Tanah Longsor Tutup Jalan ke Tempat Wisata Goa Kiskendo di Bukit Menoreh

Kompas.com - 19/03/2021, 15:59 WIB
Tanah longsor di jalan Kenteng – Goa Kiskendo pada wilayah Pedukuhan Turusan, Kalurahan Pendoworejo, Kapanewon Girimulyo. Jalan ini salah satu ruas antara Kapanewon Nanggulan – Kapanewon Girimulyo. KOMPAS.COM/DANI JULIUSTanah longsor di jalan Kenteng – Goa Kiskendo pada wilayah Pedukuhan Turusan, Kalurahan Pendoworejo, Kapanewon Girimulyo. Jalan ini salah satu ruas antara Kapanewon Nanggulan – Kapanewon Girimulyo.

KULON PROGO, KOMPAS.com– Tanah longsor terjadi di Jalan Nanggulan – Kaligesing yang masuk pada wilayah Pedukuhan Turusan, Kalurahan Pendoworejo, Kapanewon Girimulyo, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Jalan ini antara Kenteng menuju ke obyek wisata Goa Kiskendo.

Tanah longsor mengakibatkan aktivitas warga beberapa Kalurahan di Girimulyo dan sekitarnya terganggu.

Begitu pula sebagai salah satu jalur alternatif Kulon Progo dan Purworejo lewat Kenteng.

"Tanah longsor mengakibatkan akses jalan provinsi ini tertutup total, tapi lokasinya jauh dari perumahan. Kemungkinan terjadi pada 09.00 pagi," kata Panewu (camat) Girimulyo, Purwono via telepon, Jumat (19/03/2021).

Baca juga: Tambang Emas di Minahasa Selatan Longsor, 4 Penambang Tertimbun

Jalan Nanggulan – Kaligesing ini merupakan jalan provinsi. Hari ini sebenarnya jalur itu ramai dilintasi warga dalam kesibukan hari pasaran Wage.

Tanah longsor terjadi tapi tak ada saksi mata yang mengetahui peristiwa tersebut.

Purwono mengungkapkan, memang terjadi hujan pada Rabu dan Kamis. Longsor diperkirakan terkait hujan tersebut.

Lokasi longsor sebenarnya milik warga yang berdomisili di luar Kulon Progo. Tebing tanah tinggi sekitar 20 meter lebar belasan meter runtuh beserta pohon yang ada. Material tanah menutup jalan.

“Material tanahnya lebih tinggi dari mobil. Lebih tinggi dari tangan yang kita acungkan,” kata Purwono.

Baca juga: Video Viral Perjuangan Relawan Covid-19 di Bukit Menoreh, Gotong Peti Jenazah Lintasi Sungai, Naik Turun Bukit

Jalan ini tertutup total akibat longsor. Warga dan relawan menutup jalan di pertigaan Pedukuhan Gendu dan Pertigaan Watumurah.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ibu Bunuh Bayi hingga Jasad Dimakan Anjing, Malu Lahirkan Anak dari Hubungan Gelap

Ibu Bunuh Bayi hingga Jasad Dimakan Anjing, Malu Lahirkan Anak dari Hubungan Gelap

Regional
Terjadi Penumpukan, Pemudik Diloloskan Sementara di Perbatasan Bekasi-Karawang

Terjadi Penumpukan, Pemudik Diloloskan Sementara di Perbatasan Bekasi-Karawang

Regional
Tambang Emas Liar di Sumbar Longsor, 8 Penambang Tewas

Tambang Emas Liar di Sumbar Longsor, 8 Penambang Tewas

Regional
Mengarang Cerita agar Dapat Simpati, Ini Sosok Dani dan Masitoh yang Mengaku Mudik Jalan Kaki, Sudah Setahun Keliling Jawa

Mengarang Cerita agar Dapat Simpati, Ini Sosok Dani dan Masitoh yang Mengaku Mudik Jalan Kaki, Sudah Setahun Keliling Jawa

Regional
Antisipasi Pemudik Memaksa Masuk, Jalan ke Sumedang Bakal Ditutup pada H-1 Lebaran

Antisipasi Pemudik Memaksa Masuk, Jalan ke Sumedang Bakal Ditutup pada H-1 Lebaran

Regional
Kasus Covid-19 di Kabupaten Semarang Melonjak, dari Klaster Keagamaan dan Pemudik

Kasus Covid-19 di Kabupaten Semarang Melonjak, dari Klaster Keagamaan dan Pemudik

Regional
Gubernur Lampung Imbau Warga Jalankan Shalat Id di Rumah

Gubernur Lampung Imbau Warga Jalankan Shalat Id di Rumah

Regional
Edy Rahmayadi Pastikan 831 WNI yang Baru Tiba Akan Lebaran di Tempat Karantina

Edy Rahmayadi Pastikan 831 WNI yang Baru Tiba Akan Lebaran di Tempat Karantina

Regional
Kisah ART di Surabaya, Diduga Dipaksa Makan Kotoran Kucing, Disebut Gila hingga Anak Masih Tinggal dengan Majikan

Kisah ART di Surabaya, Diduga Dipaksa Makan Kotoran Kucing, Disebut Gila hingga Anak Masih Tinggal dengan Majikan

Regional
6 Tahun Tak Bertemu Anak, Pemudik: Saya Tak Mau Memutar Balik, Lebih Baik Dipenjara...

6 Tahun Tak Bertemu Anak, Pemudik: Saya Tak Mau Memutar Balik, Lebih Baik Dipenjara...

Regional
Keroyok Pemuda Pembagi Takjil hingga Tewas, 4 Orang Ditangkap

Keroyok Pemuda Pembagi Takjil hingga Tewas, 4 Orang Ditangkap

Regional
Tempat Wisata di Kabupaten Bogor Buka Hanya untuk Warga Lokal

Tempat Wisata di Kabupaten Bogor Buka Hanya untuk Warga Lokal

Regional
Pesan Ustaz Tengku Zulkarnain Sebelum Wafat: Di Mana Saya Meninggal, Di Situ Dimakamkan

Pesan Ustaz Tengku Zulkarnain Sebelum Wafat: Di Mana Saya Meninggal, Di Situ Dimakamkan

Regional
Dengar Pemudik Ingin Bertemu Anak, Polisi: Saya Diam dan Peluk Dia, Saya Tahu Rasanya

Dengar Pemudik Ingin Bertemu Anak, Polisi: Saya Diam dan Peluk Dia, Saya Tahu Rasanya

Regional
7 Fakta Meninggalnya Tengku Zulkarnain karena Covid-19, Sempat Dakwah Keliling Riau, 9 Hari Dirawat di RS

7 Fakta Meninggalnya Tengku Zulkarnain karena Covid-19, Sempat Dakwah Keliling Riau, 9 Hari Dirawat di RS

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X