Kompas.com - 12/03/2021, 10:20 WIB
Ilustrasi penganiayaan KOMPAS.com/NURWAHIDAHIlustrasi penganiayaan

BULUKUMBA, KOMPAS.com- Unit Resmob Sat Reskrim Polres Bulukumba kembali menangkap dua pengeroyok anggota TNI yang bertugas di Korem 132 Tadulako Kodam 13 Merdeka, Serda AR (25).

Kedua pelaku yakni HE, warga Kelurahan Tanah Kongkong, Kecamatan Ujung Bulu dan AN, warga Dusun Paenre Lompoe, Kecamatan Gantarang Bulukumba.

Mereka ditangkap di BTN Nayla Regence Kelurahan Balang-balang, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Baca juga: Anggota TNI di Bulukumba Dikeroyok 5 Orang Bertopeng, Polisi Buru Pelaku

Penangkapan pelaku berdasarkan informasi pihak keluarga. Selanjutnya Unit Resmob Polres Bulukumba langsung menuju ke sasaran.

"Ketika anggota tiba di lokasi, pihak keluarga menyerahkan kedua pelaku. Selain itu diamankan barang bukti satu bilah parang yang digunakan pada saat melakukan penganiayaan," kata Kasat Reskrim Polres Bulukumba AKP Bayu Wicaksono Febrianto, melalui rilis Humas Polres Bulukumba, Jumat (12/3/2021).

Ia menambahkan, langkah selanjutnya akan dilakukan pemeriksaan secara intensif untuk mengetahui motif pelaku melakukan penganiayaan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebelumnya diberitakan seorang laki-laki berinisial AMFS (18) ditangkap oleh Tim Resmob Polres Bulukumba di Jalan Atletik, Kota Parepare, Sulawesi Selatan, Selasa (9/3/2021).

Baca juga: 1 Pelaku Bertopeng yang Menganiaya Anggota TNI di Bulukumba Ditangkap

AMFS diduga pelaku pengeroyokan terhadap anggota TNI Serda AR (25).

"Jadi anggota Resmob Polres Bulukumba mendapatkan informasi bahwa AMFS berada di Kota Parepare, sehingga anggota langsung menuju ke sasaran tempat persembunyian," kata Kepala Urusan pembinaan Operasi (KBO) Reserse Kriminal Polres Bulukumba Ipda Muh Dasri, saat dikonfirmasi, Rabu (10/3/2021).

Dari hasil interogasi, AMFS mengakui telah mengeroyok bersama dua temannya.

"Dua temannya yang masih status daftar pencarian orang (DPO) AN dan HE," tutur Dasri.

Dasri menatakan, AMFS berperan memukul korban sebanyak empat kali. Kemudian Anang menganiaya korban dengan menggunakan sebilah parang, yang mengenai lengan kanan korban.

Baca juga: Usaha Mulai Bangkrut karena Terdampak Covid-19, Suami Aniaya Istri hingga Babak Belur

Sedangkan, Heri ikut melakukan penganiayaan terhadap korban dengan cara memukuli korban dengan menggunakan kepalan tangan.

Saat ini, Tim Resmob Polres Bulukumba masih melakukan pencarian dan pengejaran terhadap kedua buronan.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemancing Temukan Mayat Tanpa Identitas Mengapung di Sungai Serang, Kulon Progo

Pemancing Temukan Mayat Tanpa Identitas Mengapung di Sungai Serang, Kulon Progo

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 19 September 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 19 September 2021

Regional
Dapat Bonus dari Capaiannya di Paralimpiade Tokyo, Leani Ratri Berencana Bangun GOR di Solo

Dapat Bonus dari Capaiannya di Paralimpiade Tokyo, Leani Ratri Berencana Bangun GOR di Solo

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 19 September 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 19 September 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 19 September 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 19 September 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 19 September 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 19 September 2021

Regional
Jelang WSBK, 150 Tim Vaksinator Diterjunkan untuk Percepat Vaksinasi di Lombok Tengah

Jelang WSBK, 150 Tim Vaksinator Diterjunkan untuk Percepat Vaksinasi di Lombok Tengah

Regional
Dugong Penuh Luka Terdampar di Polewali Mandar Dievakuasi, Akan Dilepasliarkan Setelah Pulih Kembali

Dugong Penuh Luka Terdampar di Polewali Mandar Dievakuasi, Akan Dilepasliarkan Setelah Pulih Kembali

Regional
Raih 2 Emas dan 1 Perak di Paralimpiade Tokyo, Leani Ratri Terima Rp 1 Miliar dari Gubernur Riau

Raih 2 Emas dan 1 Perak di Paralimpiade Tokyo, Leani Ratri Terima Rp 1 Miliar dari Gubernur Riau

Regional
73 WN Australia Tinggalkan Bali dengan Pesawat Sewaan, Ini Penjelasan Kemenkumham

73 WN Australia Tinggalkan Bali dengan Pesawat Sewaan, Ini Penjelasan Kemenkumham

Regional
Sempat Kabur Usai Tipu Petani, Oknum Polisi di NTT Akhirnya Tertangkap

Sempat Kabur Usai Tipu Petani, Oknum Polisi di NTT Akhirnya Tertangkap

Regional
Tembak Mati Ali Kalora, Satgas Madago Raya Buru 4 DPO, Siapa Saja?

Tembak Mati Ali Kalora, Satgas Madago Raya Buru 4 DPO, Siapa Saja?

Regional
Heboh Napi Tanjung Gusta Diduga Dianiaya Sipir gara-gara Tak Setor Uang, Kalapas: Jelas Tidak Benar

Heboh Napi Tanjung Gusta Diduga Dianiaya Sipir gara-gara Tak Setor Uang, Kalapas: Jelas Tidak Benar

Regional
PTM Terbatas di Banjarmasin Dimulai Besok, Jumlah Siswa di Kelas Maksimal 50 Persen

PTM Terbatas di Banjarmasin Dimulai Besok, Jumlah Siswa di Kelas Maksimal 50 Persen

Regional
3,8 Ton Sampah Diangkut dari 2 Sungai di Semarang

3,8 Ton Sampah Diangkut dari 2 Sungai di Semarang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.