80 Pegawai Lapas Palopo Divaksin Covid-19, 2 Orang Fobia Jarum Suntik

Kompas.com - 05/03/2021, 07:25 WIB
Vaksin perdana bagi pegawai Lapas kelas IIA Kota Palopo, Sulawesi Selatan mulai dilaksanakan hari ini, sebanyak 80 pegawai akan menjalani vaksinasi, Kamis (04/03/2021) MUH. AMRAN AMIRVaksin perdana bagi pegawai Lapas kelas IIA Kota Palopo, Sulawesi Selatan mulai dilaksanakan hari ini, sebanyak 80 pegawai akan menjalani vaksinasi, Kamis (04/03/2021)

PALOPO, KOMPAS.com - Sebanyak 80 orang pegawai Lembaga Pemasyarakatan  (Lapas) Kelas IIA, Kota Palopo, Sulawesi Selatan menjalani vaksinasi Covid-19, Kamis (4/3/2021).

Saat vaksinasi dilakukan, dua orang pegawai Lapas yakni Baktiar dan Muh Fadhel Tanthow sempat ketakutan dan meronta-ronta karena fobia dengan jarum suntik.

Sejumlah rekannya dari pegawai Lapas termasuk Kepala Lapas Palopo terpaksa turun tangan memberikan semangat kepadanya.

Usai mendapat vaksin, Baktiar merasa nyaman dan tenang.

“Setelah disemangati oleh rekan-rekannya akhirnya pegawai tersebut berhasil divaksin. Proses vaksin hari ini berjalan lancar dan normal,” kata Kepala Lapas Kelas IIA Kota Palopo Indra Sofyan kepada wartawan, Kamis.

Baca juga: 5.000 Lansia di Banyumas Mulai Divaksin Covid-19 Pekan Depan

Menurut Indra, vaksinasi bagi pegawai Lapas sangat diperlukan untuk mencegah terpapar Covid-19.

“Kalau kesehatan warga Indonesia pulih, ekonomi akan bangkit,” ucap Indra.

Kepala Puskesmas Bara Permai dr Bidasari Djamil mengatakan, pelaksanaan vaksin untuk pegawai Lapas IIA Kota Palopo dilakukan oleh tim vaksinator dari Puskesmas Bara Permai Dinas Kesehatan Kota Palopo.

“Pelaksanaan vaksinasi hari ini dimulai dengan screening untuk mengetahui riwayat penyakit sehingga vaksinasi bisa dilaksanakan kepada pegawai yang bersangkutan dan pelaksanaanya berjalan lancar,” ujar Bidasari.

Baca juga: Usai Divaksin, Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Mengaku Lebih Percaya Diri dan Segar

Sementara itu, Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Palopo dr Ishaq Iskandar mengatakan, jumlah kasus Covid-19 saat ini sudah mencapai 1.301 orang.

“Kasus aktif tersisa 29 orang, yang sudah sembuh sebanyak 1.222 orang dan meninggal ada 50 orang, kondisi saat ini terus mengalami penurunan setelah dilakukan vaksinasi Covid-19,” tutur Ishaq.

Ishaq menjelaskan, puluhan pasien terkonfirmasi positif saat ini menjalani isolasi di beberapa tempat.

“Kasus positif 29 orang terdiri dari 13 orang menjalani perawatan di rumah sakit, 15 orang menjalani isolasi mandiri dan 1 orang menjalani isolasi di Duta Covid-19,” jelas Ishaq.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PT KAI Kembali Operasikan KA Purwojaya dan Wijaya Kusuma, Catat Tanggalnya

PT KAI Kembali Operasikan KA Purwojaya dan Wijaya Kusuma, Catat Tanggalnya

Regional
Ikan Hiu Sepanjang 4 Meter Terdampar Mati di Pantai Selatan Jember

Ikan Hiu Sepanjang 4 Meter Terdampar Mati di Pantai Selatan Jember

Regional
Mulai Hari Ini, Bandara Syamsuddin Noor Banjarmasin Layani Pemeriksaan GeNose C-19

Mulai Hari Ini, Bandara Syamsuddin Noor Banjarmasin Layani Pemeriksaan GeNose C-19

Regional
Usai Membunuh Pengusaha Wajan di Bantul, 2 Pelaku Shalat Berjemaah dan Makan Bersama

Usai Membunuh Pengusaha Wajan di Bantul, 2 Pelaku Shalat Berjemaah dan Makan Bersama

Regional
Halau Pemudik, Polda Kalsel Siapkan 6 Titik Penyekatan

Halau Pemudik, Polda Kalsel Siapkan 6 Titik Penyekatan

Regional
Seorang Biduan Dangdut Diduga Cabuli Pemuda Berusia 16 Tahun

Seorang Biduan Dangdut Diduga Cabuli Pemuda Berusia 16 Tahun

Regional
Pemuda di Magelang Tewas Kena Ledakan Bahan Mercon yang Diraciknya

Pemuda di Magelang Tewas Kena Ledakan Bahan Mercon yang Diraciknya

Regional
Solo Berlakukan Larangan Mudik Mulai 1 Mei, Pelaku Perjalanan Wajib Punya SIKM

Solo Berlakukan Larangan Mudik Mulai 1 Mei, Pelaku Perjalanan Wajib Punya SIKM

Regional
Pesan Terakhir Serda Ari Prasetya, Awak KRI Nanggala-402 ke Istri: Doain Selamat, Dek...

Pesan Terakhir Serda Ari Prasetya, Awak KRI Nanggala-402 ke Istri: Doain Selamat, Dek...

Regional
Viral, Video Warga Baduy Menangis Minta Tolong, Hutan Sakralnya Dirusak Penambang Emas Liar

Viral, Video Warga Baduy Menangis Minta Tolong, Hutan Sakralnya Dirusak Penambang Emas Liar

Regional
Ratusan Anggota Geng Motor Serang Warga di Kotabaru Karawang, Belasan Orang Diamankan

Ratusan Anggota Geng Motor Serang Warga di Kotabaru Karawang, Belasan Orang Diamankan

Regional
Anak Penjual Asongan di Lampu Merah Lolos Jadi Tentara, Baharuddin: Keberhasilan Ini untuk Kedua Orangtua Saya

Anak Penjual Asongan di Lampu Merah Lolos Jadi Tentara, Baharuddin: Keberhasilan Ini untuk Kedua Orangtua Saya

Regional
Tim Peneliti Vaksin Nusantara Dipanggil Ganjar Pranowo, Bahas Apa?

Tim Peneliti Vaksin Nusantara Dipanggil Ganjar Pranowo, Bahas Apa?

Regional
Empat Pemuda Sekap 7 Anak Dalam Mobil, HP Dirampas lalu Diturunkan di Jalan Raya

Empat Pemuda Sekap 7 Anak Dalam Mobil, HP Dirampas lalu Diturunkan di Jalan Raya

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 22 April 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 22 April 2021

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X