Lagi, Gunung Merapi Luncurkan Tiga Kali Awan Panas dan Lima Guguran Lava

Kompas.com - 20/04/2021, 13:32 WIB
Guguran lava pijar Gunung Merapi terlihat dari Desa Wonokerto, Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta, Jumat (5/3/2021). Menurut data Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) periode pengamatan Kamis (04/03/2021) pukul 18:00-24:00 WIB dan Jumat (05/03/2021) 00.00-06.00 WIB Gunung Merapi mengalami 81 kali guguran lava pijar dengan jarak luncur maksimal 1.200 m ke arah barat daya. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGGuguran lava pijar Gunung Merapi terlihat dari Desa Wonokerto, Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta, Jumat (5/3/2021). Menurut data Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) periode pengamatan Kamis (04/03/2021) pukul 18:00-24:00 WIB dan Jumat (05/03/2021) 00.00-06.00 WIB Gunung Merapi mengalami 81 kali guguran lava pijar dengan jarak luncur maksimal 1.200 m ke arah barat daya.

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Gunung Merapi kembali luncurkan tiga kali awan panas guguran pada Selasa (20/4/2021) pukul 06.00 WIB-12.00 WIB.

Selain itu, teramati lima kali guguran lava di Gunung Merapi.

"Teramati Tiga kali awan panas guguran di Gunung Merapi," ujar Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Hanik Humaida, Selasa.

Berdasarkan data BPPTKG, awan panas guguran terjadi pukul 06.31 WIB.

Baca juga: Dalam 6 Jam, Gunung Merapi Keluarkan 2 Kali Awan Panas dan 14 Guguran Lava

Awan panas guguran tercatat di seismogram dengan amplitudo maksimum 39 mm dan durasi maksimum 118 detik.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Jarak luncur kurang lebih 1.500 m ke arah Barat Daya," ucapnya.

Awan panas guguran di Gunung Merapi teramati terjadi pukul 09.57 WIB. Awan panas guguran tercatat di seismogram dengan amplitudo 35 mm dan durasi 119 detik.

"Jarak luncur maksimum 1.500 m ke arah Barat Daya. Angin bertiup ke Barat," ungkapnya.

Baca juga: Tebing di Lereng Gunung Merapi Longsor, 3 Penambang Pasir Tewas Tertimbun

Pada pukul 10.08 WIB, kembali teramati awan panas guguran di Gunung Merapi. Awan panas guguran ini tercatat di seismogram dengan dengan amplitudo 55 mm dan durasi 120 detik.

"Jarak luncur maksimum 1.500 m ke arah Barat Daya. Angin bertiup ke Barat," tandasnya.

Selain itu, teramati Lima kali guguran lava dengan jarak luncur maksimal 1.200 m ke arah Barat Daya.

Data kegempaan di Gunung Merapi, untuk awan panas guguran sebanyak 3 dengan Amplitudo 35 mm-55 mm dan durasi  118 detik -120 detik.

Guguran sebanyak 56 dengan amplitudo 3 mm-42 mm dan durasi 10 detik-110 detik.

Hybrid/Fase Banyak jumlah 1 dengan Amplitudo 5 mm, S-P 0.5 detik dan durasi 7.2 detik.

Sampai saat ini BPPTKG masih menetapkan tingkat aktivitas Gunung Merapi pada Level III (Siaga).

Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya meliputi sungai Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih sejauh maksimal 5 km dan pada sektor tenggara yaitu sungai Gendol sejauh 3 km.

Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wanita Ber-APD Disebut Jual Surat Swab Seharga Rp 90 Ribu Dalam Bus, Ini Faktanya

Wanita Ber-APD Disebut Jual Surat Swab Seharga Rp 90 Ribu Dalam Bus, Ini Faktanya

Regional
Sempat Takut karena Termakan Hoaks, Warga Binaan Rutan Salatiga Akhirnya Divaksin

Sempat Takut karena Termakan Hoaks, Warga Binaan Rutan Salatiga Akhirnya Divaksin

Regional
APBD Jabar Terbatas, Ridwan Kamil Lobi 70 Perusahaan Bantu Tangani Covid-19

APBD Jabar Terbatas, Ridwan Kamil Lobi 70 Perusahaan Bantu Tangani Covid-19

Regional
PT Pelni Kerahkan Tugboat Evakuasi KM Tidar yang Kandas di Perairan Namlea

PT Pelni Kerahkan Tugboat Evakuasi KM Tidar yang Kandas di Perairan Namlea

Regional
Video Viral Anggota DPRD Solo Karaoke di Ruang Komisi, Ini Klarifikasi Ketua Dewan

Video Viral Anggota DPRD Solo Karaoke di Ruang Komisi, Ini Klarifikasi Ketua Dewan

Regional
Relawan Pemakaman Jenazah Covid-19 di Jember Banyak yang Mundur, Ini Alasannya...

Relawan Pemakaman Jenazah Covid-19 di Jember Banyak yang Mundur, Ini Alasannya...

Regional
Banyak Keluhan dari Masyarakat, Kabupaten Tangerang Tetap Wajibkan Bawa Fotokopi E-KTP untuk Vaksinasi

Banyak Keluhan dari Masyarakat, Kabupaten Tangerang Tetap Wajibkan Bawa Fotokopi E-KTP untuk Vaksinasi

Regional
Pejabat Dinkes Banten Didakwa Korupsi Masker Rp 1,6 M, Mark Up Harga Jadi Rp 220.000 Per Buah

Pejabat Dinkes Banten Didakwa Korupsi Masker Rp 1,6 M, Mark Up Harga Jadi Rp 220.000 Per Buah

Regional
Stok Vaksin di Pekanbaru Menipis, Jubir Satgas: Sabar...

Stok Vaksin di Pekanbaru Menipis, Jubir Satgas: Sabar...

Regional
Pemilik Warung yang Tulis 'Kecuali Presiden' di Baliho Promosinya Akhirnya Minta Maaf

Pemilik Warung yang Tulis "Kecuali Presiden" di Baliho Promosinya Akhirnya Minta Maaf

Regional
Ridwan Kamil Akui Percepatan Vaksinasi Harus Dilakukan 'Keroyokan'

Ridwan Kamil Akui Percepatan Vaksinasi Harus Dilakukan "Keroyokan"

Regional
Anggotanya Karaoke di Ruang Komisi, Ketua DPRD Solo: Itu Ada yang Ulang Tahun

Anggotanya Karaoke di Ruang Komisi, Ketua DPRD Solo: Itu Ada yang Ulang Tahun

Regional
Kontrol Warga Isoman, DIY Bentuk Tim Penebalan Nakes, Sultan HB X: Angkut ke Rumah Sakit

Kontrol Warga Isoman, DIY Bentuk Tim Penebalan Nakes, Sultan HB X: Angkut ke Rumah Sakit

Regional
Cerita Siswa Siswi SMA Kangen Sekolah: Jahil, Izin ke Toilet tapi Jajan di Kantin, hingga Kangen Upacara Hari Senin

Cerita Siswa Siswi SMA Kangen Sekolah: Jahil, Izin ke Toilet tapi Jajan di Kantin, hingga Kangen Upacara Hari Senin

Regional
Kronologi Ketua MUI Labura Tewas Dibacok, Berawal Terduga Pelaku Tak Terima Ditegur

Kronologi Ketua MUI Labura Tewas Dibacok, Berawal Terduga Pelaku Tak Terima Ditegur

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X