

Didatangi Ribuan Orang, Polisi Bubarkan Aksi Bagi-bagi Telur Gratis di Blitar

Regional
Kota Palembang Diselimuti Kabut, Ini Penyebabnya

Kota Palembang Diselimuti Kabut, Ini Penyebabnya

Regional
Banten Akan Tambah Jumlah Peserta Didik Ikut PTM di Sekolah

Banten Akan Tambah Jumlah Peserta Didik Ikut PTM di Sekolah

Regional
Nakhoda Kapal Pengayoman IV yang Tenggelam di Cilacap Jadi Tersangka

Nakhoda Kapal Pengayoman IV yang Tenggelam di Cilacap Jadi Tersangka

Regional
Warga Sragen Nekat Bakar Mobil Tetangga, Ini Pemicunya

Warga Sragen Nekat Bakar Mobil Tetangga, Ini Pemicunya

Regional
2 Bocah Ditemukan Tewas di Sungai Sumba Timur, Diduga akibat Tenggelam

2 Bocah Ditemukan Tewas di Sungai Sumba Timur, Diduga akibat Tenggelam

Regional
Riau Raih Emas Pedana PON XX dari Cabor Dayung Kayak 1.000 Meter

Riau Raih Emas Pedana PON XX dari Cabor Dayung Kayak 1.000 Meter

Regional
Seorang Anak Lepas Penutup Tuas Pintu Darurat, Pesawat Citilink Mendarat Darurat di Palembang

Seorang Anak Lepas Penutup Tuas Pintu Darurat, Pesawat Citilink Mendarat Darurat di Palembang

Regional
Pria Ini Buat Disinfektan dari Buah dan Sayur Sisa di Pasar, Dibagikan Gratis ke Masyarakat

Pria Ini Buat Disinfektan dari Buah dan Sayur Sisa di Pasar, Dibagikan Gratis ke Masyarakat

Regional
Bagikan 25.000 Telur Gratis dan Lepas 200 Ayam, Peternak: Menggambarkan Kefrustrasian Kami

Bagikan 25.000 Telur Gratis dan Lepas 200 Ayam, Peternak: Menggambarkan Kefrustrasian Kami

Regional
Tanah Bergerak di Cianjur Sebabkan 3 Bangunan Rusak

Tanah Bergerak di Cianjur Sebabkan 3 Bangunan Rusak

Regional
Masalah Pagar Tembok dan Tuduhan Bau Limbah, Ini Bantahan Manajemen RS

Masalah Pagar Tembok dan Tuduhan Bau Limbah, Ini Bantahan Manajemen RS

Regional
Oknum Polisi di Lombok Jadi 'Debt Collector', Tagih Utang dan Ancam Nasabah dengan Senjata Api Mainan

Oknum Polisi di Lombok Jadi "Debt Collector", Tagih Utang dan Ancam Nasabah dengan Senjata Api Mainan

Regional
3 Perwakilan Telah Diundang Presiden, Mengapa Peternak Blitar Tetap Lakukan Aksi Protes?

3 Perwakilan Telah Diundang Presiden, Mengapa Peternak Blitar Tetap Lakukan Aksi Protes?

Regional
290 Tempat Wisata di Jateng Sudah Buka, Rata-rata di Daerah PPKM Level 2

290 Tempat Wisata di Jateng Sudah Buka, Rata-rata di Daerah PPKM Level 2

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.