[POPULER NUSANTARA] "Melamar Ibunya tapi Ditolak, Malah Anaknya Ditawarkan" | Ahok Kunjungi Gibran, Ini yang Dibahas

Kompas.com - 09/04/2021, 05:40 WIB
Bora (58) dan Ira Fazillah (19) pasangan pengantin yang kembali menggemparkan Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Rabu, (7/4/2021). KOMPAS.COM/ABDUL HAQ YAHYA MAULANA T.Bora (58) dan Ira Fazillah (19) pasangan pengantin yang kembali menggemparkan Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Rabu, (7/4/2021).

KOMPAS.com- Pernikahan beda usia yang terjadi di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan membuat heboh publik.

Sang mempelai perempuan masih berusia 19 tahun. Sedangkan pengantin lelakinya berumur 58 tahun.

Sementara itu, di Solo, Jawa Tengah Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengunjungi Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka.

Pertemuan keduanya berlangsung selama sekitar satu jam.

Berikut lima berita populer nusantara yang menjadi fokus perhatian pembaca Kompas.com:

Baca juga: Kepala Kemenag Sebut Pernikahan Wanita 19 Tahun dengan Pria 58 Tahun Tak Tercatat di KUA

1. "Awalnya melamar ibunya, tetapi ditolak, sang ibu malah menawarkan anaknya"

Bora (58) dan Ira Fazillah (19) pasangan pengantin yang kembali menggemparkan Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Rabu, (7/4/2021).KOMPAS.COM/ABDUL HAQ YAHYA MAULANA T. Bora (58) dan Ira Fazillah (19) pasangan pengantin yang kembali menggemparkan Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Rabu, (7/4/2021).
Kegagalan Bora (58), warga Dusun Cippaga, Desa Bana, Kecamatan Bontocani, Bone, Sulawesi Selatan, meminang seorang wanita pujaannya, ternyata ditukar dengan kebahagiaan lain.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Meski menolak, wanita itu menawarkan anaknya, Ira Fazillah (19) untuk dinikahi.

Walaupun selisih usia terpaut jauh, Bora dan Ira kemudian melangsungkan pernikahan pada Rabu (7/4/2021).

"Awalnya Bora melamar ibunya tapi sang ibu menolak malah menawarkan anak gadisnya untuk dinikahi dan atas persetujuan keduanya, maka pernikahan dilangsungkan" kata Kepala Desa Bana, Ishak, melalui telepon seluler.

Bora meminang Ira dengan tanah seluas satu hektar dan uang Rp 10 juta.

Baca juga: Heboh Pria 58 Tahun Nikahi Gadis 19 Tahun, Awalnya Melamar Sang Ibu, tetapi Ditolak

 

Video pria warga negara asing (WNA) mengais-ngais makanan dari banten atau sesajen sarana upacara umat Hindu di Bali, viral di media sosial, Rabu (7/4/2021).Instagram/@jurnalisrakyat Video pria warga negara asing (WNA) mengais-ngais makanan dari banten atau sesajen sarana upacara umat Hindu di Bali, viral di media sosial, Rabu (7/4/2021).
2. Heboh WNA mengais makanan sesajen di Pantai Kuta, Satpol PP: mirip yang mengemis di Pecatu

Warganet dihebohkan dengan video yang merekam kejadian WNA memunguti makanan dan buah dari sesajen atau benten di kawasan Pantai Kuta.

WNA tersebut diduga merupakan orang yang sama dengan WNA yang mengemis di kawasan Pecatu, Kabupaten Badung.

"Sepertinya orang yang sama dengan yang dulu minta-minta di Pecatu," kata Kepala Satpol PP Badung I Gusti Agung Ketut Suryanegara.

"Masih ditelusuri, saya enggak tahu lokasi WNA tersebut," tambahnya melalui pesan WhatsApp, Rabu (7/4/2021).

