Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Acara Lempar Telur dan Tepung Saat Ulang Tahun Berujung Petaka

Kompas.com - 22/03/2021, 17:32 WIB
Abba Gabrillin

Editor

KABUPATEN BOGOR, KOMPAS.com - Perayaan ulang tahun di kalangan remaja biasanya diwarnai canda dan kejutan.

Banyak juga yang melakukan aksi usil terhadap teman yang baru bertambah umur.

Hal itu yang dilakukan anak usia belasan tahun di Desa Cibeber, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (21/3/2021).

Baca juga: 2 Anak Tewas Seusai Lempar Telur dan Bercanda Merayakan Ulang Tahun

Namun tragis, perayaan ulang tahun itu malah berujung petaka.

Awalnya, seorang anak bernama AAW alias Ida (15) baru saja berulang tahun.

Teman-temannya kemudian bersikap usil dengan melemparkan telur mentah dan tepung terigu ke arahnya.

Hasilnya, rambut Ida berlumuran telur bercampur tepung.

Baca juga: Viral Video Begal Rampas Ponsel Penyandang Disabilitas di Bogor, Korban Sampai Memohon-mohon

Ida kemudian bergegas ke pinggir Sungai Cianiwung dan menggunakan air sungai untuk membersihkan rambutnya.

Namun, saat mencuci rambut, sejumlah temannya datang dan mendorong tubuhnya untuk bercanda.

Dengan refleks, Ida langsung meraih tangan temannya yang berinisial SA (10).

Keduanya kemudian tercebur dan hanyut terbawa aliran sungai yang cukup deras.

Melihat hal tersebut, teman-teman yang lain berlari meminta pertolongan warga sekitar.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Polisi di Ambon Sita 540 Liter Miras Saat Razia di Kapal

Polisi di Ambon Sita 540 Liter Miras Saat Razia di Kapal

Regional
Gerindra Buka Peluang Koalisi Indonesia Maju Berlanjut di Pilkada Banyumas

Gerindra Buka Peluang Koalisi Indonesia Maju Berlanjut di Pilkada Banyumas

Regional
Cari Sampah, Pemulung Asal Semarang Temukan Mayat Bayi di Tong Sampah

Cari Sampah, Pemulung Asal Semarang Temukan Mayat Bayi di Tong Sampah

Regional
AC Tak Berfungsi, Pesawat Garuda Angkut Jemaah Haji Makassar 'Delay' 6 Jam

AC Tak Berfungsi, Pesawat Garuda Angkut Jemaah Haji Makassar "Delay" 6 Jam

Regional
Pasangan Remaja di Simalungun 2 Kali Buang Bayi Hasil Hubungan Gelap

Pasangan Remaja di Simalungun 2 Kali Buang Bayi Hasil Hubungan Gelap

Regional
2 Orang Panwascam Pilkada Magelang Diambil Sumpah Terpisah, Ada Apa?

2 Orang Panwascam Pilkada Magelang Diambil Sumpah Terpisah, Ada Apa?

Regional
Siti Aisyah Pilih Undur Diri dari Unri karena Tak Sanggup Bayar UKT

Siti Aisyah Pilih Undur Diri dari Unri karena Tak Sanggup Bayar UKT

Regional
Banjir Bandang di OKU, 5 Orang di Dalam Truk dan Mobil Hilang Terseret

Banjir Bandang di OKU, 5 Orang di Dalam Truk dan Mobil Hilang Terseret

Regional
Update Banjir di Landak Kalbar, Dampak, dan Status Tanggap Darurat Bencana

Update Banjir di Landak Kalbar, Dampak, dan Status Tanggap Darurat Bencana

Regional
Bayi Merah Ditemukan Tergeletak di Bawah Pohon Pepaya Tanpa Pakaian di Cilacap

Bayi Merah Ditemukan Tergeletak di Bawah Pohon Pepaya Tanpa Pakaian di Cilacap

Regional
Pulang Beli Pulsa, Remaja di Pontianak Diperkosa Bos Bengkel Cat

Pulang Beli Pulsa, Remaja di Pontianak Diperkosa Bos Bengkel Cat

Regional
Pemulung di Tembalang Temukan Mayat Bayi Terbungkus Plastik di Tong Sampah

Pemulung di Tembalang Temukan Mayat Bayi Terbungkus Plastik di Tong Sampah

Regional
Banjir Kepung Landak Kalbar, 37 Desa Terendam, Ribuan Warga Mengungsi

Banjir Kepung Landak Kalbar, 37 Desa Terendam, Ribuan Warga Mengungsi

Regional
Dusun di 2 Kecamatan Pinggiran Rawa Pening Banjir, Aktivitas Warga Terganggu

Dusun di 2 Kecamatan Pinggiran Rawa Pening Banjir, Aktivitas Warga Terganggu

Regional
Kunjungi Pegi, Sang Ibu: Jika Tidak Melakukan, Jangan Katakan Iya meski Wajahmu sampai Bonyok

Kunjungi Pegi, Sang Ibu: Jika Tidak Melakukan, Jangan Katakan Iya meski Wajahmu sampai Bonyok

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com