Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jokowi: Kunci Pemulihan Ekonomi Bali adalah Kemampuan Mengatasi Pandemi

Kompas.com - 12/06/2021, 12:50 WIB
Ach Fawaidi,
Dony Aprian

Tim Redaksi

BALI, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo mengatakan, kunci pemulihan ekonomi Bali adalah kemampuan dalam mengatasi pandemi Covid-19.

Menjalankan protokol kesehatan di berbagai aktivitas, juga menjadi kunci pemulihan ekonomi dan menekan penyebaran Covid-19 di Bali.

"Kunci utama pemulihan ekonomi Bali adalah kemampuan kita dalam menangani pandemi," kata Jokowi saat memberikan sambutan dalam acara pembukaan Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-43 secara virtual, Sabtu (12/6/2021).

Baca juga: Dukung Program Work From Bali, Wagub Sebut Bisa Selamatkan Ekonomi Bali

Menurut Jokowi, selain disiplin menerapkan protokol kesehatan, vaksinasi juga harus dilakukan secara cepat dan masif.

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro di Bali yang berbasis desa adat, harus dibuat efektif untuk mencegah penularan Covid-19.

"Kita tunjukkan kepada dunia, Bali adalah destinasi wisata yang sangat aman dikunjungi," tuturnya.

Bali sendiri merupakan salah satu dari daerah yang sangat terdampak oleh pandemi Covid-19.

Baca juga: Percepat Pemulihan Ekonomi, 3 Kepala Daerah di Surabaya Raya Akan Genjot Investasi

Akibat pandemi itu, ekonomi Bali kontraksi hingga 9,3 persen (negatif) pada tahun 2020.

Sedangkan pada triwulan pertama tahun 2021 juga masih mengalami kontraksi 9,8 persen (negatif).

Sementara untuk perkembangan kasus Covid-19 di Bali juga masih terus terjadi.

Hingga Jumat (11/6/2021) kemarin, berdasarkan data dari Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi, jumlah yang terkonfirmasi positif sudah menyentuh angka 47.688 orang.

Dari jumlah itu, sebanyak 45.748 orang (95,93 persen) dinyatakan sembuh, 1.517 orang (3,18 persen) meninggal dunia, dan kasus aktif sebanyak 423 orang (0,89 persen).

Pemerintah Provinsi Bali juga terus menggencarkan program vaksinasi Covid-19.

Berdasarkan data yang ada, masyarakat yang telah memperoleh vaksin tahap pertama sebanyak 1.598.664 orang, dan vaksin tahap dua sebanyak 677.606 orang.

Total vaksin yang terdistribusi sebanyak 2.957.120 dosis dengan sisa stok vaksin sebanyak 680.850 dosis.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Ayah Bunuh Anak di Banten Berubah Tertutup Sejak 6 Bulan Terakhir, Pelaku Sempat Minta Digorok

Ayah Bunuh Anak di Banten Berubah Tertutup Sejak 6 Bulan Terakhir, Pelaku Sempat Minta Digorok

Regional
[POPULER NUSANTARA] Wali Nikah Tonjok Pengantin Pria | Desertir TNI yang Gabung KKB Ditembak Mati

[POPULER NUSANTARA] Wali Nikah Tonjok Pengantin Pria | Desertir TNI yang Gabung KKB Ditembak Mati

Regional
Tanggul Rob Tambaklorok Semarang, 'Si Penyelamat' Ekonomi Warga yang Masih Perlu Diperkuat

Tanggul Rob Tambaklorok Semarang, "Si Penyelamat" Ekonomi Warga yang Masih Perlu Diperkuat

Regional
Banyak Warga Tak Mampu di Pedukuhan Demangan Tegal Berkurban, Ada yang Sengaja Pelihara Kambing untuk Idul Adha

Banyak Warga Tak Mampu di Pedukuhan Demangan Tegal Berkurban, Ada yang Sengaja Pelihara Kambing untuk Idul Adha

Regional
Kapolda Kalbar Akan Pecat Anggota yang Terlibat Judi Online

Kapolda Kalbar Akan Pecat Anggota yang Terlibat Judi Online

Regional
5 Sate Daging Sapi Khas Indonesia dan Kisah Menarik di Baliknya

5 Sate Daging Sapi Khas Indonesia dan Kisah Menarik di Baliknya

Regional
Seorang Wanita Tewas Terjatuh dari Lantai 3 Bangunan Gym, Diduga Terpental dari 'Treadmill'

Seorang Wanita Tewas Terjatuh dari Lantai 3 Bangunan Gym, Diduga Terpental dari "Treadmill"

Regional
Polres Sukabumi Ungkap Kronologi Kecelakaan yang Tewaskan Pelajar

Polres Sukabumi Ungkap Kronologi Kecelakaan yang Tewaskan Pelajar

Regional
Kronologi Penemuan Mayat Bayi di Sragen, Berawal dari Pemilik Rumah yang Alami Pendarahan

Kronologi Penemuan Mayat Bayi di Sragen, Berawal dari Pemilik Rumah yang Alami Pendarahan

Regional
Sumbar Siapkan Lahan 3,8 Hektar untuk Relokasi Warga Terdampak Bencana

Sumbar Siapkan Lahan 3,8 Hektar untuk Relokasi Warga Terdampak Bencana

Regional
Pemkot Jambi Jamin Penyelesaian Sengketa Lahan SD Negeri 212

Pemkot Jambi Jamin Penyelesaian Sengketa Lahan SD Negeri 212

Regional
Penemuan Mayat Bayi di Sragen, Terbungkus Mantel dengan Kondisi Leher Terjerat Kain di Dapur Rumah

Penemuan Mayat Bayi di Sragen, Terbungkus Mantel dengan Kondisi Leher Terjerat Kain di Dapur Rumah

Regional
Terpeleset Saat Memancing, Dua Pemuda Tewas Tenggelam di Embung

Terpeleset Saat Memancing, Dua Pemuda Tewas Tenggelam di Embung

Regional
Sederet Cerita Saat Hewan Kurban Mengamuk, 'Terbang' ke Atap dan Tendang Panitia

Sederet Cerita Saat Hewan Kurban Mengamuk, "Terbang" ke Atap dan Tendang Panitia

Regional
Pemprov Sumbar Salurkan 83 Hewan Kurban di 15 Titik Bencana

Pemprov Sumbar Salurkan 83 Hewan Kurban di 15 Titik Bencana

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com