Baca juga: Heboh WNA Mengais Makanan Sesajen di Pantai Kuta, Satpol PP: Mirip yang Mengemis di Pecatu

3. Fakta-fakta Ahok kunjungi Gibran di Loji Gandrung malam hari, apa yang dibahas?

Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok bertemu Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka di Loji Gandrung Solo, Jawa Tengah, Rabu (7/4/2021) malam.KOMPAS.com/LABIB ZAMANI Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok bertemu Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka di Loji Gandrung Solo, Jawa Tengah, Rabu (7/4/2021) malam.
Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mendatangi Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka di rumah dinas Loji Gandrung, Rabu (7/4/2021) malam.

Tiba sekitar pukul 19.30 WIB, pria yang menjabat Komisaris Utama PT Pertamina itu langsung menyapa Gibran.

Usai melakukan pertemuan satu jam, Ahok mengaku bahwa dirinya hanya mampir ke Solo.

Tidak ada pembicaraan politik maupun bisnis dengan Gibran.

"Dulu saya ke sini ingat dalam catatan saya, 9 Februari 2012, saat itu ketemu Jokowi, saat itu masih Wali Kota. Ini kedua kali mampir ketemu anaknya," kata Ahok, Rabu (7/4/2021).

Sementara itu, Gibran mengaku dirinya mengidolakan sosok Ahok.

"Beliau itu termasuk orang yang saya idolakan. Orangnya tegas dan apa-apa cak cek," kata Gibran seusai bertemu Ahok.

Baca juga: Fakta-fakta Ahok Kunjungi Gibran di Loji Gandrung Malam Hari, Apa yang Dibahas?

 

Sejumlah kendaraan melintas di bawah kamera Closed Circuit Television (CCTV) di salah satu ruas jalan,  di Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (15/3/2021). Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mencanangkan penerapan tilang elektronik  atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) secara nasional sebagai salah satu program prioritas dengan target penerapan tahap pertama dimulai pada Maret 2021 di 10 Polda dan tahap kedua Pada April 2021 di 12 Polda. ANTARA FOTO/Arnas Padda/yu/hp.ANTARA FOTO/ARNAS PADDA Sejumlah kendaraan melintas di bawah kamera Closed Circuit Television (CCTV) di salah satu ruas jalan, di Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (15/3/2021). Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mencanangkan penerapan tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) secara nasional sebagai salah satu program prioritas dengan target penerapan tahap pertama dimulai pada Maret 2021 di 10 Polda dan tahap kedua Pada April 2021 di 12 Polda. ANTARA FOTO/Arnas Padda/yu/hp.
4. Berawal kirim surat tilang pada pengendara mobil, polisi di Solo ungkap kasus pelat nomor palsu

Satlantas Polresta Solo mengungkap kasus kendaraan berpelat nomor palsu berawal dari pelaksanaan electronic traffic law enforcement (ETLE)

Kasatlantas Polresta Solo, Kompol Adhytiawarman Gautama Putra mengatakan kamera saat itu merekam pengemudi mobil Calya tidak menggunakan sabuk pengaman.

"Kemudian petugas piket operator ETLE, Bripka Joko Saryono menerbitkan surat konfirmasi melalui kantor pos," jelasnya,Rabu (7/4/2021), seperti dilansir dari Tribun Solo.

Polisi memanggil pemilik mobil berdasarkan pelat nomor yang terpasang di mobil, ternyata mobil tersebut bukan miliknya.

Dari situ polisi menelusuri siapa pengguna pelat nomor palsu tersebut

Baca juga: Berawal Kirim Surat Tilang pada Pengendara Mobil, Polisi di Solo Ungkap Kasus Pelat Nomor Palsu

5. 4 hal soal larangan mudik lebaran 2021, sanksi turun pangkat hingga diminta putar balik

Ilustrasi MudikKOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG Ilustrasi Mudik
Pemerintah melarang warga untuk mudik lebaran pada 6-17 Mei 2021 mendatang.

Sejumlah sanksi sudah dibuat, yakni pertama adalah turun pangkat.

Kemudian pemudik juga diancam akan diminta putar balik.

Jajaran Polda Jateng juga akan melakukan pembatasan terhadap kendaraan dari luar Jawa Tengah.

