Bayi yang Ditinggal di Teras Rumah Mbah Kusni di Kudus Akhirnya Diadopsi

Kompas.com - 18/03/2021, 22:43 WIB
Bayi yang dibuang di rumah Kusni saat dirawat di Puskesmas Desa Jepang, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Rabu (17/3/2021).  DOKUMEN WARGABayi yang dibuang di rumah Kusni saat dirawat di Puskesmas Desa Jepang, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Rabu (17/3/2021). 

KUDUS, KOMPAS.com - Kapolsek Mejobo AKP Cipta mengatakan, bayi perempuan berusia tujuh bulan yang ditinggalkan di teras rumah Mbah Kusni (60) di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, akhirnya diadopsi oleh warga.

"Diadopsi orang Jakenan, Pati, namun juga asli Payaman, Kudus. Prosesnya melalui dinas sosial," kata Cipta saat dihubungi Kompas.com, Kamis (18/3/2021).

Dia mengatakan, tak lama kemudian, polisi berhasil mengungkap identitas ibu dari bayi tersebut.

Baca juga: Hendak Beli Sarapan, Warga Temukan Bayi di Tepi Jalan

Belakangan diketahui wanita tersebut berinisial SW, warga Kecamatan Gebog.

Hasil pemeriksaan terhadap SW, bayi malang itu merupakan hasil hubungan gelap dengan SP, putra Mbah Kusni.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pihak kepolisian, kata Cipta, sudah mempertemukan kedua belah pihak beserta keluarganya.

Dari hasil mediasi telah disepakati jika bayi tersebut diadopsi.

"SP karena menghamili SW dia akan bertanggung jawab. Disepakati bersama dengan surat pernyataan," ungkapnya.

Baca juga: Ibu yang Dipenjara Bersama Bayi Akhirnya Dibebaskan

Diberitakan sebelumnya, seorang wanita tega meninggalkan bayinya di rumah Kusni (60), warga Desa Jepang, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Selasa (16/3/2021).

Usai meletakkan bayi di lantai teras rumah nenek renta itu, wanita tersebut kabur mengendarai sepeda motor.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ibu, Bapak, dan Anak Meninggal Berurutan dalam 14 Hari, Dinkes Magetan Sebut Bukan Klaster Keluarga

Ibu, Bapak, dan Anak Meninggal Berurutan dalam 14 Hari, Dinkes Magetan Sebut Bukan Klaster Keluarga

Regional
Tambah 40, Warga Satu Dusun di Sleman Positif Covid-19 Jadi 70 Orang

Tambah 40, Warga Satu Dusun di Sleman Positif Covid-19 Jadi 70 Orang

Regional
Dibuka Lagi Pendaftaran Vaksinasi Massal di Stadion Pakansari Bogor

Dibuka Lagi Pendaftaran Vaksinasi Massal di Stadion Pakansari Bogor

Regional
Detik-detik Tubuh Pemancing Diterkam Buaya, Selamat Setelah Ditolong Adik

Detik-detik Tubuh Pemancing Diterkam Buaya, Selamat Setelah Ditolong Adik

Regional
Ini Formasi untuk CPNS dan PPPK di Provinsi Riau Tahun 2021

Ini Formasi untuk CPNS dan PPPK di Provinsi Riau Tahun 2021

Regional
'Kalau Wali Kota Mau Melakukan Swab, Silahkan di Keramaian Lainnya'

"Kalau Wali Kota Mau Melakukan Swab, Silahkan di Keramaian Lainnya"

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar, dan Kalsel 21 Juni 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar, dan Kalsel 21 Juni 2021

Regional
Situs PPDB SMA/SMK Sumbar Diserang 'Hacker', Sempat 'Error' 3 Jam

Situs PPDB SMA/SMK Sumbar Diserang "Hacker", Sempat "Error" 3 Jam

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 21 Juni 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 21 Juni 2021

Regional
1,2 Juta Warga Surabaya Sudah Divaksin, Pemkot Mulai Data Masyarakat Berusia 18 Tahun ke Atas

1,2 Juta Warga Surabaya Sudah Divaksin, Pemkot Mulai Data Masyarakat Berusia 18 Tahun ke Atas

Regional
Didatangi 9 Preman Bersenjata Tajam, Hadi Tak Berdaya Warung Makannya Diobrak-abrik

Didatangi 9 Preman Bersenjata Tajam, Hadi Tak Berdaya Warung Makannya Diobrak-abrik

Regional
Kasus Covid-19 Klaster Gathering Mahasiswa Untidar Magelang Jadi 57 Orang

Kasus Covid-19 Klaster Gathering Mahasiswa Untidar Magelang Jadi 57 Orang

Regional
Kabag Ops Satuan Brimob Pukul Polisi Jaga di Mapolda Riau, Alasannya Dianggap Tak Sopan dengan Tamu

Kabag Ops Satuan Brimob Pukul Polisi Jaga di Mapolda Riau, Alasannya Dianggap Tak Sopan dengan Tamu

Regional
Denny Indrayana Kembali Gugat Hasil PSU Pilkada Kalsel ke MK

Denny Indrayana Kembali Gugat Hasil PSU Pilkada Kalsel ke MK

Regional
95 Karyawan Pabrik di Karanganyar Positif Covid-19, Berawal Seorang Tertular dari Keluarga

95 Karyawan Pabrik di Karanganyar Positif Covid-19, Berawal Seorang Tertular dari Keluarga

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X