Kerusuhan di Yalimo Papua, 8 Kantor Dibakar Massa dan Warga Mengungsi

Kompas.com - 30/06/2021, 08:26 WIB
Kantor KPU Yalimo dibakar massa setelah MK mendiskualifikasi kepesertaan pasangan Erdi Dabi-Jhon Wilil dari Piloada Yalimo 2020,Yalimo, Papua, Selasa (29/6/2021) IstimewaKantor KPU Yalimo dibakar massa setelah MK mendiskualifikasi kepesertaan pasangan Erdi Dabi-Jhon Wilil dari Piloada Yalimo 2020,Yalimo, Papua, Selasa (29/6/2021)

KOMPAS.com - Protes putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mendiskualifikasi kepesertaan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Yalimo Erdi Dabi-Jhon Wilil berujung ricuh.

Massa diduga pendukung pasangan tersebut membakar setidaknya 8 kantor pemerintahan di Kabupaten Yalimo, Papua, Selasa (29/6/2021).

Selain membakar kantor, massa juga memblokade sejumlah jalan. Untuk kantor yang menjadi sasaran amukan massa adalah Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Kantor BPMK, Kantor Dinas Perhubungan, Kantor Dinas Kesehatan, Kantor DPRD, Kantor Gakkumdu, dan Bank Papua.

Baca juga: Lukas Enembe Protes Sekda Ditunjuk Jadi Plh Gubernur Papua, Ini Alasannya

Menanggapi kondisi itu, Polda Papua langsung mengerahkan anggotanya ke lokasi.

"Besok juga kami pihak kepolisian akan mengirimkan pasukan sebanyak 2 SST untuk membantu Polres melakukan antisipasi kejadian serupa yang akan berulang," ujar Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakhiri di Jayapura, Selasa (29/6/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Tragedi KMP Yunicee di Selat Bali, Korban Selamat: Tunggu Kapal Lewat dan Teriak Minta Tolong

Diduga salah antisipasi

Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D Fakhiri.KOMPAS.com/DHIAS SUWANDI Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D Fakhiri.

Fakhiri mengakui, kericuhan terjadi karena diduga aparat salah mengantisipasi.

Menurut dia, dari hasil evaluasi, aparat keamanan awalnya yakin pasangan Erdi Dabi-Jhon Wilil akan dimenangkan MK.

Namun, kenyataan di lapangan putusan MK memicu reaksi massa yang berlebihan.

"Kapolres begitu percaya tidak akan ada masalah sehingga dia mengembalikan BKO yang ada di Yalimo. Dengan itu, jumlah perosnel keamanan yang tinggal di sana, personel Polres berjumlah 40 orang, di tambah TNI dari koramil 50, Pamrawan 751 13 orang," ujar Fakhiri, di Jayapura, Selasa.

Baca juga: Cerita di Balik Pasangan Pengantin di Salatiga Bagikan Hampers Usai Batal Resepsi

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ketahuan 'Chatting' dengan Lelaki Lain, Suami Aniaya Selingkuhan Istri Pakai Palu

Ketahuan "Chatting" dengan Lelaki Lain, Suami Aniaya Selingkuhan Istri Pakai Palu

Regional
Jembatan Ampera Palembang Ditutup 27-28 September untuk Uji Beban, Arus Kendaraan Dialihkan

Jembatan Ampera Palembang Ditutup 27-28 September untuk Uji Beban, Arus Kendaraan Dialihkan

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 23 September 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 23 September 2021

Regional
Pertamina Mulai Bor 3 Sumur Gas Baru di Lepas Pantai Aceh

Pertamina Mulai Bor 3 Sumur Gas Baru di Lepas Pantai Aceh

Regional
Aceh Bebas dari Zona Merah Covid-19

Aceh Bebas dari Zona Merah Covid-19

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 23 September 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 23 September 2021

Regional
22 Anggota Polda Maluku Dipecat Secara Tidak Hormat, Masih Ada Lagi yang Antre

22 Anggota Polda Maluku Dipecat Secara Tidak Hormat, Masih Ada Lagi yang Antre

Regional
Kronologi Avanza Terguling di Jalan Tol Lampung, Diduga Sopir Ngantuk, 4 Orang Tewas

Kronologi Avanza Terguling di Jalan Tol Lampung, Diduga Sopir Ngantuk, 4 Orang Tewas

Regional
Bertaruh Nyawa untuk Menimba Ilmu, 3 Siswa di Pedalaman Maluku Pingsan Terseret Arus Sungai Saat Pulang Sekolah

Bertaruh Nyawa untuk Menimba Ilmu, 3 Siswa di Pedalaman Maluku Pingsan Terseret Arus Sungai Saat Pulang Sekolah

Regional
Jokowi Pantau Vaksinasi Massal Pelajar di Poso

Jokowi Pantau Vaksinasi Massal Pelajar di Poso

Regional
Pria Ini Tulis Nama Marganya di Tubuh Sapi Milik Tetangga yang Dicuri

Pria Ini Tulis Nama Marganya di Tubuh Sapi Milik Tetangga yang Dicuri

Regional
Jadwal, Lokasi, dan Persyaratan SKD CPNS Pemkot Padang Panjang 2021

Jadwal, Lokasi, dan Persyaratan SKD CPNS Pemkot Padang Panjang 2021

Regional
Orangtua Murid Protes, Anaknya Tetap Divaksin meski Sudah Dilarang

Orangtua Murid Protes, Anaknya Tetap Divaksin meski Sudah Dilarang

Regional
Capaian Vaksinasi Lansia di Jombang Rendah, Satgas Terjunkan Tim Penjemput

Capaian Vaksinasi Lansia di Jombang Rendah, Satgas Terjunkan Tim Penjemput

Regional
Penemuan Kerangka Manusia di Pantai Parangkusumo, Posisinya Bersila dan Tanpa Identitas

Penemuan Kerangka Manusia di Pantai Parangkusumo, Posisinya Bersila dan Tanpa Identitas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.