E-COMMERCE

Krisis Air Bersih di NTT, Shopee dan Kodam IX Udayana Kerja Sama Bangun Pompa Air

Kompas.com - 24/03/2021, 20:35 WIB
Peresmian pembangunan pompa air bersih di NTT oleh Shopee Indonesia dan Kodam IX Udayana. Dok Humas Shopee IndonesiaPeresmian pembangunan pompa air bersih di NTT oleh Shopee Indonesia dan Kodam IX Udayana.

KOMPAS.com – Platform jual beli e-commerce Shopee bersama Kodam IX Udayana dan Yayasan Nekmese Mitulu Thalint bekerja sama membangun pompa air di beberapa titik desa yang mengalami krisis air bersih di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).

Seperti diketahui, wilayah tersebut mengalami hal itu karena kemarau berkepanjangan yang terjadi sejak Maret 2020.

Bersama Maruli Simanjuntak selaku Pangdam Udayana yang membawahi Bali, NTT dan Nusa Tenggara Barat,  pihak Shopee melakukan peresmian di salah satu desa terdampak.

Sebelumnya, kekeringan dilaporkan terjadi pada beberapa titik, yakni Desa Toi Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Desa Watunggene Kabupaten Manggarai, Desa Sadi di Kabupaten Belu, Desa Pana di Kabupaten TTS dan Desa Dafala Kabupaten Belu. Dari laporan itu, tercatat ada total ribuan jiwa penduduk yang mengalami dampak langsung atas kekeringan.

Perlu diketahui, masyarakat NTT bergantung pada air bukan hanya untuk keperluan sehari-hari, melainkan juga penentu produktivitas perkebunan. Seperti diketahui, salah satu mata pencaharian utama masyarakat NTT diperoleh dari perkebunan jagung dan bawang.

Sebelumnya, masyarakat harus mendapati beragam kendala untuk untuk mendapatkan air bersih. Selain jarak, mereka juga harus berhadapan dengan medan yang tidak mudah. Terlebih saat ini masyarakat sedang berada dalam kondisi pandemi Covid-19.

Di Desa Pana, Kecamatan Kolbano, TTS, NTT, misalnya. Penduduk yang berjumlah total 1.717 harus berjalan hingga 1 kilometer lebih dengan menuruni bukit yang curam dan licin.

Salah satu penduduknya, Mama Eda, mengakui hal itu. Pada usianya yang ke- 52 tahun, ia harus berjalan jauh sejak pukul 3 pagi untuk mengambil air bersih. Air digunakannya untuk memenuhi kebutuhan air minum, mencuci, mandi, dan memasak untuk keluarganya.

“Sebelumnya untuk mencapai sumber air bersih, kami harus bangun pagi dan menempuh jarak jauh menggunakan tenaga kami untuk mendaki gunung (mencari sumber mata air). Sejak saat itu, kami hanya bisa berdoa dan penantian panjang kami sejak awal krisis air bersih melanda akhirnya berakhir,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan kalau dirinya dan penduduk setempat sangat bersyukur terhadap kepedulian Shopee.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Regional
Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X