Kompas.com - 28/05/2021, 17:42 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo usai rapat paripurna di Gedung DPRDJateng, Jumat (28/5/2021) KOMPAS.com/RISKA FARASONALIAGubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo usai rapat paripurna di Gedung DPRDJateng, Jumat (28/5/2021)

KOMPAS.com-Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengungkapkan sudah terjadi lonjakan kasus Covid-19 di beberapa daerah dalam provinsinya.

Daerah tersebut adalah Kudus, Karanganyar, Sragen, Wonogiri, Banyumas, Cilacap, Klaten dan Jepara.

Ganjar mengatakan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sudah turun tangan untuk menanggulangi meningkatnya kasus orang terjangkit virus corona di tujuh daerah itu.

Baca juga: Kudus Zona Merah, Ganjar Minta Tempat Tidur dan Isolasi Ditambah

Semisal di Kudus, Ganjar sudah menghubungi bupatinya.

"Sejak Senin lalu kami rapatkan dan saya sudah kontak Bupati Kudus. Saya minta report-nya harian. Ini sedang kami pantau terus," kata Ganjar di rumah dinasnya, Puri Gedeh, Semarang, Jumat (28/5/2021).

Pemerintah Kabupaten Kudus juga sudah diminta menyiapkan penambahan tempat tidur di rumah sakit maupun tempat isolasi terpusat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Nanti di-backup dari Kota Semarang. Pak Hendi (Wali Kota Semarang) sudah siap, sehingga nanti kalau layanan publik di Kudus terkait penanganan Covid-19 tidak tertampung, maka akan kita tarik ke sini (Kota Semarang)," jelasnya.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah turut ikut membantu penanganan Covid-19 di Banyumas dan Cilacap.

"Untuk Cilacap ada varian baru. ada permintaan dari Banyumas agar Pemprov terlibat karena keduanya bergandengan. Harapannya ada kesepakatan antara keduanya, bagaimana pergerakan orang di sana diatur. Itu penting," tegasnya.

Baca juga: Cilacap Zona Merah, 7 Klaster Aktif hingga Covid-19 Varian India

Setelah lonjakan kasus di tujuh kabupaten tersebut, Ganjar menyebut TNI dan Polri sudah ikut memperketat aktivitas masyarakat.

Sikap tegas penegak hukum yang membubarkan kerumunan warga pun diapresiasi.

"Kapolda Jateng dan Pangdam IV Diponegoro sudah membantu. Mereka sudah mengambil tindakan tegas dan masyarakat harus mendukung," sebut Ganjar.

"Artinya kita butuh dukungan masyarakat hari ini. Jangan sampai kasus yang terjadi di Kudus terjadi di tempat lain," sambungnya.

Penulis: Kontributor Semarang, Riska Farasonalia



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perampokan Toko Emas di Bandung, Pemilik Ditemukan Tewas, Satu Pelaku Ditangkap

Perampokan Toko Emas di Bandung, Pemilik Ditemukan Tewas, Satu Pelaku Ditangkap

Regional
Ombudsman Segera Investigasi Dugaan Penganiayaan Napi di Lapas Tanjung Gusta Medan

Ombudsman Segera Investigasi Dugaan Penganiayaan Napi di Lapas Tanjung Gusta Medan

Regional
Heboh, Rombongan Wali Kota Malang Gowes ke Pantai Kondang Merak, Bupati Sanusi: Kami Tak Pernah Beri Izin

Heboh, Rombongan Wali Kota Malang Gowes ke Pantai Kondang Merak, Bupati Sanusi: Kami Tak Pernah Beri Izin

Regional
Bupati Bogor Minta Bantuan 100 Nakes dari TNI, Ini Tujuannya

Bupati Bogor Minta Bantuan 100 Nakes dari TNI, Ini Tujuannya

Regional
Selebgram di Bali Live Konten Seks di Medsos Jadi Tersangka, Terancam 12 Tahun Penjara

Selebgram di Bali Live Konten Seks di Medsos Jadi Tersangka, Terancam 12 Tahun Penjara

Regional
Motif Selebgram di Bali Live Konten Seks, Terhimpit Ekonomi akibat Covid-19

Motif Selebgram di Bali Live Konten Seks, Terhimpit Ekonomi akibat Covid-19

Regional
Ditinggal Mendaki ke Puncak, Seorang Remaja Hilang di Gunung Guntur

Ditinggal Mendaki ke Puncak, Seorang Remaja Hilang di Gunung Guntur

Regional
Jadi RS Rujukan Perhelatan WSBK dan MotoGP, RSUP NTB Siapkan Helipad

Jadi RS Rujukan Perhelatan WSBK dan MotoGP, RSUP NTB Siapkan Helipad

Regional
30 Jam Jalan Kaki ke Kiwirok, 35 Personel Satgas Nemangkawi 4 Kali Terlibat Kontak Senjata dengan KKB

30 Jam Jalan Kaki ke Kiwirok, 35 Personel Satgas Nemangkawi 4 Kali Terlibat Kontak Senjata dengan KKB

Regional
Wisata Alam Sendang Seruni di Banyuwangi, Dialiri 7 Sumber Mata Air

Wisata Alam Sendang Seruni di Banyuwangi, Dialiri 7 Sumber Mata Air

Regional
Mengaku Pegawai Honorer BPK, Tersangka Penipuan Masker: Saya Terpaksa, Takut Kena Hukuman Berat

Mengaku Pegawai Honorer BPK, Tersangka Penipuan Masker: Saya Terpaksa, Takut Kena Hukuman Berat

Regional
PTM Terbatas di SMP Negeri 5 Yogyakarta Hanya 3 Jam, Satu Mata Pelajaran 30 Menit

PTM Terbatas di SMP Negeri 5 Yogyakarta Hanya 3 Jam, Satu Mata Pelajaran 30 Menit

Regional
Diduga Depresi gara-gara Ibunya Meninggal, Kakak Tusuk Adik hingga Tewas, lalu Coba Bunuh Diri

Diduga Depresi gara-gara Ibunya Meninggal, Kakak Tusuk Adik hingga Tewas, lalu Coba Bunuh Diri

Regional
Jokowi Tepati Janji, 90 Ton Jagung Seharga Rp 4.500 Per Kilogram Tiba di Blitar

Jokowi Tepati Janji, 90 Ton Jagung Seharga Rp 4.500 Per Kilogram Tiba di Blitar

Regional
Wajah Keraton Dalam Pemanfaatan Tanah di Yogyakarta (3)

Wajah Keraton Dalam Pemanfaatan Tanah di Yogyakarta (3)

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.