Disdikbud Lampung Perbolehkan Gelar Sekolah Tatap Muka, Ini Syaratnya

Kompas.com - 24/06/2021, 23:26 WIB
Ilustrasi sekolah tatap muka. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGIlustrasi sekolah tatap muka.

LAMPUNG, KOMPAS.com - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Lampung, Sulpakar mengatakan pembelajaran tatap muka tahun ajaran 2021 - 2022 diperbolehkan untuk kabupaten atau kota yang berstatus zona hijau, kuning dan oranye.

Kegiatan pembelajaran tatap muka sendiri direncanakan digelar pada 12 Juli 2021.

"Selain zona merah (Covid-19), boleh (belajar tatap muka). Namun dengan petunjuk teknis (juknis) kementerian," kata Sulpakar.

Baca juga: UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 24 Juni 2021

Namun, bagi orangtua yang merasa ragu dengan pembelajaran tatap muka ini bisa mengajukan keberatan.

"Boleh ajukan keberatan, nanti sekolah wajib melayani siswa yang belum mendapatkan izin," kata Sulpakar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Soal KBM Tatap Muka, Dinkes Lampung Sarankan Cek Status Covid-19 di Lokasi Sekolah

Ada pun menurut data Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Lampung per 23 Juni 2021, sebanyak 15 kabupaten di Lampung hanya Kota Metro yang berstatus zona merah.

Sedangkan kabupaten atau kota yang berstatus zona oranye adalah Bandar Lampung, Lampung Barat, Lampung Timur, Lampung Selatan, Pringsewu, Pesawaran, Tanggamus, Lampung Tengah, Tulang Bawang Barat, Tulang Bawang, Mesuji, Lampung Utara dan Pesisir Barat.

Kemudian, kabupaten yang berstatus zona kuning hanya Way Kanan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kronologi Pasutri Diikat dan Disiksa Selama 2 Hari Menggunakan Besi Panas

Kronologi Pasutri Diikat dan Disiksa Selama 2 Hari Menggunakan Besi Panas

Regional
Perawat Kaget, Ada Emak-emak Bawa Motor Masuk IGD RS, Begini Kronologinya

Perawat Kaget, Ada Emak-emak Bawa Motor Masuk IGD RS, Begini Kronologinya

Regional
Gelombang Pasang Terjang Pantai Suwuk Kebumen, Polisi Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa

Gelombang Pasang Terjang Pantai Suwuk Kebumen, Polisi Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa

Regional
Bertahan di Tengah Pandemi, Barter Sepatu Bekas dengan Susu Anak hingga Jual Mobil untuk Makan

Bertahan di Tengah Pandemi, Barter Sepatu Bekas dengan Susu Anak hingga Jual Mobil untuk Makan

Regional
Disiksa 2 Hari, Buruh Perempun Ini Tewas Dianiaya 9 Orang, Dituduh Miliki Ilmu Guna-guna

Disiksa 2 Hari, Buruh Perempun Ini Tewas Dianiaya 9 Orang, Dituduh Miliki Ilmu Guna-guna

Regional
Disiram Minyak Panas oleh Istrinya, Pria Ini Alami Luka Cukup Serius

Disiram Minyak Panas oleh Istrinya, Pria Ini Alami Luka Cukup Serius

Regional
Dalam Sebulan NTT Diguncang 127 Gempa

Dalam Sebulan NTT Diguncang 127 Gempa

Regional
[POPULER NUSANTARA] Pelanggan Ludahi Petugas PLN yang Tagih Tunggakan Listrik | Istri Siram Suaminya dengan Minyak Panas

[POPULER NUSANTARA] Pelanggan Ludahi Petugas PLN yang Tagih Tunggakan Listrik | Istri Siram Suaminya dengan Minyak Panas

Regional
Viral, Video Emak-emak Bawa Sepeda Motor Masuk IGD RS di Jember, Ini Penjelasan RS

Viral, Video Emak-emak Bawa Sepeda Motor Masuk IGD RS di Jember, Ini Penjelasan RS

Regional
Kematian dengan Covid-19 di Blitar Melonjak 4 Kali Lipat selama Juli, Sebulan 425 Meninggal

Kematian dengan Covid-19 di Blitar Melonjak 4 Kali Lipat selama Juli, Sebulan 425 Meninggal

Regional
Polisi: Keluarga Bupati Yasin Payapo Menolak Pemakaman Sesuai Prokes

Polisi: Keluarga Bupati Yasin Payapo Menolak Pemakaman Sesuai Prokes

Regional
Sadis, Suami Diikat dan Sang Istri Dianiaya hingga Tewas oleh 9 Pelaku, Ini Ceritanya

Sadis, Suami Diikat dan Sang Istri Dianiaya hingga Tewas oleh 9 Pelaku, Ini Ceritanya

Regional
Jenazah Bupati Yasin Payapo Dibawa ke Rumah, Warga Beramai-ramai Datang Melayat

Jenazah Bupati Yasin Payapo Dibawa ke Rumah, Warga Beramai-ramai Datang Melayat

Regional
Keping Gamelan Kuno Ditemukan di Grobogan, Diduga Peninggalan Mataram

Keping Gamelan Kuno Ditemukan di Grobogan, Diduga Peninggalan Mataram

Regional
Preman yang Dibentak Sopir Truk Akhirnya Ditangkap Polisi

Preman yang Dibentak Sopir Truk Akhirnya Ditangkap Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X