Tragis, Suami Istri di Lumajang Tewas Tertimpa Batu Besar Saat Gempa Malang

Kompas.com - 11/04/2021, 18:38 WIB
Ilustrasi tewas SHUTTERSTOCKIlustrasi tewas
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Sepasang suami istri di Lumajang tewas karena tertimpa batu besar yang longsor karena gempa di Malang, Sabtu (11/4/2021).

Saat gempa terjadi mereka melintasi jalan perbukitan Piket Nol tepatnya di kilometer 56, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang dengan sepeda motor.

Sang suami bernama Ahmad Fadholi dan istrinya, Sri Yani warga Kecamatan Tempusari.

Baca juga: Risma Siapkan 2 Titik Pengungsian untuk Korban Gempa di Malang dan Lumajang

Diperkirakan saat gempa sejumlah batu di atas bukit runtuh. Salah satunya batu berdiameter 2 meter yang jatuh mengenai pasangan suami istri tersebut.

Ahmad Fadholi langsung meninggal di lokasi karena tubuh dan motornya terjepit batu raksasa.

Sementara istrinya Sri Yani mengalami luka di badan dan ia langsung dievakuasi oleh pengendara yang lewat.

Sang suami dibawa ke ruang jenazah RSUD Pasirian, Lumajang. Sedangkan istrinya dilarikan ke RSUD dr Haryoto.

Baca juga: Risma Siapkan 2 Titik Pengungsian untuk Korban Gempa di Malang dan Lumajang

Sayangnya, meski tim medis sudah memberikan perawatan, nyawa Sri Yani pun ikut melayang.

"Iya benar, istrinya juga meninggal barusan," kata Joko Sambang Kabid Kedaruratan dan Rekotijensi BPBD Kabupaten Lumajang dikutip dari Surya.co.id.

Dari data terbaru BPBD Lumajang akibat gempa tersebut ada sebanyak 5 orang meninggal dunia.

Dua di antaranya pengendara sepeda motor yang tertimpa batu saat melintasi Jalan Piket Nol. Sementara 3 orang lainnya warga Kecamatan Tempursari yang tewas akibat tertimpa bangunan rumah.

Baca juga: Khofifah Sebut Balai Desa Jadi Tempat Strategis bagi Pengungsi Korban Gempa Malang

Sementara selain korban jiwa, gempa ini juga mengakibatkan 1 orang luka berat dan 10 orang lainnya mengalami luka-luka ringan.

"11 orang itu semua warga Kecamatan Tempursari," pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Kronologi Pasutri di Lumajang Meninggal Tertimpa Batu Raksasa Akibat Gempa di Malang



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Ambon Hari Ini, 12 Mei 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Ambon Hari Ini, 12 Mei 2021

Regional
Pamflet Provokatif Ajak Jebol Penyekatan Mudik Beredar di Medsos, Ini Respons Polisi

Pamflet Provokatif Ajak Jebol Penyekatan Mudik Beredar di Medsos, Ini Respons Polisi

Regional
Usai 5 Anggota Polrestabes Surabaya Tertangkap Pesta Sabu, Kasatreskoba Dimutasi

Usai 5 Anggota Polrestabes Surabaya Tertangkap Pesta Sabu, Kasatreskoba Dimutasi

Regional
Duduk Perkara Kasus Covid-19 Klaster Sangon Kulon Progo, Diduga Merebak gara-gara Aktivitas Jemaah 3 Mushala

Duduk Perkara Kasus Covid-19 Klaster Sangon Kulon Progo, Diduga Merebak gara-gara Aktivitas Jemaah 3 Mushala

Regional
112 Perusahaan di Jateng Cicil THR ke Karyawan, Diawasi Ketat Disnakertrans

112 Perusahaan di Jateng Cicil THR ke Karyawan, Diawasi Ketat Disnakertrans

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 11 Mei 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 11 Mei 2021

Regional
Dalam Sehari 588 Orang di Riau Positif Covid-19, 25 Meninggal

Dalam Sehari 588 Orang di Riau Positif Covid-19, 25 Meninggal

Regional
Mobil Plat M Terobos Pos Penyekatan di Malang, Nyaris Lukai Polisi

Mobil Plat M Terobos Pos Penyekatan di Malang, Nyaris Lukai Polisi

Regional
Kota Tasikmalaya Larang Takbir Keliling, Shalat Id Dijaga Ketat Satgas Covid-19

Kota Tasikmalaya Larang Takbir Keliling, Shalat Id Dijaga Ketat Satgas Covid-19

Regional
11 Pemudik Positif Covid-19, Pemprov Jambi Langsung Karantina

11 Pemudik Positif Covid-19, Pemprov Jambi Langsung Karantina

Regional
Jemaah An Nadzir di Gowa Tetapkan 1 Syawal 11 Mei Pukul 13.00 WITA, Shalat Id 12 Mei

Jemaah An Nadzir di Gowa Tetapkan 1 Syawal 11 Mei Pukul 13.00 WITA, Shalat Id 12 Mei

Regional
Tebing Longsor dan Timpa Pekerja, 1 Tewas, 3 Belum Ditemukan

Tebing Longsor dan Timpa Pekerja, 1 Tewas, 3 Belum Ditemukan

Regional
Bawa Anak Kecil, Sebuah Mobil Nekat Terobos Pos Penyekatan di Tol Madyopuro, Ini Ceritanya

Bawa Anak Kecil, Sebuah Mobil Nekat Terobos Pos Penyekatan di Tol Madyopuro, Ini Ceritanya

Regional
Shalat Id di Masjid Agung Palembang Dibatasi untuk 1.000 Jemaah

Shalat Id di Masjid Agung Palembang Dibatasi untuk 1.000 Jemaah

Regional
Bupati Jombang Larang Warganya Takbir Keliling, Optimalkan Peran RT dan Pemerintah Desa

Bupati Jombang Larang Warganya Takbir Keliling, Optimalkan Peran RT dan Pemerintah Desa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X