Kronologi Dugaan Pembunuhan Santri di Deli Serdang

Kompas.com - 07/06/2021, 16:40 WIB
Ilustrasi 
DIDIE SW/dok. Kompas.comIlustrasi

MEDAN, KOMPAS.com - Polisi menetapkan seorang santri berinisial APH (16) sebagai tersangka.

APH diduga sebagai pelaku penganiayaan yang mengakibatkan seorang santri berinisial PWA (14) meninggal dunia.

Korban yang merupakan warga Desa Benua Raja, Kuala Simpang, Aceh, ditemukan tewas di aula sebuah pesantren di Kecamatan Kutalimbaru, Deli Serdang, Sumatera Utara, Sabtu (5/6/2021).

Baca juga: Seorang Santri Tewas, Diduga Dipukul Kakak Kelasnya

Hal tersebut disampaikan Kepala Sub Bidang Penerangan Masyarakat Polda Sumatera Utara AKBP MP Nainggolan.

"Yang menangani Polrestabes. Ini (pelaku) anak-anak, perlakuannya akan beda," ujar Nainggolan saat dikonfirmasi, Senin (7/6/2021).

Kronologi kejadian

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Nainggolan menjelaskan kronologi kasus penganiayaan yang menyebabkan korban tewas.

Awalnya, pada Sabtu sekitar pukul 16.30 WIB, pelaku yang merupakan kakak kelas mengajak korban bertemu di aula pesantren.

Kemudian sekitar pukul 20.30 WIB, korban datang ke aula, namun pelaku tidak ada.

Korban lalu kembali ke kamarnya.

"Kemudian pada pukul 22.00 WIB, pelaku memanggil korban ke aula. Di aula pesantren, pelaku memukuli sampai korban tidak sadarkan diri dan meninggal dunia," kata Nainggolan.

Baca juga: Kronologi Seorang Santri Tewas Dianiaya Seniornya, Berawal dari Sindir-sindiran

Korban lalu dibawa ke klinik pesantren.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X