Resmikan Mal Pelayanan Publik Salatiga, Menpan RB: ASN Tetap Produktif di Masa Pandemi

Kompas.com - 19/03/2021, 15:57 WIB
MenPAN-RB meresmikan Mal Pelayanan Publik Kota Salatiga KOMPAS.com/Dian Ade PermanaMenPAN-RB meresmikan Mal Pelayanan Publik Kota Salatiga

SALATIGA, KOMPAS.com - Peresmian Mal Pelayanan Publik (MPP) Smart Kota Salatiga diapresiasi Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara-Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Tjahjo Kumolo.

Dia menilai, hal ini menunjukkan aparatur sipil negara (ASN) tetap produktif di masa pandemi Covid-19.

"Hal ini penting karena penyederhanaan dalam pelayanan publik dibutuhkan untuk memutus rumitnya birokrasi," ungkapnya saat meresmikan Mal Pelayanan Publik (MPP) Smart Kota Salatiga, Jumat (19/3/2021).

Baca juga: Ada Tim Asesmen, Ganjar Nilai Salatiga Siap Gelar Belajar Tatap Muka

Dijelaskan Tjahjo, mal pelayanan publik ini merupakan layanan terpadu yang dibangun untuk mempermudah masyarakat dalam hal mengurus sesuatu.

"Orang bisa masuk dan datang mengurus apa saja dan dapat selesai dengan cepat. Seperti mengurus perizinan, kebutuhan mendasar KTP, kartu keluarga, kartu sehat, kartu kematian, sampai urusan perbankan, Taspen, SIM, bisa terselesaikan. Sekali datang selesai. Yang mana yang harus bayar, harus transparan,” kata Tjahjo.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Peresmian Mal Pelayanan Publik di tengah pandemi adalah sebuah prestasi dan apresiasi tersendiri bagi wali kota dan jajaran Pemerintah Kota Salatiga.

"Pelayanan ke masyarakat diharapkan bisa lebih cepat. Namun untuk petugas ASN yang ada di dalamnya juga harus sehat patuhi prokes dan harus terus produktif,” tambahnya.

Baca juga: Soal Cuti Lebaran ASN, Menpan RB Tunggu Masukan Satgas Covid-19

Wali Kota Salatiga Yuliyanto mengatakan, mal pelayanan publik ini merupakan komitmen bersama untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat Salatiga secara baik dan maksimal.

“Kehadiran MPP Smart nantinya akan terintegrasi dan mendukung regulasi, sehingga bermanfaat positif bagi masyarakat Salatiga," jelasnya.

Yuliyanto juga memberikan apresiasi terhadap 21 instansi yang berasal dari Pemprov Jateng, instansi vertikal, BUMN/BUMD, serta Perbankan yang sudah bergabung dengan MPP Smart dan memberikan pelayanan.

“Ada 195 jenis layanan yang diberikan di sana. Semoga bermanfaat dan diterima di seluruh masyarakat Kota Salatiga,” jelas Yuliyanto.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Seminggu Terakhir, Pasien Covid-19 yang Dirawat di RSSA Kota Malang Meningkat

Seminggu Terakhir, Pasien Covid-19 yang Dirawat di RSSA Kota Malang Meningkat

Regional
Potensi Gempa 8,7 Magnitudo di Selatan Jatim, Bangunan di Blitar Bakal Dicek

Potensi Gempa 8,7 Magnitudo di Selatan Jatim, Bangunan di Blitar Bakal Dicek

Regional
Kasus Covid-19 Melonjak, Pemkab Wonogiri Siapkan Tempat Isolasi di Desa

Kasus Covid-19 Melonjak, Pemkab Wonogiri Siapkan Tempat Isolasi di Desa

Regional
Dinkes Bantah Gorontalo Jadi Provinsi dengan Kasus Kematian Covid-19 Tertinggi

Dinkes Bantah Gorontalo Jadi Provinsi dengan Kasus Kematian Covid-19 Tertinggi

Regional
Kasus Covid-19 Terus Melonjak, BOR RS di Kota Tegal Capai 82 Persen

Kasus Covid-19 Terus Melonjak, BOR RS di Kota Tegal Capai 82 Persen

Regional
Curiga Covid-19 Varian India Jangkiti Warga, Tegal Akan Kirim Spesimen Swab untuk Pemeriksaan Sekuens Genomik

Curiga Covid-19 Varian India Jangkiti Warga, Tegal Akan Kirim Spesimen Swab untuk Pemeriksaan Sekuens Genomik

Regional
Alasan Ani Kasanah Ajukan Perubahan Jenis Kelamin dan Ganti Nama Jadi Laki-laki

Alasan Ani Kasanah Ajukan Perubahan Jenis Kelamin dan Ganti Nama Jadi Laki-laki

Regional
BOR RS Rujukan Covid-19 Dekati 60 Persen, Sekda DIY: Sudah Cukup Genting

BOR RS Rujukan Covid-19 Dekati 60 Persen, Sekda DIY: Sudah Cukup Genting

Regional
Cerita Kakek Achro: Usai Divaksin Istri Sakit Kepala, lalu Jadi Pelupa

Cerita Kakek Achro: Usai Divaksin Istri Sakit Kepala, lalu Jadi Pelupa

Regional
[POPULER NUSANTARA] Bocah 10 Tahun Tewas Setelah Digigit Anjing | Wisatawan dari Jakarta Dilarang ke Bandung Raya

[POPULER NUSANTARA] Bocah 10 Tahun Tewas Setelah Digigit Anjing | Wisatawan dari Jakarta Dilarang ke Bandung Raya

Regional
Sosok Neson Murib, Terduga Pemasok Senjata ke KKB, Anak Buah Lekagak Telenggen, Bertransaksi hingga Rp 1,3 Miliar

Sosok Neson Murib, Terduga Pemasok Senjata ke KKB, Anak Buah Lekagak Telenggen, Bertransaksi hingga Rp 1,3 Miliar

Regional
Hasil Tes DNA Keluar, Pasien ODGJ Ternyata Bukan Abrip Asep, Polisi yang Hilang Saat Tsunami Aceh

Hasil Tes DNA Keluar, Pasien ODGJ Ternyata Bukan Abrip Asep, Polisi yang Hilang Saat Tsunami Aceh

Regional
Cerita Ani Kasanah Berjuang Ganti Nama Jadi Anang Sutomo di Pengadilan Negeri Kediri...

Cerita Ani Kasanah Berjuang Ganti Nama Jadi Anang Sutomo di Pengadilan Negeri Kediri...

Regional
Fakta Baru Meninggalnya Wakil Bupati Sangihe, Diduga Komplikasi Penyakit, Ajudan Akan Diperiksa

Fakta Baru Meninggalnya Wakil Bupati Sangihe, Diduga Komplikasi Penyakit, Ajudan Akan Diperiksa

Regional
Fakta Bocah 10 Tahun Tewas Setelah Digigit Anjing, Sempat Demam dan Bertingkah Aneh

Fakta Bocah 10 Tahun Tewas Setelah Digigit Anjing, Sempat Demam dan Bertingkah Aneh

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X