Redam Bentrokan Massa Pendukung Pilkades, Ibu-ibu Teriak "Sudah, Pulang, Le.."

Kompas.com - 11/04/2021, 17:26 WIB

KOMPAS.com - Bentrokan massa antarpendukung terjadi dalam pemungutan suara Pilkades Gadudero, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Sabtu (10/4/2021).

Massa yang kebanyakan pemuda itu memenuhi jalan di sekitar lokasi pemungutan suara.

Mereka saling beradu mulut dan ada yang saling kejar hingga adu pukul.

Baca juga: Video Viral Bentrok Pilkades Pati, TNI, Polisi hingga Ibu-ibu ikut Melerai

Dilerai aparat dan ibu-ibu

Sebuah video bentrok massa saat pelaksanaan Pilkades di salah satu desa di wilayah Kabupaten Pati, Jawa Tengah viral di jagat maya. Untuk diketahui, sebanyak 215 desa di Kabupaten Pati tercatat menggelar Pilkades serentak pada Sabtu (10/4/2021).Tangkapan Layar Video di Facebook Sebuah video bentrok massa saat pelaksanaan Pilkades di salah satu desa di wilayah Kabupaten Pati, Jawa Tengah viral di jagat maya. Untuk diketahui, sebanyak 215 desa di Kabupaten Pati tercatat menggelar Pilkades serentak pada Sabtu (10/4/2021).
Aparat TNI, kepolisian dan Linmas langsung menengahi kericuhan tersebut.

Tampak pula ibu-ibu turut membantu aparat meredam massa yang ribut.

"Wis mulih le.. Ayo (sudah, pulang, Nak... ayo)," kata salah satu ibu sambil merangkul seorang remaja berkaus merah.

Sesaat kemudian massa bisa ditenangkan dan situasi kembali kondusif.

Baca juga: Detik-detik Bripka M Bergulat dengan Penjahat hingga Hanyut di Sungai, Sempat Lambaikan Tangan

 

Ilustrasi videoShutterstock Ilustrasi video
Bermula dari seorang pendukung merekam video

Kapolsek Sukolilo Iptu Sahlan membenarkan kejadian tersebut terjadi saat pemungutan suara dalam Pilkades Gadudero, Sabtu (10/4/2021) kemarin.

Penyebabnya diduga karena salah satu pendukung datang ke TPS dan merekam video.

Pendukung lain kemudian merasa tidak nyaman dan terjadilah keributan.

"Iya itu saat pemungutan suara. Salah paham antarpendukung dan cekcok. Aman tak ada korban. Selanjutnya situasi kembali kondusif setelah dilerai oleh TNI, Polri, Linmas dan warga setempat," kata Sahlan, Minggu.

"Lokasi bentrok di sebelah utara balai desa, jadi bukan di TPS," ujarnya.

Baca juga: Curhat Penjual Nasi Kuning yang Disebut Mirip Lee Min Ho: Tangan Dielus-elus Pembeli hingga Diajak Kencan

Viral di medsos

Ilustrasi media sosial (ipopba)KOMPAS.COM/ Ilustrasi media sosial (ipopba)
Aksi bentrokan tersebut terekam dalam video berdurasi 2 menit.

Video itu viral di media sosial, salah satunya diunggah di grup Facebook Info Pati.

Unggahan tersebut ditulis dengan judul "Geger Geden Pendukung Pilkades Berujung Baku Hantam di Desa Gadudero".

Untuk diketahui, sebanyak 215 desa di Kabupaten Pati memang menggelar Pilkades serentak pada Sabtu (10/4/2021).

Sumber: Kompas.com (Penulis : Kontributor Grobogan, Puthut Dwi Putranto Nugroho | Editor : Aprillia Ika)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Warga di Lombok Timur Jadi Korban Begal, Pelaku Tusuk Pakai Tulang Ikan Pari

Warga di Lombok Timur Jadi Korban Begal, Pelaku Tusuk Pakai Tulang Ikan Pari

Regional
Beredar Video Oknum Guru PNS di Belitung, Diduga Kekerasan pada Murid

Beredar Video Oknum Guru PNS di Belitung, Diduga Kekerasan pada Murid

Regional
Mengaku Bisa Gandakan Uang, Kakek 69 Tahun di Pontianak Cabuli Anak di Bawah Umur

Mengaku Bisa Gandakan Uang, Kakek 69 Tahun di Pontianak Cabuli Anak di Bawah Umur

Regional
Hasil Otopsi Guru TK yang Dibunuh di Lombok Barat, Korban Hamil 2 Minggu

Hasil Otopsi Guru TK yang Dibunuh di Lombok Barat, Korban Hamil 2 Minggu

Regional
Menilik Filosofi Dolomani, Pakaian Adat Kesultanan Buton yang Disiapkan untuk Jokowi Saat HUT Ke-77 RI

Menilik Filosofi Dolomani, Pakaian Adat Kesultanan Buton yang Disiapkan untuk Jokowi Saat HUT Ke-77 RI

Regional
Mengapa Kerajaan Singasari Melakukan Ekspedisi Pamalayu?

Mengapa Kerajaan Singasari Melakukan Ekspedisi Pamalayu?

Regional
[POPULER NUSANTARA] Ferdy Sambo dan Istri Dilaporkan Balik | Keluarga Tandu Jenazah 13 Km gara-gara Tak Dapat Ambulans

[POPULER NUSANTARA] Ferdy Sambo dan Istri Dilaporkan Balik | Keluarga Tandu Jenazah 13 Km gara-gara Tak Dapat Ambulans

Regional
Cerita Ketua RT yang Ikut Timsus Bareskrim Periksa Rumah Sambo di Magelang

Cerita Ketua RT yang Ikut Timsus Bareskrim Periksa Rumah Sambo di Magelang

Regional
Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 16 Agustus 2022: Pagi Cerah dan Sore Berawan

Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 16 Agustus 2022: Pagi Cerah dan Sore Berawan

Regional
Pelaku yang Sekap dan Perkosa Siswi SMP di Pati hingga Hamil Ditangkap, Ternyata Residivis Pencabulan Anak di Bawah Umur

Pelaku yang Sekap dan Perkosa Siswi SMP di Pati hingga Hamil Ditangkap, Ternyata Residivis Pencabulan Anak di Bawah Umur

Regional
Bendera Penghias Jalan Desa di Purworejo Dicuri, Hanya Tersisa Tiangnya Saja

Bendera Penghias Jalan Desa di Purworejo Dicuri, Hanya Tersisa Tiangnya Saja

Regional
Bupati Kukuhkan Anggota Paskibraka Kabupaten Purworejo

Bupati Kukuhkan Anggota Paskibraka Kabupaten Purworejo

Regional
Ulah Oknum Polisi di Sumsel, Bobol Mesin ATM untuk Bayar Utang Judi Online, Pelaku Sudah 2 Kali Beraksi

Ulah Oknum Polisi di Sumsel, Bobol Mesin ATM untuk Bayar Utang Judi Online, Pelaku Sudah 2 Kali Beraksi

Regional
5 Sumber Sejarah Kerajaan Majapahit

5 Sumber Sejarah Kerajaan Majapahit

Regional
4 Terduga Pelaku Penganiayaan Pemuda hingga Tewas di Kendal Ditangkap

4 Terduga Pelaku Penganiayaan Pemuda hingga Tewas di Kendal Ditangkap

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.