Ancam Petugas yang Ingatkan soal Prokes, Aksi Solidaritas untuk Palestina di Solo Dibubarkan

Kompas.com - 21/05/2021, 16:56 WIB
Aparat kepolisian membentuk barikade saat membubarkan massa aksi solidarias Palestina di Bundaran Gladag Solo, Jawa Tengah, Jumat (21/5/2021). KOMPAS.com/LABIB ZAMANIAparat kepolisian membentuk barikade saat membubarkan massa aksi solidarias Palestina di Bundaran Gladag Solo, Jawa Tengah, Jumat (21/5/2021).

SOLO, KOMPAS.com-Polisi membubarkan aksi solidaritas untuk Palestina yang berlangsung di Bundaran Gladag, Solo, Jawa Tengah, pada Jumat (21/5/2021).

Kepala Kepolisian Resor Kota Solo Kombes Ade Safri Simanjuntak mengatakan, pembubaran terpaksa dilakukan setelah orator dalam demonstrasi ini melontarkan ancaman untuk petugas yang mengingatkan soal protokol kesehatan.

"Salah satu orator meleceng dari materi yang disampaikan di muka umum. Menyerang pribadi, bahkan berisi ancaman, ini tidak boleh," kata Ade ditemui di Bundaran Gladag Solo, Jumat.

Baca juga: Jumlah Warga Satu RT di Solo Positif Covid-19 Bertambah Jadi 42 Orang

Menurut Ade, peserta aksi tidak mematuhi protokol kesehatan (prokes) Covid-19 dengan berkerumun, tidak menjaga jarak dan tidak memakai masker.

"Jalan dikuasai, peraturan lalu lintas sudah diabaikan semuanya. Akhirnya kami memutuskan untuk membubarkan aksi yang berlangsung sekitar satu jam 45 menit. Karena kami berprinsip di tengah pandemi ini keselamatan rakyat adalah hukum yang tertinggi," sebut Ade.

Ade menegaskan akan memanggil penanggung jawab maupun korlap aksi terkait kegiatan tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pasalnya, dalam pemberitahuan penanggung jawab aksi menyampaikan bahwa peserta aksi solidaritas untuk Palestina hanya 80 orang.

Baca juga: Bupati Karanganyar Minta Kades hingga Pejabat BUMD Galang Donasi untuk Palestina, Dikritik Anggota DPRD

Namun, pada saat aksi berlangsung ada ratusan peserta.

"Pemberitahuan 80 massa aksi ini hampir 600 orang," terang dia.

Terpisah, Humas Aksi Endro Sudarsono mengatakan, massa aksi solidaritas berasal dari berbagai elemen masyarakat.

Mereka mengaku sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian maupun Satgas Penanganan Covid-19 Solo terkait penyelenggaraan aksi tersebut.

"Kami sudah layangkan pemberitahuan di Polresta dan Ketua Gugus Satgas Covid-19 Solo," kata dia.

 

Penulis: Kontributor Solo, Labib Zamani

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.