Pihak RSJ Sebut Pria yang Diduga Polisi Korban Tsunami Aceh Jadi Pasien Sejak 12 Tahun Lalu, Datang dengan Kondisi Linglung

Kompas.com - 18/03/2021, 21:47 WIB
ACEH Diduga Anggota Polisi Yang Hilang Saat Tsunami Di RSJ Telah Dites DNA KOMPAS.COM/TEUKU UMARACEH Diduga Anggota Polisi Yang Hilang Saat Tsunami Di RSJ Telah Dites DNA

KOMPAS.com- Kabar ditemukannya pria diduga polisi yang hilang 17 tahun lalu dalam tsunami Aceh tahun 2004 menghebohkan publik.

Sebab, pria yang diduga anggota Brimob, Baharaka Asep itu kini dalam kondisi mengalami gangguan kejiwaan dan menjalani perawatan di RSJ Zainal Abidin Banda Aceh.

Berikut perjalanan Asep masuk ke RSJ di Banda Aceh hingga ditemukan, menurut penuturan pihak manajemen rumah sakit.

Baca juga: Penjelasan RSJ soal Pria yang Diduga Polisi Selamat dari Tsunami Aceh

Diantarkan 12 tahun yang lalu, kondisi linglung

Ilustrasishutterstock Ilustrasi
Direktur RSJ ZA Banda Aceh Makhrozal menuturkan, pria yang diduga adalah Ajun Brigadir Polisi (Abrip) Asep tersebut pertama kali menginjakkan kaki di rumah sakit jiwa itu 12 tahun lalu.

Pada tahun 2009, kata Makhrozal, Asep diantarkan oleh seorang warga di Aceh Jaya ke RSJ tersebut.

Asep saat itu dalam kondisi linglung dan belum jelas identitasnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kondisi pasien linglung. Kami tidak mendapat informasi dari pasien soal asal dan identitasnya," tutur Makhrozal.

Dalam perjalanannya, pihak rumah sakit menemukan bahwa Asep tak memiliki satu pun keluarga di Aceh.

Lantaran selalu gagal menemukan wali, upaya rumah sakit untuk mengembalikan Asep ke Kabupaten Aceh Jaya gagal.

Baca juga: Abrip Asep Diberi Gelar Anumerta Usai Hilang Saat Tsunami Aceh, Ibunya Selama Ini Yakin Sang Anak Masih Hidup

 

FOTO Dok Anggota Polisi,ACEH Viral Diduga Anggota Polisi Yang Hilang Saat Tsunami Kini Ditemukan Di Rumah Sakit JiwaKOMPAS.COM/TEUKU UMAR FOTO Dok Anggota Polisi,ACEH Viral Diduga Anggota Polisi Yang Hilang Saat Tsunami Kini Ditemukan Di Rumah Sakit Jiwa
Kondisi mengarah ke kesembuhan

Sekitar dua tahun lalu, pihak rumah sakit kembali mencoba memulangkan Asep.

Sebab, pasien mengalami pemulihan yang baik dan secara klinis kondisinya mengarah pada kesembuhan.

Tetapi lantaran masih belum jelas identitas dan keluarganya, Asep pun terpaksa tetap dirawat di RSJ Banda Aceh hingga kini.

"Informasinya masih simpang siur, kami tidak tahu bahwa pasien yang bernama Zainal Abidin itu adalah Asep, anggota polisi atau bukan," tutur dia.

Baca juga: Polisi Korban Tsunami Aceh 2004 Diduga Ditemukan di RSJ, Keluarga: Sudah 17 Tahun, Percaya Enggak Percaya

Tes DNA

Ilustrasi peneliti sedang bekerja di laboratorium.THINKSTOCKPHOTOS Ilustrasi peneliti sedang bekerja di laboratorium.
Untuk memperoleh kejelasan mengenai sosok pria yang diduga Asep itu, pihak RSJ bekerja sama dengan dokter kesehatan dari Polda Aceh.

Sampel darah dan sidik jari untuk tes DNA telah diambil oleh Tim Inafis Polda Aceh.

Menurut Makhrozal hasil tes itu dapat diketahui dalam waktu dua minggu.

