Massa Lakukan Demo Tolak Otsus di Lanny Jaya, Bupati Sebut Itu Oknum

Kompas.com - 30/03/2021, 17:16 WIB
Bupati Lanny Jaya Befa Yigibalom (baju biru) tengah menemui massa yang melakukan demonstrasi dan menyafakan untuk menolak Otsus, Tiom, Lannya Jaya, Papua, Senin (29/3/2021) Dok Humas Lanny JayaBupati Lanny Jaya Befa Yigibalom (baju biru) tengah menemui massa yang melakukan demonstrasi dan menyafakan untuk menolak Otsus, Tiom, Lannya Jaya, Papua, Senin (29/3/2021)

JAYAPURA, KOMPAS.com - Bupati Lanny Jaya, Befa Yigibalom bereaksi keras atas aksi demonstrasi oleh sekelompok mahasiswa Lanny Jaya dan juga oknum Ketua dan Anggota DPRD Lanny Jaya yang menyatakan menolak Otonomi Khusus (Otsus).

Menurut dia, demo tersebut tidak murni dan hanya dilakukan oknum-oknum tertentu yang memiliki kepentingan politik.

"Demo di Lanny Jaya oleh mahasiswa itu tidak dilakukan oleh masyarakat Lanny Jaya, hanya dilakukan oleh sekelompok mahasiswa yang demo di Jayapura lalu pindah lagi di Tiom bersama pemuda lagi dan terlebih lagi mereka difasilitasi oknum Ketua dan Anggota DPRD Lanny Jaya yang direkayasa," ujar Befa, melalui rilis, Selasa (30/3/2021).

Demo bisa saja dilakukan, sambung Befa, namun apa yang disampaikan tidak boleh mengatasnamakan seluruh masyarakat Lanny Jaya.

Befa menegaskan, masyarakat Lanny Jaya kini fokus pada kehidupannya masing-masing.

Baca juga: Tes Covid-19 dengan Metode Air Liur Kini Hadir di Surabaya, Berapa Harganya?

Dengan mengatakan Otsus gagal maka hal itu sama saja menyatakan bila Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya gagal menjalankan roda pemerintahan dan melakukan pembangunan.

"Tapi elit politik yang biasa bermain atas nama rakyat itu mereka politisir. 50 orang yang hadir itu sudah mahasiswa, kelompok mahasiswa dan mereka ini memang mau merongrong citra Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya," kata Befa.

Untuk membuktikan apakah masyarakat Lanny Jaya benar menyatakan Otsus gagal atau tidak, maka ia berencana mengumpulkan masyarakat dan menanyakan langsung hal tersebut.

"Saya akan menghadirkan langsung ribuan masyarakat di Tiom dan akan secara langsung menanyakan apakah menolak atau menerima Otsus Papua," tutur dia.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bertemu Pemudik Dikarantina karena Dilaporkan Istri, Ganjar Tertawa

Bertemu Pemudik Dikarantina karena Dilaporkan Istri, Ganjar Tertawa

Regional
Semua Kendaraan Pelat Luar Kota Dicegat di Pintu Tol, Sebagian Dilarang Masuk Kota Malang

Semua Kendaraan Pelat Luar Kota Dicegat di Pintu Tol, Sebagian Dilarang Masuk Kota Malang

Regional
Seorang WNA yang Diduga Gelar 'Kelas Orgasme' di Bali Ditangkap

Seorang WNA yang Diduga Gelar "Kelas Orgasme" di Bali Ditangkap

Regional
Fakta Danau di Kupang yang Muncul Usai Badai Seroja, Sempat Viral di Medsos, Kini Mulai Kering

Fakta Danau di Kupang yang Muncul Usai Badai Seroja, Sempat Viral di Medsos, Kini Mulai Kering

Regional
Akal-akalan Pemudik demi Lolos Penyekatan, Pura-pura Jadi Driver Ojol hingga Ngaku COD

Akal-akalan Pemudik demi Lolos Penyekatan, Pura-pura Jadi Driver Ojol hingga Ngaku COD

Regional
Ingin Bisa Main Game, Remaja Nekat Jambret Ponsel dengan Modus Lempar Petasan

Ingin Bisa Main Game, Remaja Nekat Jambret Ponsel dengan Modus Lempar Petasan

Regional
Pemkot Palembang Izinkan Shalat Id di Masjid, tetapi Ada Syaratnya

Pemkot Palembang Izinkan Shalat Id di Masjid, tetapi Ada Syaratnya

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar, dan Kalsel 7 Mei 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar, dan Kalsel 7 Mei 2021

Regional
Pria yang Videonya Viral Ngaku Anggota Polda Banten dan Ancam Tembak Warga Akhirnya Ditangkap

Pria yang Videonya Viral Ngaku Anggota Polda Banten dan Ancam Tembak Warga Akhirnya Ditangkap

Regional
Mudik Dilarang, Warga Beramai-ramai Kirim Paket ke Gunungkidul

Mudik Dilarang, Warga Beramai-ramai Kirim Paket ke Gunungkidul

Regional
Mudik Aglomerasi Dilarang, Pegawai Pemkot dari Luar Kota Tak Boleh Tinggalkan Semarang

Mudik Aglomerasi Dilarang, Pegawai Pemkot dari Luar Kota Tak Boleh Tinggalkan Semarang

Regional
Saat Pelat Nomor Bikin Apes, Lewat Posko Penyekatan Mudik hingga Telat Masuk Kerja

Saat Pelat Nomor Bikin Apes, Lewat Posko Penyekatan Mudik hingga Telat Masuk Kerja

Regional
Pria Ini Menabrakkan Diri ke Mobil, Sempat Ribut dengan Pacar

Pria Ini Menabrakkan Diri ke Mobil, Sempat Ribut dengan Pacar

Regional
Penumpang Positif Covid-19 Bisa Lolos Terbang, Ini Penjelasan Pengelola Bandara Ahmad Yani

Penumpang Positif Covid-19 Bisa Lolos Terbang, Ini Penjelasan Pengelola Bandara Ahmad Yani

Regional
Cek Posko Mudik Ajibarang, Ganjar Panjat Truk: Halo Ada Orang di Dalam?

Cek Posko Mudik Ajibarang, Ganjar Panjat Truk: Halo Ada Orang di Dalam?

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X