Seorang Bocah di Sukabumi Jadi Korban Penculikan, Ditemukan Jadi Pemulung di Tangerang

Kompas.com - 25/05/2021, 09:58 WIB
Kepala Polres Sukabumi Kota AKBP Sumarni (kanan) saat konferensi pers perkara penculikan anak di Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (25/5/2021). KOMPAS.COM/BUDIYANTOKepala Polres Sukabumi Kota AKBP Sumarni (kanan) saat konferensi pers perkara penculikan anak di Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (25/5/2021).
Editor Setyo Puji

KOMPAS.com - Rasa bahagia dialami pasangan suami istri Muhammad Zaini (47) dan Ati Sudiati (43), warga Kelurahan Nanggeleng, Kecamatan Citamiang, Sukabumi, Jawa Barat.

Pasalnya, anak bungsunya berinisial AM (11) yang hilang sejak 44 hari lalu akhirnya berhasil ditemukan aparat kepolisian.

Pelaku diketahui diculik oleh seorang pria yang berprofesi sebagai pemulung berinisial B alias W alias Wa Gimbal (46).

Pelaku dan korban ditemukan dan diamankan polisi di wilayah Tangerang, Banten, pada Senin (24/5/2021) pukul 17.30 WIB.

Baca juga: Diculik 44 Hari, Bocah di Sukabumi Akhirnya Ditemukan bersama Pelaku di Tangerang

Kepala Polres Sukabumi Kota, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Surmani mengatakan, saat ditemukan itu korban dalam keadaan selamat.

Hanya saja terlihat kotor karena selama ini diajak menjadi pemulung oleh pelaku.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kasus tersebut berhasil diungkap polisi setelah melakukan pendalaman penyelidikan terhadap laporan dari orangtua korban.

"Tadi petang tim kami yang menyelidiki berhasil menangkap pelaku yang kebetulan bersama korban," kata Surmani saat konferensi pers di Kantor Polres Sukabumi Kota, Selasa (25/5/2021) pukul 00:15 WIB.

Pelaku dan korban saling kenal

Dari pemeriksaan yang dilakukan, kata Sumarni, antara pelaku dan korban sebelumnya diketahui saling mengenal.

Sebab, keduanya sering main game online bareng dan pelaku juga sudah beberapa kali datang ke rumah korban.

Baca juga: Fakta Gadis 16 Tahun Diperkosa dan Dibunuh Ayah Kandung, Pelaku Terancam 15 Tahun Penjara

Namun demikian, pihaknya hingga sekarang belum bisa menjelaskan terkait motif yang dilakukan pelaku atas tindakan yang dilakukan.

"Saat ini kami masih mengembangkan penyelidikannya, apakah ada tindak pidana lain dalam perkara ini," ujar dia.

Penulis : Kontributor Sukabumi, Budiyanto | Editor : David Oliver Purba



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

148 Titik Panas Terdeteksi di Riau

148 Titik Panas Terdeteksi di Riau

Regional
Aksi Mahasiswa Tolak PPKM di DPRD NTB Diwarnai Perusakan Pintu Gerbang

Aksi Mahasiswa Tolak PPKM di DPRD NTB Diwarnai Perusakan Pintu Gerbang

Regional
Bus Pariwisata di Banyumas Konvoi Kibarkan Bendera Putih, Ini Kata Wabup

Bus Pariwisata di Banyumas Konvoi Kibarkan Bendera Putih, Ini Kata Wabup

Regional
'Hanya Sebagian Kecil yang Tak Mau Divaksin, Tiap Saya Buka Langsung Full'

"Hanya Sebagian Kecil yang Tak Mau Divaksin, Tiap Saya Buka Langsung Full"

Regional
Ada 4 Anak di Bantul Jadi Yatim Piatu karena Covid-19

Ada 4 Anak di Bantul Jadi Yatim Piatu karena Covid-19

Regional
Bantu Pasokan Oksigen Jateng, KRI Dr Soeharso Bersandar di Pelabuhan Tanjung Emas

Bantu Pasokan Oksigen Jateng, KRI Dr Soeharso Bersandar di Pelabuhan Tanjung Emas

Regional
Anggota Polri dan Balita di Babel Tercatat Jadi Penerima BST Kemensos

Anggota Polri dan Balita di Babel Tercatat Jadi Penerima BST Kemensos

Regional
Nikahi 2 Wanita Sekaligus, Korik: Jangan seperti Saya, Tidak Semudah yang Dibayangkan

Nikahi 2 Wanita Sekaligus, Korik: Jangan seperti Saya, Tidak Semudah yang Dibayangkan

Regional
Pemkot Pontianak Rencanakan Potong Pajak Pelaku Usaha yang Taat Prokes Covid-19

Pemkot Pontianak Rencanakan Potong Pajak Pelaku Usaha yang Taat Prokes Covid-19

Regional
Uang Insentif Total Rp 5 Miliar untuk Nakes di Kota Madiun Mulai Cair Hari Ini

Uang Insentif Total Rp 5 Miliar untuk Nakes di Kota Madiun Mulai Cair Hari Ini

Regional
Seluruh Desa di Kudus Disebut Sudah Tak Lagi Jadi Zona Merah Covid-19

Seluruh Desa di Kudus Disebut Sudah Tak Lagi Jadi Zona Merah Covid-19

Regional
Sempat Ada Keluhan dari RS, Wali Kota Semarang Klaim Stok Oksigen Aman

Sempat Ada Keluhan dari RS, Wali Kota Semarang Klaim Stok Oksigen Aman

Regional
Jabar Terima 85,8 Ton Oksigen Cair dari Sumsel

Jabar Terima 85,8 Ton Oksigen Cair dari Sumsel

Regional
Imbau Warga Terpapar Covid-19 Manfaatkan Tempat Isolasi, Bupati Banyuwangi: Terutama yang Punya Komorbid

Imbau Warga Terpapar Covid-19 Manfaatkan Tempat Isolasi, Bupati Banyuwangi: Terutama yang Punya Komorbid

Regional
Pasien Covid-19 Membeludak, RSUD Hardjono Ponorogo Tutup Ruang Rawat Inap Penyakit Dalam

Pasien Covid-19 Membeludak, RSUD Hardjono Ponorogo Tutup Ruang Rawat Inap Penyakit Dalam

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X