Agar Tak Ada yang Takut, Pemkab Sleman Gelar Vaksinasi Massal di Mal

Kompas.com - 08/03/2021, 22:15 WIB
Proses vaksinasi massal ASN di Kabupaten Sleman. pelaksanaan vaksinasi ini digelar di Sleman City Hall (Foto dokumentasi Humas Pemkab Sleman). KOMPAS.COM/YUSTINUS WIJAYA KUSUMAProses vaksinasi massal ASN di Kabupaten Sleman. pelaksanaan vaksinasi ini digelar di Sleman City Hall (Foto dokumentasi Humas Pemkab Sleman).

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten Sleman gelar vaksinasi massal bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Sleman City Hall.

Vaksinasi ini diikuti sebanyak 3.000 orang ASN yang dibagi dalam 3 hari mulai dari 8 maret hingga 10 Maret 2021.

"Vaksin sangat penting bukan hanya untuk melindungi diri sendiri namun juga melindungi orang lain," ujar Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, dalam keterangan tertulis Humas Pemkab Sleman, Senin (08/03/2021).

Baca juga: Cerita Ponidjo, Warga Suriname yang Mencari Keluarganya di Sleman, Bapak Ibu Tinggalkan Tanah Air Tahun 1931

Kustini menyampaikan ada beberapa pertimbangan pelaksanaan vaksinasi ini digelar di Sleman City Hall (SCH).

Lokasi cukup luas sehingga vaksinasi massal bisa dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan.

Selain itu dari manajeman juga menawarkan tempatnya digunakan pelaksanaan vaksinasi sebagai bentuk dukungan serta ikut berperan dalam penanganan Covid-19.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Suasana mall lanjutnya sangat nyaman sehingga tidak membuat takut para peserta vaksin yang hadir.

Baca juga: Pensiunan Polisi Asal Suriname Ini Cari Keluarganya di Sleman

Tak hanya itu, pelaksanaan vaksinasi di mall ini juga bisa memutar roda perekonomian. Terutama produk-produk lokal di Kabupaten Sleman.

"Bisa sambil belanja yang kebanyakan produk lokal Sleman sehingga juga dapat mendukung berputarnya roda perekonomian di Sleman," tandasnya.

Pelaksanaan vaksinasi massal ini dibagi dalam tiga sesi perhari. Langkah ini diambil agar tidak terjadi kerumunan.

Baca juga: Pingsan Usai Divaksin Covid-19, Seorang Nakes di Polewali Mandar Dilarikan ke RS

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, Joko Hastaryo mengungkapkan program vaksinasi ini merupakan tahap kedua bagi ASN.

"Baru mulai minggu ini, hari Senin sampai seterusnya nanti, ASN tingkat kabupaten. ASN tingkat kabupaten belum selesai, Selasa sudah kita mulai lagi untuk guru dan perangkat pendidik," urainya

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gara-gara Rampas Motor Warga, Anggota Polisi Babak Belur Dihajar Massa hingga Tak Sadarkan Diri

Gara-gara Rampas Motor Warga, Anggota Polisi Babak Belur Dihajar Massa hingga Tak Sadarkan Diri

Regional
Pedagang Patuhi Jam Malam dan Prokes di Salatiga Terima Bantuan Sembako

Pedagang Patuhi Jam Malam dan Prokes di Salatiga Terima Bantuan Sembako

Regional
Bocah 6 Tahun Mendadak Hilang Saat Bermain di Semak-semak, Tim SAR Diterjunkan

Bocah 6 Tahun Mendadak Hilang Saat Bermain di Semak-semak, Tim SAR Diterjunkan

Regional
Provinsi Banten Kesulitan Memiliki Rumah Sakit Darurat Covid-19, Ini Kendalanya

Provinsi Banten Kesulitan Memiliki Rumah Sakit Darurat Covid-19, Ini Kendalanya

Regional
Korban Penganiayaan Satpol PP Dilaporkan Balik ke Polisi, Ini Faktanya

Korban Penganiayaan Satpol PP Dilaporkan Balik ke Polisi, Ini Faktanya

Regional
Capaian Testing Covid-19 Solo di Atas 90 Persen, Gibran: Akan Kami Tingkatkan

Capaian Testing Covid-19 Solo di Atas 90 Persen, Gibran: Akan Kami Tingkatkan

Regional
Sopir Ambulans Positif Covid-19, Mobil Tahanan Dikerahkan Angkut Oksigen Medis

Sopir Ambulans Positif Covid-19, Mobil Tahanan Dikerahkan Angkut Oksigen Medis

Regional
Subsidi Gaji Hanya untuk Pekerja di Daerah PPKM Level 4, Bupati Wonogiri: Timbulkan Kegaduhan Baru

Subsidi Gaji Hanya untuk Pekerja di Daerah PPKM Level 4, Bupati Wonogiri: Timbulkan Kegaduhan Baru

Regional
Kota Manado dan Bitung Masuk Zona Merah Covid-19

Kota Manado dan Bitung Masuk Zona Merah Covid-19

Regional
Sebanyak 1.337 Anak Terpapar Covid-19 Saat PPKM Darurat, IDAI Banten: Vaksinasi Anak Sangat Penting

Sebanyak 1.337 Anak Terpapar Covid-19 Saat PPKM Darurat, IDAI Banten: Vaksinasi Anak Sangat Penting

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 23 Juli 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 23 Juli 2021

Regional
Syarat dan Lokasi Isi Ulang Tabung Oksigen Gratis untuk Warga Isoman di Kalbar

Syarat dan Lokasi Isi Ulang Tabung Oksigen Gratis untuk Warga Isoman di Kalbar

Regional
Terungkap, Identitas Mayat Misterius Dalam Karung, Polisi Pastikan Korban Pembunuhan

Terungkap, Identitas Mayat Misterius Dalam Karung, Polisi Pastikan Korban Pembunuhan

Regional
Cerita Rina, Rawat Sendiri Suaminya Jalani Isoman, Didatangi Langsung Wakil Bupati Karawang

Cerita Rina, Rawat Sendiri Suaminya Jalani Isoman, Didatangi Langsung Wakil Bupati Karawang

Regional
7 Pasien Suspek Covid-19 di RSUD Daya Makassar Minta Pulang Paksa

7 Pasien Suspek Covid-19 di RSUD Daya Makassar Minta Pulang Paksa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X