Pengawasan ASN akan dilalkukan dengan cara presensi melalui ponsel untuk memastikan lokasi keberadaan mereka.

Sumber: Kompas.com (Penulis: Abdul Haq, Labib Zamani, Riska Farasonalia, Wijaya Kusuma | Editor: Khairina, Pythag Kurniati, Michael Hangga Wismabrata), Tribun Solo



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mantan Ketua DPRD Kabupaten TTU Meninggal akibat Covid-19

Mantan Ketua DPRD Kabupaten TTU Meninggal akibat Covid-19

Regional
Pemkab Karawang Akan Beri Beasiswa bagi Anak Yatim Piatu Korban Covid-19

Pemkab Karawang Akan Beri Beasiswa bagi Anak Yatim Piatu Korban Covid-19

Regional
Hina Nakes karena Tak Terima Kakak Dinyatakan Covid-19, Pemilik Akun Facebook Dilaporkan ke Polisi

Hina Nakes karena Tak Terima Kakak Dinyatakan Covid-19, Pemilik Akun Facebook Dilaporkan ke Polisi

Regional
Covid-19 di Sulut Pecah Rekor Lagi, 3 Daerah Berada di Zona Merah

Covid-19 di Sulut Pecah Rekor Lagi, 3 Daerah Berada di Zona Merah

Regional
Vaksinasi Covid-19 di Kota Sorong Baru Capai 17 Persen dari Target 305.00 Jiwa

Vaksinasi Covid-19 di Kota Sorong Baru Capai 17 Persen dari Target 305.00 Jiwa

Regional
Viral, Video Oknum PNS Aniaya Warga Tak Bermasker, Bupati: Pasti Kita Tindak Tegas

Viral, Video Oknum PNS Aniaya Warga Tak Bermasker, Bupati: Pasti Kita Tindak Tegas

Regional
Kesal Disuruh Goreng Ikan, Istri Siram Minyak Panas ke Suami yang Sedang Berbaring

Kesal Disuruh Goreng Ikan, Istri Siram Minyak Panas ke Suami yang Sedang Berbaring

Regional
Kronologi Seorang Remaja Tewas Tabrak Pohon, Berawal Kejar Pengendara Motor

Kronologi Seorang Remaja Tewas Tabrak Pohon, Berawal Kejar Pengendara Motor

Regional
Target Vaksinasi 282.390 Warga Belum Tercapai, Ini Penjelasan Bupati Maluku Tengah

Target Vaksinasi 282.390 Warga Belum Tercapai, Ini Penjelasan Bupati Maluku Tengah

Regional
Tokoh Agama di Jember Didenda Rp 10 Juta karena Gelar Pesta Pernikahan: Kami Mengakui Kesalahan

Tokoh Agama di Jember Didenda Rp 10 Juta karena Gelar Pesta Pernikahan: Kami Mengakui Kesalahan

Regional
Soal Anggota TNI Aniaya Pelajar, Dandim Turun Tangan dan Pelaku Ditindak Tegas

Soal Anggota TNI Aniaya Pelajar, Dandim Turun Tangan dan Pelaku Ditindak Tegas

Regional
Sepi Job Selama Pandemi, Dalang Asal Ngawi Ini Malah Terjerat Kasus Narkoba

Sepi Job Selama Pandemi, Dalang Asal Ngawi Ini Malah Terjerat Kasus Narkoba

Regional
Syantikara, Shelter Lintas Iman di Yogyakarta Bagi Pasien Covid-19 yang Butuh Tempat Isolasi Mandiri

Syantikara, Shelter Lintas Iman di Yogyakarta Bagi Pasien Covid-19 yang Butuh Tempat Isolasi Mandiri

Regional
Lagi, Polisi Bekuk 2 Pemalsu Sertifikat Vaksin dan Antigen di Baubau

Lagi, Polisi Bekuk 2 Pemalsu Sertifikat Vaksin dan Antigen di Baubau

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 31 Juli 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 31 Juli 2021

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X