Bahar bin Smith Berdebat dengan Saksi yang Melihat Sopir Dianiaya

Kompas.com - 13/04/2021, 22:51 WIB
Pengadilan Negeri Bandung menggelar sidang perkara penganiayaan untuk terdakwa Bahar Smith. ANTARA/Bagus Ahmad RizaldiPengadilan Negeri Bandung menggelar sidang perkara penganiayaan untuk terdakwa Bahar Smith.

BANDUNG, KOMPAS.com - Jaksa Penuntut Umum dari Kejaksaan Tinggi Jawa Barat menghadirkan lima saksi pada sidang lanjutan terhadap terdakwa Bahar Bin Smith di Pengadilan Negeri Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (13/4/2021).

Kehadiran para saksi ini untuk mengonfirmasi aksi penganiayaan yang diduga dilakukan Bahar bin Smith kepada seorang korban, yakni sopir taksi online berinisial A.

Jaksa Suharja mengatakan, lima saksi itu merupakan para tetangga atau sejumlah orang yang berdomisili di sekitar lokasi peristiwa penganiayaan di Perumahan Bukit Cimanggu, Kelurahan Kencana, Kecamatan Tanah Sereal, Kota Bogor.

Baca juga: Terungkap Penyebab Harga Tiket Masuk Pantai Anyer Mahal

Menurut Suharja, sejumlah saksi itu menyebut melihat sejumlah serangan dari Bahar bin Smith kepada korban.

"Kejadian 4 September 2018 itu, dan mereka para saksi membenarkan itu semua kronologis saat kejadian," kata Suharja seperti dikutip dari Antara, Selasa.

Sempat terjadi perdebatan antara saksi yang sedang menyampaikan kesaksiannya di hadapan hakim dengan Bahar.

Saat itu, Bahar merasa dia tidak pernah melakukan apa yang dikatakan oleh saksi.

Sejumlah saksi menyebut bahwa Bahar diduga menginjak dan mencekik korban.

Baca juga: Ada Kampung Narkoba di Palembang, Begini Respons Wakil Wali Kota

Mendengar kesaksian itu, Bahar langsung membantah dengan bersuara, meski mengikuti sidang secara online.

Selain itu, terjadi juga perdebatan terkait dengan posisi korban saat berada di lokasi kejadian.

Majelis hakim akhirnya sampai membahas secara rinci kejadian per kejadian dengan meminta para saksi mengingat betul apa yang dilihat pada saat kejadian.

"Karena menurut Habib Bahar, korban ada di jok, tapi saksi bilang korban telungkup," kata Suharja.

Halaman:


Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Disnaker Surabaya Terima 14 Laporan Pekerja Terkait Pembayaran THR

Disnaker Surabaya Terima 14 Laporan Pekerja Terkait Pembayaran THR

Regional
Kronologi Gaduh Dugaan Telur Palsu di Kediri, Berawal dari Salah Penyimpanan

Kronologi Gaduh Dugaan Telur Palsu di Kediri, Berawal dari Salah Penyimpanan

Regional
Akhir Cerita Wanita yang Marahi Petugas di Pos Penyekatan Anyer, Malu, Menyesal hingga Minta Maaf

Akhir Cerita Wanita yang Marahi Petugas di Pos Penyekatan Anyer, Malu, Menyesal hingga Minta Maaf

Regional
Berkas Tak Sesuai, 104 Penumpang KA di Daop 7 Madiun Gagal Berangkat

Berkas Tak Sesuai, 104 Penumpang KA di Daop 7 Madiun Gagal Berangkat

Regional
Sejumlah Destinasi Wisata Sempat Ramai, Gubernur Banten Akan Lakukan Tracking dan Tracing

Sejumlah Destinasi Wisata Sempat Ramai, Gubernur Banten Akan Lakukan Tracking dan Tracing

Regional
[POPULER NUSANTARA] Wanita yang Marahi Petugas Pos Penyekatan Minta Maaf | Pria Tewas gegara Dipatuk Ular

[POPULER NUSANTARA] Wanita yang Marahi Petugas Pos Penyekatan Minta Maaf | Pria Tewas gegara Dipatuk Ular

Regional
Kisah Pilu Senah, Ibu yang Digugat Anak Kandung karena Jual Tanah Warisan Suaminya Rp 260 Juta: Anak Saya Sudah Dapat Sawah

Kisah Pilu Senah, Ibu yang Digugat Anak Kandung karena Jual Tanah Warisan Suaminya Rp 260 Juta: Anak Saya Sudah Dapat Sawah

Regional
Pria Pembuat Video TikTok Hina Palestina Terancam 6 Tahun Penjara

Pria Pembuat Video TikTok Hina Palestina Terancam 6 Tahun Penjara

Regional
Antusiasme Pemudik Ikuti Tes Swab Antigen di Pos Penyekatan: Mending di Sini, Gratis

Antusiasme Pemudik Ikuti Tes Swab Antigen di Pos Penyekatan: Mending di Sini, Gratis

Regional
Menyelam 20 Menit, Aksi Heroik Aipda Joel Selamatkan Siswa SD yang Tenggelam dan Hilang Sehari di Sungai

Menyelam 20 Menit, Aksi Heroik Aipda Joel Selamatkan Siswa SD yang Tenggelam dan Hilang Sehari di Sungai

Regional
Cerita Ibu Senah Digugat Anak Kandungnya, Tak Dikunjungi Saat Lebaran Padahal Jarak Rumah Hanya 2 Meter

Cerita Ibu Senah Digugat Anak Kandungnya, Tak Dikunjungi Saat Lebaran Padahal Jarak Rumah Hanya 2 Meter

Regional
Gaduh Dugaan Telur Palsu di Kediri, Ini Hasil Pemeriksaan Aparat

Gaduh Dugaan Telur Palsu di Kediri, Ini Hasil Pemeriksaan Aparat

Regional
Penampakan Ambulans Kota Padang di Palestina, Ini Kata Gubernur Sumbar

Penampakan Ambulans Kota Padang di Palestina, Ini Kata Gubernur Sumbar

Regional
Edy Rahmayadi Minta RS di Medan Alokasikan 30 Persen Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19

Edy Rahmayadi Minta RS di Medan Alokasikan 30 Persen Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19

Regional
Paman di Asahan Cabuli Keponakan Saat Rumah Sepi, Korban Diancam Akan Bunuh

Paman di Asahan Cabuli Keponakan Saat Rumah Sepi, Korban Diancam Akan Bunuh

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X