Merasa Dipermalukan Cak Imin, Mantan Wabup Karawang Mengaku Akan Gelar KLB PKB Jabar

Kompas.com - 30/03/2021, 16:28 WIB
Pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Karawang Ahmad Zamakhsyari-Yusni Rinzani saat mendaftar ke KPU Karawang pada Minggu (6/9/2020). KOMPAS.COM/FARIDAPasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Karawang Ahmad Zamakhsyari-Yusni Rinzani saat mendaftar ke KPU Karawang pada Minggu (6/9/2020).

KARAWANG, KOMPAS.com - Baru-baru ini beredar video Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin tengah berpidato di hadapan kader PKB.

Dalam video itu, Cak Imin menyebut imbalan kepada Ketua Panitia, Rahmat Hidayat Djati atau yang akrab disapa Rahmat Toleng karena sudah menjadi ketua DPC PKB Karawang. Ia berujar harus ada berani menggeser Ahmad Zamakhsyari sebagai ketua DPC PKB Karawang.

"Toleng, sahabat Rahmat ini sebetulnya orang paling berani sedunia. Karena seluruh dunia nggak ada yang berani mengganti Jimmy (sapaan Ahmad Zamakhyari), kecuali dia. Jadi tunggu saja pembalasan Jimmy, " kata Cak Imin dilansir dari postingan video pidato Cak Imin yang beredar di media sosial.

 Baca juga: Muscab PKB Jember Alot, Penunjukan Ketua DPC Diganti 2 Kali

Pada video itu, Cak Imin juga membeberkan bahwa Jimmy mempunyai banyak utang. Pernyataan Cak Imin disambut sorak hadirin.

"Saya saja gak berani ngganti Jimmy sebenarnya. Saya tanya Huda berani nggak ganti Jimmy. Orangnya kaya gitu saya bilang. Tapi karena utangnya banyak ya sudah kita ganti," ujar Cak Imin lagi.

Menanggapi pernyataan Cak Imin, Jimmy pun bereaski. Jimmy mengaku kecewa dan dipermalukan soal hal pribadi.

Padahal, kata Jimmy, selama masa kepimpinannya, Jimmy mengklaim PKB Karawang mencapai puncak.

Pada Pemilu Legislatif 2019, PKB Karawang memperoleh delapan kursi. Selain itu, gedung kantor DPC PKB pun terbangun dua lantai.

Jimmy kemudian mencalonkan diri sebagai Bupati Karawang berpasangan dengan Yusni Rinzani. Namun ia kalah dari pasangan Cellica Nurrchadiana-Aep Syaepuloh. Jimmy mengaku mendapat 326 ribu suara tanpa mengeluarkan uang cendol.

Terlebih, kata Jimmy, saat ia digeser dari posisi ketua DPC PKB Karawang, dirinya sudah sabar dan menerima.

"Tapi ketika saya sudah sabar, saya sudah diam, kemudian saya malah dipermalukan seperti ini. Mohon maaf saya akan bangun lagi, saya akan bangkit lagi," ungkap Jimmy kepada Kompas.com, Selasa (30/3/2021).

Jimmy mengaku telah mendapat dororongan dari 22 dari 27 DPC PKB se-Jawa Barat untuk menggelar KLB DPW PKB Jawa Barat. Ia menuding apa yang menimpanya merupakan arogansi dari Syaiful Huda, Ketua DPD PKB Jabar.

Baca juga: Kutuk Bom Bunuh Diri di Makassar, Politikus PKB: Jangan Pernah Takut

"27 kabupaten/kota se-Jabar ada 22 yang meminta saya melakukan gerakan politik melawan saudara Syaiful Huda, ketua DPP tahu, semua ini adalah arogansi dari saudara Syaiful Huda, politisi yang kelihatannya sejuk, tapi sangat menusuk dan menikam dari belakang," ucap Jimmy.

Diketahui, Jimmy yang juga mantan wakil Bupati Karawang itu menyatakan mengundurkan diri sebagai ketua DPC PKB Karawang pada 3 Maret 2021 lalu. Ia diketahui telah menduduki jabatan itu selama 12 tahun.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tukang Becak Mendadak Terjatuh dan Meninggal di Jalan Desa Klapasawit Purbalingga

Tukang Becak Mendadak Terjatuh dan Meninggal di Jalan Desa Klapasawit Purbalingga

Regional
Bupati Cianjur Ikut Cegat dan Periksa Truk di Pos Penyekatan, 'Kami Tak Ingin Warga Mudik, Pulangnya Bawa Virus..'

