Peristiwa Penyebab Runtuhnya Kerajaan Majapahit

Kompas.com - 15/04/2021, 22:40 WIB
Penampakan salah satu bagian Situs Kumitir di Dusun Bendo, Desa Kumitir, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Rabu (24/3/2021). Situs tersebut diyakini sebagai salah satu jejak arkeologis peninggalan Kerajaan Majapahit. KOMPAS.COM/MOH. SYAFIÍPenampakan salah satu bagian Situs Kumitir di Dusun Bendo, Desa Kumitir, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Rabu (24/3/2021). Situs tersebut diyakini sebagai salah satu jejak arkeologis peninggalan Kerajaan Majapahit.

KOMPAS.com - Sejarah mencatat Majapahit pernah menjadi salah satu kerajaan terkuat di tanah Jawa. Kekuasaannya membentang luas di wilayah nusantara.

Puncak kejayaan dan kemegahan Majapahit saat dipimpin Hayam Wuruk. Dia naik tahta menggantikan Tribhuwana Tunggadewi pada 1350 masehi.

Baca juga: Berdiri pada Abad Ke-13, Ini Sejarah Kerajaan Majapahit dan Pendirinya

Periode surutnya kemegahan Majapahit terjadi setelah kepemimpinan Hayam Wuruk yang berakhir pada 1389 masehi.

Baca juga: Sejarah Kerajaan Majapahit: Pendiri, Puncak Kejayaan, hingga Pemberontakan

Hayam Wuruk turun tahta. Setelah itu, Majapahit memasuki masa surut, kejayaan dan kemegahannya sirna, hingga kemudian runtuh.

Baca juga: Mengapa Arkeolog Yakin Situs Kumitir merupakan Istana Menantu Pendiri Kerajaan Majapahit?

Menurut Slamet Muljana dalam buku "Menuju Puncak Kemegahan: Sejarah Kerajaan Majapahit (2005)", kemegahan yang dicapai Majapahit tidak terlepas dari peran Gajah Mada.

Ketika Gajah Mada mangkat, jauh sebelum Hayam Wuruk wafat, Majapahit mulai memasuki periode suram.

Sebabnya, periode keemasan Majapahit adalah masa di mana Gajah Mada melaksanakan program politik penyatuan nusantara.

Gajah Mada diangkat sebagai patih amangku bhumi di Kerajaan Majapahit pada 1336 Masehi, masa Prabu Tribhuwana Tunggadewi.

Saat pengukuhan sebagai patih amangku bhumi, Gajah Mada menyampaikan sumpah untuk menyatukan nusantara di bawah panji Majapahit.

Gagasan penyatuan nusantara kemudian dilaksanakan oleh Gajah Mada, baik selama masa Tribhuwana Tunggadewi maupun saat Hayam Wuruk naik tahta.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengelola Bandara Ahmad Yani Akui Lalai soal Penumpang Positif Covid-19 Bisa Terbang

Pengelola Bandara Ahmad Yani Akui Lalai soal Penumpang Positif Covid-19 Bisa Terbang

Regional
Berawal dari 2 Orang, Kasus Covid-19 di Rutan Batusangkar Jadi 53

Berawal dari 2 Orang, Kasus Covid-19 di Rutan Batusangkar Jadi 53

Regional
Bupati Purbalingga Larang Shalat Id Outdoor dan Takbir Keliling

Bupati Purbalingga Larang Shalat Id Outdoor dan Takbir Keliling

Regional
Baru Masuk Jawa Tengah, Ratusan Kendaraan Pemudik Diminta Putar Balik

Baru Masuk Jawa Tengah, Ratusan Kendaraan Pemudik Diminta Putar Balik

Regional
KAI Sumut Kurangi Perjalanan KA di Stasiun Medan

KAI Sumut Kurangi Perjalanan KA di Stasiun Medan

Regional
Saling Ejek di Facebook Berujung Perkelahian dengan Senjata Tajam, Netizen Asal Jember Ditangkap Polisi

Saling Ejek di Facebook Berujung Perkelahian dengan Senjata Tajam, Netizen Asal Jember Ditangkap Polisi

Regional
Jambret Tas Berisi Uang Rp 5 Juta, 2 Tukang Ojek Dituntut 5 Tahun Penjara

Jambret Tas Berisi Uang Rp 5 Juta, 2 Tukang Ojek Dituntut 5 Tahun Penjara

Regional
Ada Pemudik Mengaku Aparat Penegak Hukum agar Lolos dari Penyekatan

Ada Pemudik Mengaku Aparat Penegak Hukum agar Lolos dari Penyekatan

Regional
Puluhan Kendaraan Asal Jatim yang Masuk ke Rembang Diminta Putar Balik

Puluhan Kendaraan Asal Jatim yang Masuk ke Rembang Diminta Putar Balik

Regional
Ngotot Ingin Melintasi Pos Penyekatan, Satu Keluarga Ditemui Wakil Bupati Sumedang

Ngotot Ingin Melintasi Pos Penyekatan, Satu Keluarga Ditemui Wakil Bupati Sumedang

Regional
9 Hari Setelah Disuntik Vaksin Covid-19, Juru Kunci Makam Bung Karno Lumpuh, Begini Gejalanya...

9 Hari Setelah Disuntik Vaksin Covid-19, Juru Kunci Makam Bung Karno Lumpuh, Begini Gejalanya...

Regional
Warga Perbatasan RI-Timor Leste Serahkan Granat Senapan Buatan Belgia ke TNI, Milik Almarhum Sang Ayah

Warga Perbatasan RI-Timor Leste Serahkan Granat Senapan Buatan Belgia ke TNI, Milik Almarhum Sang Ayah

Regional
Ada 3.000 Pemudik 'Curi Start' Sudah Masuk ke Banyumas

Ada 3.000 Pemudik "Curi Start" Sudah Masuk ke Banyumas

Regional
KKB di Puncak Lepaskan Tembakan, Seratusan Warga Berlindung ke Kantor Bupati

KKB di Puncak Lepaskan Tembakan, Seratusan Warga Berlindung ke Kantor Bupati

Regional
Kasus Covid-19 Terus Naik, Wali Kota Bandung Mohon Warga Tidak Mudik

Kasus Covid-19 Terus Naik, Wali Kota Bandung Mohon Warga Tidak Mudik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X