Kasus Balita Tewas Dianiaya Ayah Tiri, Polisi: Korban Sempat Dibenamkan di Sungai

Kompas.com - 04/07/2021, 19:50 WIB
Ilustrasi kekerasan pada anak Shutterstock.comIlustrasi kekerasan pada anak
Editor Setyo Puji

KOMPAS.com - Nasib naas dialami bocah balita berinisial DF di Palembang, Sumatera Selatan.

Pasalnya, ia tewas setelah dianiaya oleh ayah tirinya berinisial JI (29).

Dari hasil pemeriksaan polisi kepada ibu kandung korban, pelaku selama ini diketahui sering menganiaya bocah malang itu.

"Korban sempat diinjak oleh ayah tirinya itu, kemudian dibenamkan di sungai,"ujar Kepala Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Palembang, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Tri Wahyudi, Minggu (4/7/2021).

Baca juga: Bocah 3 Tahun di Palembang Tewas Dianiaya Ayah Tiri, Alami Patah Tulang Bahu

Puncaknya terjadi pada Senin (28/6/2021). Saat itu korban dianiaya pelaku hingga tak sadarkan diri di rumahnya.

Tetangga sekitar yang menemukan korban sudah tak berdaya tersebut kemudian langsung mengevakuasinya ke rumah sakit dan melaporkan kasus itu ke polisi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Korban sempat mendapatkan perawatan medis selama beberapa hari di RSUD Palembang Bari.

Namun, karena luka yang diderita cukup serius, nyawa korban akhirnya tak berhasil diselamatkan.

Baca juga: Tak Terima Korban Kecelakaan Dinyatakan Covid-19, Puluhan Warga Mengamuk dan Ambil Paksa Jenazah di RS

Hasil pemeriksaan medis, kata Tri, korban diketahui mengalami pecah gendang telinga di bagian kiri. Tulang bahu korban juga diketahui patah akibat dianiaya pelaku.

"Bahu korban sudah mengalami penyembuhan, tetapi akibatnya membuat leher korban menjadi miring,"katanya.

Saat ini polisi masih melakukan pengejaran terhadap pelaku. Sebab, saat mengetahui korban di rawat di RS itu pelaku diketahui melarikan diri.

"Motifnya belum tahu karena pelaku masih dalam pengejaran,"ujarnya.

Penulis : Kontributor Palembang, Aji YK Putra | Editor : Khairina

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Gelar Razia Vaksin di Rawa Pening Semarang, Jaring 200 Nelayan dan Pemancing

Polisi Gelar Razia Vaksin di Rawa Pening Semarang, Jaring 200 Nelayan dan Pemancing

Regional
8 Wilayah di NTT Alami 60 Hari Tanpa Hujan, Mana Saja?

8 Wilayah di NTT Alami 60 Hari Tanpa Hujan, Mana Saja?

Regional
Cerita di Balik Anak Bernama ABCDEF GHIJK Zuzu, Ada Hobi dan Cita-cita Sang Ayah

Cerita di Balik Anak Bernama ABCDEF GHIJK Zuzu, Ada Hobi dan Cita-cita Sang Ayah

Regional
Penggerebekan Kantor 'Debt Collector' Pinjol di Kalsel, Puluhan Orang dan 1 WNA Diamankan

Penggerebekan Kantor "Debt Collector" Pinjol di Kalsel, Puluhan Orang dan 1 WNA Diamankan

Regional
Kantor Jasa Penagihan Pinjol di Kotabaru Kalsel Digerebek Polisi, 40 Orang Ditangkap

Kantor Jasa Penagihan Pinjol di Kotabaru Kalsel Digerebek Polisi, 40 Orang Ditangkap

Regional
OJK Terima 62 Aduan Soal Pinjol Ilegal di Kota Tegal, Kapolres: Tak Perlu Malu dan Takut, Laporkan...

OJK Terima 62 Aduan Soal Pinjol Ilegal di Kota Tegal, Kapolres: Tak Perlu Malu dan Takut, Laporkan...

Regional
Mengingat Kembali Lonjakan Covid-19 di Kudus

Mengingat Kembali Lonjakan Covid-19 di Kudus

Regional
Video Viral Pria Kendarai Motor Sambil Masturbasi di Banyuwangi, Polisi Buru Pelaku

Video Viral Pria Kendarai Motor Sambil Masturbasi di Banyuwangi, Polisi Buru Pelaku

Regional
Ditinggal Keluarga ke Luar Kota, Seorang Remaja Tega Perkosa Adik Kandungnya

Ditinggal Keluarga ke Luar Kota, Seorang Remaja Tega Perkosa Adik Kandungnya

Regional
184 Desa di Banyuwangi Rawan Banjir Jelang Musim Hujan, BPBD Imbau Waspada

184 Desa di Banyuwangi Rawan Banjir Jelang Musim Hujan, BPBD Imbau Waspada

Regional
Dinsos Kabupaten Semarang Bagikan Ribuan Paket Sembako ke Warga Terdampak Covid-19

Dinsos Kabupaten Semarang Bagikan Ribuan Paket Sembako ke Warga Terdampak Covid-19

Regional
Video Viral Bupati Jember Nyanyi di Pesta Pernikahan, Satgas Covid-19 Panggil Ketua Panitia dan Pengelola Gedung

Video Viral Bupati Jember Nyanyi di Pesta Pernikahan, Satgas Covid-19 Panggil Ketua Panitia dan Pengelola Gedung

Regional
Kota Padang Berlaku PPKM Level 2, Ini Aturan yang Baru

Kota Padang Berlaku PPKM Level 2, Ini Aturan yang Baru

Regional
[POPULER NUSANTARA] Dituduh Mencuri, Pria di Bangkalan Tewas Dibakar Massa | Bos Judi Online Diduga Punya 5.000 Nomor Ponsel

[POPULER NUSANTARA] Dituduh Mencuri, Pria di Bangkalan Tewas Dibakar Massa | Bos Judi Online Diduga Punya 5.000 Nomor Ponsel

Regional
Ganteng-ganteng Koruptor: Kisah 'Serigala' dari Kuansing

Ganteng-ganteng Koruptor: Kisah "Serigala" dari Kuansing

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.