Fakta Baru Kasus Salah Transfer Rp 51 Juta, Ardi Divonis 1 Tahun Penjara, Dianggap Berbelit-belit dan Terbukti Pakai Uang yang Bukan Miliknya

Kompas.com - 16/04/2021, 05:16 WIB
Ilustrasi keputusan persidangan. SHUTTERSTOCKIlustrasi keputusan persidangan.

 

Vonis lebih ringan

Menurut hakim, Ardi terbukti melanggar Pasal 85 UU Nomor 3 Tahun 2011 Tentang Transfer Dana.

"Dengan menguasai yang bukan miliknya dengan hasil transfer nasabah PT BCA Tbk," kata Ni Putu saat sidang putusan secara virtual dari ruang Candra Pengadilan Negeri Surabaya, Kamis (15/4/2021) siang.

Putusan ini lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) beberapa waktu lalu, yakni dua tahun penjara.

Baca juga: Kuasa Hukum Minta Ardi Dibebaskan dari Kasus Salah Transfer Uang Rp 51 Juta, Ini Pembelaannya

Awal mula salah transfer

Ilustrasi bankThinkstockphotos.com Ilustrasi bank
Kasus berawal saat mantan pegawai BCA Nur Chuzaimah salah mentransfer uang Rp 51 juta ke nomor rekening Ardi pada 11 Maret 2020.

Nur baru mengetahui kesalahan itu beberapa hari kemudian setelah ada nasabah melakukan komplain uangnya belum ditransfer.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Setelah tahu uang masuk ke nomor rekening Ardi, Nur kemudian mendatangi Ardi untuk mengembalikan uang.

"Saat itu orangnya (Ardi) ngotot bahwa dia tidak bersalah, 'bukan salah saya, saya kan tidak salah'," kata Nur menirukan ucapan Ardi, saat ditemui wartawan di Surabaya, Kamis (4/3/2021).

Namun karena Nur hendak pensiun pada Agustus 2020, dia memilih mengembalikan uang itu kepada BCA agar tidak memiliki tanggungan saat pensiun.

"Karena saya akan pensiun saya tidak mau meninggalkan masalah di kantor saya. Saya pun berupaya mengganti uang Rp 51 juta itu dengan uang saya pribadi," jelasnya.

Baca juga: Sebelum Tewas, Guru yang Ditembak KKB Menelepon Istri dan Berkata Kami Sudah Dikepung lalu Telepon Mati

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BOR Turun, RS di Solo Dilarang Alihkan Tempat Tidur Pasien Covid-19 untuk Pasien Umum

BOR Turun, RS di Solo Dilarang Alihkan Tempat Tidur Pasien Covid-19 untuk Pasien Umum

Regional
Kabupaten Simalungan Masih Menunggu Kedatangan Vaksin dari Pemprov Sumut

Kabupaten Simalungan Masih Menunggu Kedatangan Vaksin dari Pemprov Sumut

Regional
Dugaan Pungli Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19 di Semarang Sampai Rp 16 Juta, Relawan: Tega Sekali

Dugaan Pungli Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19 di Semarang Sampai Rp 16 Juta, Relawan: Tega Sekali

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 5 Agustus 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 5 Agustus 2021

Regional
Honor Bupati Lembata Rp 400 Juta Sebulan, Plh Bupati Thomas Menolak dan Ingatkan Pentingnya Pengabdian

Honor Bupati Lembata Rp 400 Juta Sebulan, Plh Bupati Thomas Menolak dan Ingatkan Pentingnya Pengabdian

Regional
Kapolda Sumsel Diperiksa Mabes Polri gara-gara Janji Bantuan Rp 2 Triliun Akidi Tio, Kabid Humas: 'No Comment...'

Kapolda Sumsel Diperiksa Mabes Polri gara-gara Janji Bantuan Rp 2 Triliun Akidi Tio, Kabid Humas: "No Comment..."

Regional
Tak Diperhatikan Saat Isoman di Rumah, Buruh di Brebes Tuntut Tempat Isolasi Terpusat

Tak Diperhatikan Saat Isoman di Rumah, Buruh di Brebes Tuntut Tempat Isolasi Terpusat

Regional
Mangkir Penyidikan Korupsi Rp 5,8 M, Eks Bupati Kuantan Singingi Ditahan agar Tak Lari

Mangkir Penyidikan Korupsi Rp 5,8 M, Eks Bupati Kuantan Singingi Ditahan agar Tak Lari

Regional
Tak Bawa Dokumen Legal, 9 WNA Pakistan Dicegat Saat akan Masuk Batam

Tak Bawa Dokumen Legal, 9 WNA Pakistan Dicegat Saat akan Masuk Batam

Regional
Istri yang Siram Minyak Panas ke Suami Jadi Tersangka, Terancam 10 Tahun Penjara

Istri yang Siram Minyak Panas ke Suami Jadi Tersangka, Terancam 10 Tahun Penjara

Regional
Awalnya Tak Percaya Covid-19, Bambang Akhirnya Ikut Vaksinasi Karena Tak Mau Isolasi

Awalnya Tak Percaya Covid-19, Bambang Akhirnya Ikut Vaksinasi Karena Tak Mau Isolasi

Regional
Berani Potong BST Rp 300.000, Alasan Kades: Data Kemensos Carut Marut, Bantuan Tak Tepat Sasaran

Berani Potong BST Rp 300.000, Alasan Kades: Data Kemensos Carut Marut, Bantuan Tak Tepat Sasaran

Regional
Warga Kembali Ambil Paksa Jenazah Covid-19 di RSUD Masohi, Bupati: Mereka Banyak Sekali...

Warga Kembali Ambil Paksa Jenazah Covid-19 di RSUD Masohi, Bupati: Mereka Banyak Sekali...

Regional
Kisah Aiptu Palewari, Jual Motor Antik Rp 4 Juta Bantu Anak Putus Sekolah

Kisah Aiptu Palewari, Jual Motor Antik Rp 4 Juta Bantu Anak Putus Sekolah

Regional
Ambil Bansos di Probolinggo Wajib Divaksin, yang Belum Kena Sanksi

Ambil Bansos di Probolinggo Wajib Divaksin, yang Belum Kena Sanksi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X