Polisi Imbau Warga Cianjur Tak Mudik Lokal, Lebaran Cukup di Rumah Saja

Kompas.com - 03/05/2021, 08:30 WIB
Sejumlah kendaraan digiring masuk ke rest area Seger Alam Puncak, Cianjur, Jawa Barat, Kamis (29/4/2021). untuk menjalani pemeriksaan terkait penyekatan di wilayah perbatasan jelang lebaran tahun ini. KOMPAS.COM/FIRMAN TAUFIQURRAHMANSejumlah kendaraan digiring masuk ke rest area Seger Alam Puncak, Cianjur, Jawa Barat, Kamis (29/4/2021). untuk menjalani pemeriksaan terkait penyekatan di wilayah perbatasan jelang lebaran tahun ini.

CIANJUR, KOMPAS.com - Jajaran Kepolisian Resor Cianjur, Jawa Barat, melarang masyarakat untuk mudik tahun ini, termasuk mudik lokal.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Cianjur AKP Meilawaty mengemukakan, jajarannya telah menyiapkan sejumlah skenario untuk mencegah pergerakan massa jelang perayaan Idul Fitri tersebut. 

Salah satunya dengan melakukan penyekatan di sejumlah wilayah perbatasan. 

"Ada lima titik yang akan kita sekat, yakni Seger Alam Puncak, Citarum Haurwangi, jalur Gekbrong dan Jonggol serta di dalam kota, di TMC Cepu 8," kata Meila kepada Kompas.com, belum lama ini.

Rencananya, penyekatan akan digelar mulai 6 hingga 17 Mei mendatang.

"Namun, sejak 22 April kemarin pemeriksaan kendaraan di wilayah-wilayah perbatasan telah kita giatkan. Pengendara yang tidak bisa menunjukkan surat keterangan bebas Covid-19 langsung kita putra balik," tutur Meila.

Baca juga: Pulang Kampung, Mendagri Kaget Angka Penularan Covid-19 di Sumsel 65 Persen

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara guna mencegah pemudik lokal, terutama warga Cianjur yang pulang kampung ke wilayah selatan, jajarannya akan menyiagakan personel di titik-titik strategis termasuk di terminal.

"Mudik lokal juga sebaiknya jangan. Lebarannya di rumah saja, tidak usah kemana-mana," ucap dia.

Selain itu, sambung Meila, personel di tingkat polsek juga akan dilibatkan untuk menjaga sejumlah akses alternatif yang berpotensi dijadikan “jalan tikus” oleh pemudik.

"Ayo kita dukung pemerintah dalam upaya menekan penyebaran Covid-19 ini, agar pandemi bisa segera berakhir," ujar Meila.

Baca juga: Sebut Mau Pulang Kampung, Pekerja Ini Bisa Lolos Penyekatan Polisi di Perbatasan Bekasi-Karawang



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Pelatih soal Windy Cantika, Peraih Medali Pertama Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020: Sejak Kecil Sudah Beda

Cerita Pelatih soal Windy Cantika, Peraih Medali Pertama Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020: Sejak Kecil Sudah Beda

Regional
Gempa M 5,6 Guncang Talaud Sulut, Terasa hingga Manado

Gempa M 5,6 Guncang Talaud Sulut, Terasa hingga Manado

Regional
Sales Kacang Meninggal Mendadak Saat Tawarkan Dagangannya

Sales Kacang Meninggal Mendadak Saat Tawarkan Dagangannya

Regional
Target 2.000 Per Hari, Vaksinasi di Sesko AU Bandung Barat Sasar Pemulung, Pengasong, dan Pelaku Pariwisata

Target 2.000 Per Hari, Vaksinasi di Sesko AU Bandung Barat Sasar Pemulung, Pengasong, dan Pelaku Pariwisata

Regional
Sebelum Diikat, Diseret, dan Dipukuli Pakai Kayu, Pasien Covid-19 Sempat Dipaksa Isoman di Hutan

Sebelum Diikat, Diseret, dan Dipukuli Pakai Kayu, Pasien Covid-19 Sempat Dipaksa Isoman di Hutan

Regional
Cerita Kakak Beradik di NTT yang Sama-sama Lolos Jadi Anggota Polisi: Kami Berikan yang Terbaik bagi Orangtua

Cerita Kakak Beradik di NTT yang Sama-sama Lolos Jadi Anggota Polisi: Kami Berikan yang Terbaik bagi Orangtua

Regional
Tingkatkan Imunitas Warga Isoman, Mahasiswa Solo Berikan Paket Buah-buahan

Tingkatkan Imunitas Warga Isoman, Mahasiswa Solo Berikan Paket Buah-buahan

Regional
Asrama Haji di Kota Madiun Disulap Jadi RSL, Bisa Tampung 182 Pasien Covid-19

Asrama Haji di Kota Madiun Disulap Jadi RSL, Bisa Tampung 182 Pasien Covid-19

Regional
Diguyur Hujan, Jalan di Latimojong Luwu Berubah seperti Sungai Beraliran Deras

Diguyur Hujan, Jalan di Latimojong Luwu Berubah seperti Sungai Beraliran Deras

Regional
Hendak Isoman di Rumah, Pria Ini Justru Dianiaya Warga, Keponakan: Paman Diperlakukan seperti Binatang

Hendak Isoman di Rumah, Pria Ini Justru Dianiaya Warga, Keponakan: Paman Diperlakukan seperti Binatang

Regional
Sebanyak 5 Rumah di Blora Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp 550 Juta

Sebanyak 5 Rumah di Blora Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp 550 Juta

Regional
Aksi Ibu-ibu di Kota Madiun Bagikan Sayur Organik, Bantu Warga Isoman

Aksi Ibu-ibu di Kota Madiun Bagikan Sayur Organik, Bantu Warga Isoman

Regional
Termakan Hoaks dan Takut Jenazah Pasien Covid-19 Diambil Organnya, Keluarga Ngamuk di RS, Kasus Berakhir Damai

Termakan Hoaks dan Takut Jenazah Pasien Covid-19 Diambil Organnya, Keluarga Ngamuk di RS, Kasus Berakhir Damai

Regional
'Paman Saya yang Positif Covid-19 Diikat, Diseret dan Dipukuli Masyarakat seperti Binatang'

"Paman Saya yang Positif Covid-19 Diikat, Diseret dan Dipukuli Masyarakat seperti Binatang"

Regional
Menangis Ingin Buang Air Kecil, Balita Usia 3,5 Tahun Dipukuli Ayahnya hingga Tewas

Menangis Ingin Buang Air Kecil, Balita Usia 3,5 Tahun Dipukuli Ayahnya hingga Tewas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X