Kompas.com - 29/06/2021, 16:29 WIB
Ilustrasi penganiayaan KOMPAS.com/NURWAHIDAHIlustrasi penganiayaan

KUPANG, KOMPAS.com - Keni Maharai Tenis (17) dan Benyamin Tameon (20), dua pemuda asal Desa Kotabes, Kecamatan Amarasi, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), dilarikan ke rumah sakit.

Keduanya babak belur, setelah dianiaya menggunakan sebuah balok oleh pemuda setempat bernama Noldy Kase (30).

Kasus penganiayaan itu, kemudian dilaporkan ke Polsek Amarasi dengan nomor polisi LP/ B/ 22 / VI / 2021 / Sek Amarasi.

"Penganiayaan itu terjadi pagi tadi," ungkap Pejabat Humas Polres Kupang Aiptu Randy Hidayat, kepada Kompas.com, Selasa (29/6/2021).

Baca juga: Cerita Nelayan Sulawesi, Terombang-ambing di Laut hingga Ditemukan di Bali, Buat Layar dari Sarung dan Minum Air Hujan

Awal mula kejadian

Kejadian itu, lanjut Randy, bermula ketika Keni dan Benyamin, berboncengan sepeda motor Yamaha Jupiter MX.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Keduanya bergerak dari Kampung Ekam menuju SMAN I Amarasi Kotabes.

Saat berada di tengah jalan di Desa Kotabes, keduanya mengalami kecelakaan tunggal sehingga sepeda motornya terjatuh.

Baca juga: Belum Selesai Memakamkan Jenazah Kedua, Sudah Ada Antrean 3 Jenazah

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pria yang Tertangkap Basah Curi Motor lalu Diamuk Warga, Diikat dan Ditelanjangi Ternyata Residivis

Pria yang Tertangkap Basah Curi Motor lalu Diamuk Warga, Diikat dan Ditelanjangi Ternyata Residivis

Regional
Beberapa Hari Diguyur Hujan, 7 Kecamatan di HST Kalsel Terendam Luapan Sungai Barabai

Beberapa Hari Diguyur Hujan, 7 Kecamatan di HST Kalsel Terendam Luapan Sungai Barabai

Regional
Wagub Jabar Sebut Banjir Bandang Garut karena Hutan Jadi Lahan Pertanian

Wagub Jabar Sebut Banjir Bandang Garut karena Hutan Jadi Lahan Pertanian

Regional
Warga Kembali Gelar Aksi 1.000 Lilin, Tuntut Kasus Mayat Ibu dan Bayi dalam Kantong Plastik Dituntaskan

Warga Kembali Gelar Aksi 1.000 Lilin, Tuntut Kasus Mayat Ibu dan Bayi dalam Kantong Plastik Dituntaskan

Regional
Asrama Mahasiswa di Makassar Diserang Puluhan OTK, 1 Orang Luka Parah

Asrama Mahasiswa di Makassar Diserang Puluhan OTK, 1 Orang Luka Parah

Regional
Banjir di Kota Bima NTB Meluas hingga 14 Kelurahan, 1.059 KK Terdampak

Banjir di Kota Bima NTB Meluas hingga 14 Kelurahan, 1.059 KK Terdampak

Regional
Tersambar Petir di Gubuk Tempatnya Berteduh, ODGJ Ini Ditemukan Tewas Terduduk

Tersambar Petir di Gubuk Tempatnya Berteduh, ODGJ Ini Ditemukan Tewas Terduduk

Regional
Sumur Bor Milik Warga di Tuban Keluarkan Gas Mudah Terbakar

Sumur Bor Milik Warga di Tuban Keluarkan Gas Mudah Terbakar

Regional
Mobil Terjun ke Rawa Sedalam 2 Meter, Tiga Penumpang Tewas Terjebak, Ini Kondisinya

Mobil Terjun ke Rawa Sedalam 2 Meter, Tiga Penumpang Tewas Terjebak, Ini Kondisinya

Regional
Dihakimi Massa di Lapangan, Seorang Warga di Bima Tewas Mengenaskan, Ini Awal Kejadiannya

Dihakimi Massa di Lapangan, Seorang Warga di Bima Tewas Mengenaskan, Ini Awal Kejadiannya

Regional
Viral di Medsos, 30 Anggota Geng Motor Berjaket 'Black Baron' Serang 2 Pengendara Secara Brutal, Polisi: Sengaja, Biar Dikenal Masyarakat

Viral di Medsos, 30 Anggota Geng Motor Berjaket "Black Baron" Serang 2 Pengendara Secara Brutal, Polisi: Sengaja, Biar Dikenal Masyarakat

Regional
Khofifah Ingin Pesantren di Jawa Timur Hasilkan 1.000 Produk pada 2023

Khofifah Ingin Pesantren di Jawa Timur Hasilkan 1.000 Produk pada 2023

Regional
Kronologi Seorang Pria Tewas Diamuk Massa Usai Bacok Penggali Kubur

Kronologi Seorang Pria Tewas Diamuk Massa Usai Bacok Penggali Kubur

Regional
Kisah Pilu Siswi SMA di Salatiga, 12 Tahun Diperkosa Ayah Kandung, Terungkap Saat Korban Coba Bunuh Diri

Kisah Pilu Siswi SMA di Salatiga, 12 Tahun Diperkosa Ayah Kandung, Terungkap Saat Korban Coba Bunuh Diri

Regional
Kecelakaan Maut Minibus dan Truk di Kediri, Polisi Buru Sopir yang Kabur

Kecelakaan Maut Minibus dan Truk di Kediri, Polisi Buru Sopir yang Kabur

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.