Antisipasi Warga Mudik Lebih Awal, Tim Gabungan Jaga di Perbatasan Banyumas Mulai Hari Ini

Kompas.com - 19/04/2021, 13:25 WIB
Bupati Banyumas Achmad Husein di kompleks Gedung DPRD Banyumas, Jawa Tengah, Rabu(7/4/2021). KOMPAS.COM/FADLAN MUKHTAR ZAINBupati Banyumas Achmad Husein di kompleks Gedung DPRD Banyumas, Jawa Tengah, Rabu(7/4/2021).

PURWOKERTO, KOMPAS.com - Tim gabungan mulai Senin (19/4/2021) ini melakukan penjagaan di sejumlah titik yang menjadi pintu masuk ke Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

Bupati Banyumas Achmad Husein mengatakan, penjagan tersebut untuk mengantisipasi kedatangan warga yang memilih mudik lebaran lebih awal.

"Penjagaan sudah dimulai hari ini, tapi random," kata Husein kepada wartawan di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Senin.

Baca juga: Larangan Mudik Idul Fitri 2021, Bali Minta Perjalanan Wisata Tetap Diperbolehkan

Husein mengatakan, warga yang lolos dari penjagaan di perbatasan dan telah sampai ke rumah akan diminta untuk melakulan tes cepat antigen.

"Satgas desa atau RT akan membawa ke Puskesmas untuk tes cepat antigen, gratis. Kami menyiapkan stok sekitar 27.000 kit antigen," ujar Husein.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Berdasarkan pengalaman tahun lalu, kata Husein, terdapat kurang lebih 22.000 warga yang nekat mudik ke Banyumas, meski telah ada larangan dari pemerintah.

Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Banyumas Agus Nur Hadi mengatakan, penyekatan dilakukan di enam titik perbatasan, yaitu di wilayah Kecamatan Tambak, Somagede, Sokaraja, Kembaran, Ajibarang, dan Lumbir.

Baca juga: Mudik Dilarang, 14 Titik Akses Tol hingga Jalur Alternatif di Karawang Disekat Polisi

Sebelumnya, tim gabungan di Banyumas, akan berjaga di wilayah perbatasan, bahkan hingga ke tingkat RT dan RW untuk mengantisipasi warga yang nekat mudik.

Penjagaan akan dimulai H-10 hingga H+5 lebaran selama 24 jam.

Kapolresta Banyumas Kombes Firman Lukmanul Hakim mengatakan, tim gabungan dari unsur polisi, TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan dan Dinas Kesehatan akan berjaga di lima titik perbatasan.

"Saat mereka (pemudik) datang di posko pasti akan dirapid test antigen, itu nomor satu," kata Firman di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Selasa (13/4/2021).



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkab Banyuwangi Buka Pendaftaran Relawan Nakes untuk Percepat Vaksinasi

Pemkab Banyuwangi Buka Pendaftaran Relawan Nakes untuk Percepat Vaksinasi

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 1 Agustus 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 1 Agustus 2021

Regional
'Tugas Ini Saya Terima dengan Ikhlas, Semoga Warga Isoman Cepat Sembuh, Warung Saya Tambah Ramai'

"Tugas Ini Saya Terima dengan Ikhlas, Semoga Warga Isoman Cepat Sembuh, Warung Saya Tambah Ramai"

Regional
Bupati Wonogiri: 'Perantau Datang dalam Kondisi Sakit, Dua Jam Kemudian Meninggal Dunia'

Bupati Wonogiri: "Perantau Datang dalam Kondisi Sakit, Dua Jam Kemudian Meninggal Dunia"

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 1 Agustus 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 1 Agustus 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar, dan Kalsel 1 Agustus 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar, dan Kalsel 1 Agustus 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 1 Agustus 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 1 Agustus 2021

Regional
Pasutri Dianiaya secara Sadis oleh 9 Orang, Sang Istri Tewas

Pasutri Dianiaya secara Sadis oleh 9 Orang, Sang Istri Tewas

Regional
Tokoh Agama Gelar Pesta Pernikahan, Undang Bupati hingga Akademisi, Mengakui Salah dan Bayar Denda Rp 10 Juta

Tokoh Agama Gelar Pesta Pernikahan, Undang Bupati hingga Akademisi, Mengakui Salah dan Bayar Denda Rp 10 Juta

Regional
Gara-gara Terhimpit Ekonomi, Seorang Ayah Tawarkan Sepatu Bekas Dibarter dengan Susu Anaknya

Gara-gara Terhimpit Ekonomi, Seorang Ayah Tawarkan Sepatu Bekas Dibarter dengan Susu Anaknya

Regional
Bukan Jemput Paksa Jenazah, Ini Alasan Massa Datangi RSUD Mataram

Bukan Jemput Paksa Jenazah, Ini Alasan Massa Datangi RSUD Mataram

Regional
Peternak Sumbangkan 1,5 Ton Telur untuk Warga Terdampak Covid-19 di Semarang

Peternak Sumbangkan 1,5 Ton Telur untuk Warga Terdampak Covid-19 di Semarang

Regional
Jumlah Kematian akibat Covid-19 di Riau Tinggi, Rata-rata yang Belum Vaksinasi

Jumlah Kematian akibat Covid-19 di Riau Tinggi, Rata-rata yang Belum Vaksinasi

Regional
Kronologi Warga Rusak Ambulans yang Antar Jenazah Pasien Covid-19 di Jember, Alat Tabung Oksigen Ikut Dirusak

Kronologi Warga Rusak Ambulans yang Antar Jenazah Pasien Covid-19 di Jember, Alat Tabung Oksigen Ikut Dirusak

Regional
Fakta Preman Palak Sopir Truk di Lintas Sumatera, Pelaku Mabuk, Korban Belum Lapor Polisi

Fakta Preman Palak Sopir Truk di Lintas Sumatera, Pelaku Mabuk, Korban Belum Lapor Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X