Dengan hasil tes tersebut, dapat diketahui, apakah pasien jiwa itu adalah Asep, polisi yang hilang 17 tahun lalu dalam tsunami Aceh.

Baca juga: Ipda YML dan Bripka HDR Terancam 12 Tahun Penjara, Mengaku Pihak Leasing, Bersekongkol Rampok Truk Kompos

Ilustrasi viralShutterstock Ilustrasi viral
Dari kepala desa, ditemukan temannya, video viral

Keberadaan Asep ini awal mulanya diketahui oleh Lizar L, Kepala Desa Pajar, Kecamatan Darul Hikmah, Kabupaten Aceh Jaya.

Lizar bercerita jika tahun 2014 lalu, dirinya bertemu dengan lima orang lelaki yang datang dari Lampung ke Aceh.

Mereka mencari anaknya yang hilang setelah tsunami Aceh.

Keluarga itu, kata Lizar, sempat memperlihatkan sebuah foto kepadanya.

"Saat ada keluarga yang datang mencari anaknya, anggota Brimob hilang setelah tsunami tahun 2014, saya belum tahu bahwa ada pasien yang diduga Asep itu diantarkan ke RSJ oleh almarhum Jauhari, kepala desa sebelum saya, tapi keluarganya itu sempat memperlihatkan foto anak yang mereka cari kepada saya saat itu," katanya.

Baca juga: Kisah Mbah Kusni, Dititipi Bayi dan Langsung Ditinggal Pergi, Ternyata Anak dari Hubungan Gelap Putranya

Kemudian dua tahun setelah pertemuan dengan keluarga itu, pihak RSJ mengantarkan Asep ke desanya.

Namun lantaran tidak memiliki keluarga di desa tersebut, Asep dibawa kembali ke RSJ.

Rentetan kejadian itu diinformasikan oleh Lizar ke Brimob Polda Aceh.

Hingga akhirnya ada anggota polisi yang mendatangi Asep di RSJ, membuat video dan viral.

Video menggambarkan anggota Polda Aceh yang mengaku seangkatan dengan Asep. Video tersebut viral di media sosial sejak Rabu (17/3/2021).

"Alhamdulillah Asep Letting kita telah ditemukan, namun pasien yang diduga Baharaka Asep oleh rekannya itu tampak terlihat bingung tanpa ekspresi karena Asep merupakan pasien gangguan jiwa," ujar pria dalam video itu.

Baca juga: Mantan Bupati Minahasa Utara dan Adiknya Jadi Tersangka Korupsi Pemecah Ombak, Vonnie Kembalikan Uang Rp 4,2 Miliar

Ilustrasi tsunamiShutterstock Ilustrasi tsunami
Hilang 17 tahun lalu

Sementara itu, pihak keluarga Asep mengaku gembira dan bersyukur lantaran mendapatkan secercah harapan.

Mereka mendapatkan kabar ditemukannya pria diduga Asep dari salah satu rekan polisi tersebut.

"Percaya enggak percaya awalnya. Karena dulu itu sudah ditahlilin, 40 hari, satu tahunan ternyata masih hidup," tutur adik kandung Abrip Asep, Burhan di Dusun, Kecamatan Natar, Lampung Selatan, Kamis (18/3/2021).

"Campur aduk, senang sekaligus haru.Sudah 17 tahun, kami sangka meninggal dunia," lanjut Burhan.

Burhan mengemukakan, Asep adalah anak kelima dari tujuh bersaudara.

Baca juga: Mantan Bupati Minahasa Utara dan Adiknya Jadi Tersangka Korupsi Pemecah Ombak, Vonnie Kembalikan Uang Rp 4,2 Miliar

Asep yang merupakan anggota Brimob, dinyatakan hilang dalam insiden tsunami saat ia ditugaskan ke Aceh pada tahun 2004.

Ketika itu Asep berpangkat ajun brigadir polisi (Asbrip).

Belasan tahun tak ada kabar, orang-orang mengira Asep telah meninggal. Bahkan gelar anumerta telah disematkan kepadanya.

Ketika ditunjukkan foto pasien RSJ itu, keluarga meyakini jika pria itu adalah Asep, anggota keluarga mereka.

"Pas ditunjukkan foto, kami yakin itu kakak kami, ada ciri khusus dari dia," kata Burhan.

