Kronologi Bocah SD Ditemukan Tewas di Bak Kamar Mandi Sekolah, Bermula Pamit Praktikum

Kompas.com - 14/04/2021, 04:23 WIB
Ilustrasi jenazah, jasad manusia SHUTTERSTOCKIlustrasi jenazah, jasad manusia

KOMPAS.com - Seorang bocah SD di Desa Fatunaus, Kecamatan Amfoang Utara, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan tewas di dalam bak mandi sekolah.

Dua hari sebelum ditemukan tak bernyawa, bocah bernama Mekjin itu berpamitan kepada orangtuanya hendak berangkat ke sekolah pada Sabtu (10/4/2021) pukul 06.30 Wita.

Anak kelas VI tersebut lalu berangkat ke sekolah dengan mengayuh sepedanya.

"Informasi dari orangtuanya, Mekjin hendak mengikuti kegiatan praktik di sekolah," kata Pejabat Humas Polres Kupang Aiptu Randy Hidayat kepada Kompas.com, Selasa (13/4/2021).

Baca juga: 2 Hari Tidak Pulang, Seorang Siswa SD Ditemukan Tewas di Kamar Mandi Sekolah

Tak kunjung pulang

Ilustrasi tanda tanyaThinkstock Ilustrasi tanda tanya
Namun ditunggu sampai petang, Mekjin tak kunjung pulang.

Hal ini membuat orangtuan Mekjin khawatir karena anak mereka memiliki sakit ayan.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Keluarga lalu mencari keberadaan Mekjin ke sekolah hingga ke tempat bermain.

Akan tetapi Mekjin tak juga ditemukan pada hari itu.

Baca juga: Kisah Kakek Makmur, Pengemis yang Menangis Usai Uangnya Dijambret, Kini Tewas di Tribun Lapangan

 

Ilustrasi kamar mandi.SHUTTERSTOCK/PROTASOV AN Ilustrasi kamar mandi.
Ditemukan di bak mandi sekolah

Baru dua hari setelahnya, Mekjin ditemukan sudah tak bernyawa di dalam bak mandi sekolah.

"Seorang kerabat mereka bernama Elce Sunis (32), yang menemukan jenazah Mekjin dalam posisi sebagian tubuhnya dalam bak air, sedangkan paha dan kaki kiri korban tergantung di luar bak," kata Randy.

Kejadian itu dilaporkan ke Polsek Amfoang Utara.

Polisi kemudian melakukan olah TKP, namun keluarga menolak melakukan otopsi.

"Pihak keluarga korban menolak untuk dilakukan otopsi dengan membuat surat pernyataan penolakan," kata dia.

Sumber: Kompas.com (Penulis : Kontributor Kupang, Sigiranus Marutho Bere | Editor : Dheri Agriesta)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PPKM Mikro, Pemkot Mataram Maksimalkan Penanganan Covid di Kecamatan dan Kelurahan

PPKM Mikro, Pemkot Mataram Maksimalkan Penanganan Covid di Kecamatan dan Kelurahan

Regional
6 Tahun Jadi Buron, Terpidana Kasus Korupsi Ditangkap Kejaksaan

6 Tahun Jadi Buron, Terpidana Kasus Korupsi Ditangkap Kejaksaan

Regional
Aksi 2 Remaja Bobol Kotak Amal Masjid Terekam CCTV, Pelaku Beraksi Jam 9 Pagi

Aksi 2 Remaja Bobol Kotak Amal Masjid Terekam CCTV, Pelaku Beraksi Jam 9 Pagi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Banten Darurat Covid-19 | Pertemuan Ridwan dengan Prabowo

[POPULER NUSANTARA] Banten Darurat Covid-19 | Pertemuan Ridwan dengan Prabowo

Regional
Fakta di Balik Massa Rusak Fasilitas Jembatan Suramadu, Kronologi hingga Pelaku Diburu Polisi

Fakta di Balik Massa Rusak Fasilitas Jembatan Suramadu, Kronologi hingga Pelaku Diburu Polisi

Regional
4 Fakta Pencurian 700 Batu Akik Senilai Rp 11 Miliar, Laku Rp 280 Juta hingga Kronologi

4 Fakta Pencurian 700 Batu Akik Senilai Rp 11 Miliar, Laku Rp 280 Juta hingga Kronologi

Regional
Sederet Kericuhan di Pos Penyekatan Suramadu, Pagar Pembatas Dirusak hingga Petugas Dilempar Petasan

Sederet Kericuhan di Pos Penyekatan Suramadu, Pagar Pembatas Dirusak hingga Petugas Dilempar Petasan

Regional
Siswa Tak Mampu di Sleman Dibantu Mendaftar PPDB dari Rumah

Siswa Tak Mampu di Sleman Dibantu Mendaftar PPDB dari Rumah

Regional
Viral Video Gadis ABG Mabuk dan Maki Polisi di Sleman

Viral Video Gadis ABG Mabuk dan Maki Polisi di Sleman

Regional
Kasus Covid-19 di Bali Melonjak dalam Sepekan, Begini Kondisinya

Kasus Covid-19 di Bali Melonjak dalam Sepekan, Begini Kondisinya

Regional
Video Viral Detik-detik 'Driver' Ojol Dibegal di Gang Sepi Usai Antar Pesanan, Korban Ditikam, Motor Dirampas

Video Viral Detik-detik "Driver" Ojol Dibegal di Gang Sepi Usai Antar Pesanan, Korban Ditikam, Motor Dirampas

Regional
Polisi Mulai Selidiki Laporan Raibnya Deposito Rp 20,1 Miliar di Makassar

Polisi Mulai Selidiki Laporan Raibnya Deposito Rp 20,1 Miliar di Makassar

Regional
Pos Penyekatan Suramadu Diserang Pakai Petasan, Polisi Sebut Pelakunya Mayoritas Anak di Bawah Umur

Pos Penyekatan Suramadu Diserang Pakai Petasan, Polisi Sebut Pelakunya Mayoritas Anak di Bawah Umur

Regional
Ridwan Kamil Keberatan Jika Jabar Berlakukan PSBB Lagi

Ridwan Kamil Keberatan Jika Jabar Berlakukan PSBB Lagi

Regional
900 Tempat Tidur Tambahan Disiapkan oleh Pemprov Jatim, Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19

900 Tempat Tidur Tambahan Disiapkan oleh Pemprov Jatim, Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X