Bupati Cianjur Ikut Cegat dan Periksa Truk di Pos Penyekatan, "Kami Tak Ingin Warga Mudik, Pulangnya Bawa Virus.."

Regional
Pemudik Masuk Kulon Progo Capai 40 Orang Tiap Hari

Pemudik Masuk Kulon Progo Capai 40 Orang Tiap Hari

Regional
Terobos Pos Penyekatan di Cianjur, Mobil Senggol Polisi, Sopirnya Mengaku Kaget

Terobos Pos Penyekatan di Cianjur, Mobil Senggol Polisi, Sopirnya Mengaku Kaget

Regional
Bus Bawa Pemudik Nekat Terobos Pos Penyekatan di Jambi, Sempat Dikejar Petugas, Akhirnya Putar Balik

Bus Bawa Pemudik Nekat Terobos Pos Penyekatan di Jambi, Sempat Dikejar Petugas, Akhirnya Putar Balik

Regional
Cerita Ibu 84 Tahun Gugat Anak Angkat yang Berusia 62 Tahun gara-gara Tak Diperhatikan dan Campuri Urusan Warisan

Cerita Ibu 84 Tahun Gugat Anak Angkat yang Berusia 62 Tahun gara-gara Tak Diperhatikan dan Campuri Urusan Warisan

Regional
Cerita Pemudik Warga Tangerang Diputar Balik di Maja Banten, Awalnya Tak Percaya Ada Penyekatan

Cerita Pemudik Warga Tangerang Diputar Balik di Maja Banten, Awalnya Tak Percaya Ada Penyekatan

Regional
Positif Tes Antigen, Pemudik Nekat Ini Terpaksa Ber-Lebaran di Rusunawa Tegalsari

Positif Tes Antigen, Pemudik Nekat Ini Terpaksa Ber-Lebaran di Rusunawa Tegalsari

Regional
Setelah Doni Monardo Lewat, Tak Ada Penyekatan di Perbatasan Palembang-Jambi

Setelah Doni Monardo Lewat, Tak Ada Penyekatan di Perbatasan Palembang-Jambi

Regional
Bus Dilarang Beroperasi, Taksi Gelap Rute Pematangsiantar-Medan Marak Beraksi

Bus Dilarang Beroperasi, Taksi Gelap Rute Pematangsiantar-Medan Marak Beraksi

Regional
Batal Lamaran Gegara Terjaring Larangan Mudik, Pemuda Ini Putar Balik Bersama 13 Anggota Keluarganya

Batal Lamaran Gegara Terjaring Larangan Mudik, Pemuda Ini Putar Balik Bersama 13 Anggota Keluarganya

Regional
Selama Larangan Mudik, Truk Angkutan Berat Juga Tak Boleh Masuk ke Sumedang

Selama Larangan Mudik, Truk Angkutan Berat Juga Tak Boleh Masuk ke Sumedang

Regional
Evaluasi Hari Ke-1 Larangan Mudik di Jabar: Ada Protes Pekerja, Antrean Kendaraan Menumpuk, gara-gara Kurangnya Petugas Pos Penyekatan

Evaluasi Hari Ke-1 Larangan Mudik di Jabar: Ada Protes Pekerja, Antrean Kendaraan Menumpuk, gara-gara Kurangnya Petugas Pos Penyekatan

Regional
Fakta Terbaru Kasus Sate Beracun Bantul, Aiptu Tomy Diperiksa Secara Lisan, Bantah Menikah Siri dengan Nani

Fakta Terbaru Kasus Sate Beracun Bantul, Aiptu Tomy Diperiksa Secara Lisan, Bantah Menikah Siri dengan Nani

Regional
Shalat Id Diminta di Rumah Saja, tetapi Mal dan Pasar Buka dan Ramai, Wagub Riau: Jangan Iri dengan yang Salah

Shalat Id Diminta di Rumah Saja, tetapi Mal dan Pasar Buka dan Ramai, Wagub Riau: Jangan Iri dengan yang Salah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X