Sang kakak, ujar dia, memiliki tahi lalat di telinga kanan dan bekas jahitan di kening.

"Itu luka waktu dia kecil, jatuh di kamar mandi," kata dia.

Kini pihak keluarga akan diterbangkan ke Aceh untuk bertemu langsung dengan sosok pria yang diduga Asep tersebut.

Sumber: Kompas.com (Penulis: Raja Umar, Tri Purna Jaya | Editor: Abba Gabrilin, Farid Assifa)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tolak Besaran UMP, Buruh Datangi Kantor Gubernur Sumut

Tolak Besaran UMP, Buruh Datangi Kantor Gubernur Sumut

Regional
Pakar Geologi Unpad tentang Erupsi Gunung Semeru: Letusan Kemarin Bukan Tiba-tiba

Pakar Geologi Unpad tentang Erupsi Gunung Semeru: Letusan Kemarin Bukan Tiba-tiba

Regional
Banjir Terjang 2 Kecamatan di Lombok Barat, Warga Naik ke Atap

Banjir Terjang 2 Kecamatan di Lombok Barat, Warga Naik ke Atap

Regional
Keuangannya Tertekan karena Pandemi, Bandara YIA Minta Keringanan Pajak

Keuangannya Tertekan karena Pandemi, Bandara YIA Minta Keringanan Pajak

Regional
ODGJ di Parepare Sulsel Diselamatkan karena Hendak Melompat dari Rumahnya saat Banjir

ODGJ di Parepare Sulsel Diselamatkan karena Hendak Melompat dari Rumahnya saat Banjir

Regional
Pelaku Perampokan Bank di Karawang Tertangkap, Begini Kronologinya

Pelaku Perampokan Bank di Karawang Tertangkap, Begini Kronologinya

Regional
4 Sanksi Dosen Unsri Pelaku Pelecehan Mahasiswi, Penundaan Kenaikan Pangkat hingga Dicopot Jadi Ketua Lab

4 Sanksi Dosen Unsri Pelaku Pelecehan Mahasiswi, Penundaan Kenaikan Pangkat hingga Dicopot Jadi Ketua Lab

Regional
'Saat Erupsi, Kami Sudah di TKP Hendak Evakuasi Korban Meninggal...'

"Saat Erupsi, Kami Sudah di TKP Hendak Evakuasi Korban Meninggal..."

Regional
Terjebak Banjir di Legian Bali, 5 Warga Termasuk Balita Dievakuasi Tim SAR

Terjebak Banjir di Legian Bali, 5 Warga Termasuk Balita Dievakuasi Tim SAR

Regional
Tolak UMK Jember 2022, Buruh Gelar Demonstrasi hingga Ancam Mogok

Tolak UMK Jember 2022, Buruh Gelar Demonstrasi hingga Ancam Mogok

Regional
Pemeran Video Porno Bandara YIA Diduga Punya Gangguan Perilaku, Kejiwaannya Diperiksa

Pemeran Video Porno Bandara YIA Diduga Punya Gangguan Perilaku, Kejiwaannya Diperiksa

Regional
Pengacara Akui Dosen Unsri Lakukan Pelecehan, Ini Kronologinya

Pengacara Akui Dosen Unsri Lakukan Pelecehan, Ini Kronologinya

Regional
Munirah, TKI yang 12 Tahun Disiksa Majikan di Arab Saudi Nama Aslinya Halimah, Keluarga Sulit Cari

Munirah, TKI yang 12 Tahun Disiksa Majikan di Arab Saudi Nama Aslinya Halimah, Keluarga Sulit Cari

Regional
BPBD Lumajang Sebut Telah Keluarkan Peringatan Dini 2 Hari Sebelum Erupsi Semeru

BPBD Lumajang Sebut Telah Keluarkan Peringatan Dini 2 Hari Sebelum Erupsi Semeru

Regional
2 Kurir Asal Aceh Ditangkap Bawa 1 Kilogram Sabu di Surabaya, Terancam Penjara Seumur Hidup

2 Kurir Asal Aceh Ditangkap Bawa 1 Kilogram Sabu di Surabaya, Terancam Penjara Seumur Hidup

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.