Nasib Ardi yang Dipenjara karena Pakai Uang Salah Transfer BCA, Tiga Anaknya Tak Bisa Sekolah dan Berobat

Kompas.com - 28/02/2021, 06:07 WIB
Ilustrasi rekening bank. ShutterstockIlustrasi rekening bank.

KOMPAS.com- Kasus salah transfer BCA ke rekening seorang warga Surabaya, Jawa Timur Ardi Pratama berbuntut panjang.

Sebab, Ardi kini harus mendekam di penjara setelah menggunakan uang transferan yang dikiranya sebagai komisi penjualan mobil tersebut.

Imbasnya, istri dan tiga anak Ardi yang rata-rata masih berusia balita kini harus terseok-seok untuk bertahan hidup.

Mereka bahkan mengandalkan bantuan tetangga untuk bisa makan.

Baca juga: Imbas Ardi Dipenjara karena Pakai Uang Salah Transfer, Anaknya Tak Bisa Dibawa Berobat

3 anak masih balita, istri tak kerja

Ilustrasi.THINKSTOCK Ilustrasi.
Ardi Pratama memiliki satu istri bernama Devi serta tiga anak yang masih kecil.

Adik kandung Ardi, Tio Budi Satrio mengatakan, anak sulung Ardi berusia 5 tahun, anak keduanya 4 tahun dan si bungsu berusia 2 tahun.

Sang istri selama ini tidak bekerja lantaran harus menjaga anak-anaknya.

Sedangkan sang ayah, Ardi yang bekerja sebagai makelar mobil kini harus mendekam di penjara karena kasus salah transfer.

Praktis, keluarga itu kini tak lagi memiliki pemasukan semenjak tulang punggung keluarga harus berhadapan dengan proses hukum.

Baca juga: Terima Transfer Rp 51 Juta dari BCA, Ardi Mengira Komisi Jual Mobil, Kini Ditahan Meski Berusaha Mengembalikan

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pasar Sore Kampung Ramadhan Jogokariyan Kembali Digelar, Pedagang Diwajibkan Tes GeNose

Pasar Sore Kampung Ramadhan Jogokariyan Kembali Digelar, Pedagang Diwajibkan Tes GeNose

Regional
Jual 30 Surat Palsu Bebas Covid-19, Pelaku Incar Sopir Truk di Pelabuhan Cilacap

Jual 30 Surat Palsu Bebas Covid-19, Pelaku Incar Sopir Truk di Pelabuhan Cilacap

Regional
KKB Masih Berulah, Bupati Puncak: Saya Harap ASN Tetap Berada di Beoga Sampai Kondisi Aman

KKB Masih Berulah, Bupati Puncak: Saya Harap ASN Tetap Berada di Beoga Sampai Kondisi Aman

Regional
Menanam Porang Tanpa Modal, tapi Bisa Raup Untung Ratusan Juta Rupiah, Ini Rahasianya

Menanam Porang Tanpa Modal, tapi Bisa Raup Untung Ratusan Juta Rupiah, Ini Rahasianya

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 13 April 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 13 April 2021

Regional
Update Covid-19 di Banten, Keterisian Ruang Isolasi Kurang dari 50 Persen

Update Covid-19 di Banten, Keterisian Ruang Isolasi Kurang dari 50 Persen

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 13 April 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 13 April 2021

Regional
Ratusan Pesilat Bentrok dengan Warga di Tuban, 5 Orang Diamankan

Ratusan Pesilat Bentrok dengan Warga di Tuban, 5 Orang Diamankan

Regional
Terungkap Penyebab Harga Tiket Masuk Pantai Anyer Mahal

Terungkap Penyebab Harga Tiket Masuk Pantai Anyer Mahal

Regional
Lulusan SD Masih Bisa Jadi Kepala Desa di Nunukan

Lulusan SD Masih Bisa Jadi Kepala Desa di Nunukan

Regional
Bio Farma Bidik Pasar Eropa Timur Melalui Hannover Messe 2021

Bio Farma Bidik Pasar Eropa Timur Melalui Hannover Messe 2021

Regional
Cegah Mudik, Polda Kalsel Kerahkan 300 Personel di Perbatasan dan Pelabuhan

Cegah Mudik, Polda Kalsel Kerahkan 300 Personel di Perbatasan dan Pelabuhan

Regional
Ribut-ribut soal Pengisian Perangkat Desa di Blora, Bupati Buka Suara

Ribut-ribut soal Pengisian Perangkat Desa di Blora, Bupati Buka Suara

Regional
Mengenal Aplikasi SBONG, Menekan Angka Kematian Ibu Hamil di Bengkulu

Mengenal Aplikasi SBONG, Menekan Angka Kematian Ibu Hamil di Bengkulu

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 13 April 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 13 April 2021

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X