Batal Dihukum Mati, 2 WNA Gembong Narkoba Divonis 20 Tahun Penjara

Kompas.com - 30/06/2021, 13:36 WIB
Ilustrasi vonis hakim. ShutterstockIlustrasi vonis hakim.

SERANG, KOMPAS com - Pengadilan Tinggi (PT) Banten mengubah vonis dua gembong narkoba dari yang semula hukuman mati menjadi 20 tahun penjara.

Keduanya merupakan warga negara asing (WNA) yang terjerat dalam kasus narkoba dengan barang bukti sabu sebanyak 800 kilogram.

Kedua terdakwa yakni Bashir Ahmed, warga negara Pakistan, dan Adel warga negara Yaman.

Baca juga: Alasan Hakim Vonis Mati Mantan Anggota DPRD Palembang

Humas PT Banten Binsar Giltom membenarkan bahwa banding yang diajukan oleh kedua terdakwa dikabulkan dan diterima.

Sidang putusan dipimpin oleh majelis hakim banding Sudiyatno, dengan hakim anggota Kusriyanto dan Posman Bakara.

"Pengadilan Tinggi Banten pada tanggal 19 April 2021 telah memperbaiki putusan Pengadilan Negeri Serang dari pidana mati menjadi pidana penjara 20 tahun kepada dua terdakwa Bashir dan Adel," kata Binsar Gultom saat dihubungi Kompas.com, Rabu (30/6/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: 11 Polisi Terlibat Jaringan Narkoba, Polda Sumut Amankan Ratusan Kg Sabu, Ekstasi, Ganja hingga Senjata

Menurut Binsar, alasan PT Banten memperbaiki vonis hakim Pengadilan Negeri Serang karena pertimbangan penjatuhan pidana mati tidak sesuai dengan fakta di persidangan, termasuk masalah kepastian hukum dan keadilan.

"Jadi secara khusus memang dipertimbangkan terkait dengan masalah beratnya dan jumlah barang bukti tergolong tidak jelas, berapa kilo belum dapat dipastikan," ujar Binsar.

Binsar menyebutkan bahwa ada keraguan hakim tingkat pertama dalam putusan, dihubungkan dengan berat barang bukti yang disalahgunakan dan yang diedarkan atau dijual.

"Kemudian disebutkan lagi pemilik si narkotika itu bukan para terdakwa ini. Tapi saudara Satar yang masih DPO," kata Binsar.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Sebut 2 Pinjol Peneror Wagub Lampung Ilegal, OJK: Jika Diteror, Blokir Nomornya

Polisi Sebut 2 Pinjol Peneror Wagub Lampung Ilegal, OJK: Jika Diteror, Blokir Nomornya

Regional
Diduga Korupsi Dana Desa Rp 695 Juta, Mantan Kades di Banten Ditahan Polisi

Diduga Korupsi Dana Desa Rp 695 Juta, Mantan Kades di Banten Ditahan Polisi

Regional
Tak Kembalikan Motor Sewaan, Mantan Karyawati Bank di Kupang Ditangkap Polisi

Tak Kembalikan Motor Sewaan, Mantan Karyawati Bank di Kupang Ditangkap Polisi

Regional
Kabupaten Tegal Pertama Kali Nol Kasus Covid-19, Bupati Umi: Tetap Waspada

Kabupaten Tegal Pertama Kali Nol Kasus Covid-19, Bupati Umi: Tetap Waspada

Regional
'Gunung Bunyi Terus, Kami Takut, tetapi Mau Bagaimana Lagi di Sini yang Ada Jaringan Internet'

"Gunung Bunyi Terus, Kami Takut, tetapi Mau Bagaimana Lagi di Sini yang Ada Jaringan Internet"

Regional
Banjir Genangi Bandara Samarinda, Warga : Mau ke Bandara, Bandaranya Hilang

Banjir Genangi Bandara Samarinda, Warga : Mau ke Bandara, Bandaranya Hilang

Regional
Ratusan Rombongan Camper Van Berbagai Kota Jelajahi Wisata Banyuwangi

Ratusan Rombongan Camper Van Berbagai Kota Jelajahi Wisata Banyuwangi

Regional
'Bapak Presiden Jokowi Tolong Lihat Kami di Sini, Kami Butuh Jaringan Internet'

"Bapak Presiden Jokowi Tolong Lihat Kami di Sini, Kami Butuh Jaringan Internet"

Regional
10 Pasien Covid-19 dari Klaster Tilik dan Senam di Bantul Dinyatakan Sembuh

10 Pasien Covid-19 dari Klaster Tilik dan Senam di Bantul Dinyatakan Sembuh

Regional
Demi Sinyal Internet, Pelajar SMP di NTT Terpaksa Ujian di Gunung Ile Lewotolok yang Sedang Erupsi

Demi Sinyal Internet, Pelajar SMP di NTT Terpaksa Ujian di Gunung Ile Lewotolok yang Sedang Erupsi

Regional
Satu Mil Berlayar, KMP Wicitra Dharma Kandas, Mesin Mati dan Terseret Arus, 35 Penumpan Dievakuasi

Satu Mil Berlayar, KMP Wicitra Dharma Kandas, Mesin Mati dan Terseret Arus, 35 Penumpan Dievakuasi

Regional
14 Siswa Kota Bandung Positif Covid-19 Saat Tes Acak PTM di Sekolahnya

14 Siswa Kota Bandung Positif Covid-19 Saat Tes Acak PTM di Sekolahnya

Regional
Pengakuan Debt Collector Pinjol Ilegal, Sebar Foto Nasabah dan Digaji dari Hasil Penagihan

Pengakuan Debt Collector Pinjol Ilegal, Sebar Foto Nasabah dan Digaji dari Hasil Penagihan

Regional
Ditanya soal Jadi Calon Bupati Garut, Ini Jawaban Mulan Jameela

Ditanya soal Jadi Calon Bupati Garut, Ini Jawaban Mulan Jameela

Regional
Sumedang Masuk PPKM Level 2, Bupati: Tetap Waspada dan Disiplin Prokes

Sumedang Masuk PPKM Level 2, Bupati: Tetap Waspada dan Disiplin Prokes

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.