Kompas.com - 18/02/2021, 12:26 WIB
Penyidik Subdit IV Tipiter Direskrimsus Polda Lampung menyelidiki temuan limbah medis di TPA Bakung Bandar Lampung. (FOTO: Dok. Humas Polda Lampung) KOMPAS.com/TRI PURNA JAYAPenyidik Subdit IV Tipiter Direskrimsus Polda Lampung menyelidiki temuan limbah medis di TPA Bakung Bandar Lampung. (FOTO: Dok. Humas Polda Lampung)

LAMPUNG, KOMPAS.com – Polda Lampung menelusuri temuan limbah medis yang dibuang di tempat pembuangan akhir (TPA) Bakung, Bandar Lampung.

Sejumlah limbah medis berlabel salah satu rumah sakit swasta di Bandar Lampung itu ditemukan di TPA Bakung dan menjadi satu dengan sampah dari rumah tangga, rumah makan dan hotel.

Kepala Bidang Humas Polda Lampung Kombes Zahwani Pandra Arsyad mengatakan, tim Direktorat Kriminal Khusus Polda Lampung sudah turun ke lokasi untuk menyelidiki temuan sampah medis tersebut.

Baca juga: Bahaya Limbah Medis yang Tidak Dikelola dengan Baik

“Dari hasil penyelidikan, sampah medis itu diangkut dengan truk sampah dari salah satu fasilitas pelayanan pengangkut sampah di Kota Bandar Lampung,” kata Pandra saat dikonfirmasi, Kamis (18/2/2021).

Polda Lampung sendiri telah menggelar ekspose kasus temuan ini pada Rabu kemarin.

Pandra menambahkan, limbah medis yang ditemukan di antaranya, masker, selang infus, botol infus, botol obat cair, baju APD dan sarung tangan.

Kemudian kantong plastik bertuliskan “Infeksus” yang di dalamnya berisi limbah medis serta ditemukan surat atau nota bertuliskan nama salah satu rumah sakit di Kota Bandar Lampung.

Menurut Pandra, berdasarkan saksi para pemulung di TPA Bakung, limbah medis itu sebagian dijual kepada pengepul.

“Diduga, sudah lama. Kegiatan pembuangan sampah limbah medis ini sudah berlangsung lama,” kata Pandra.

Baca juga: Limbah Medis Menumpuk, LIPI Kenalkan Metode Rekristalisasi untuk Daur Ulang

Untuk memastikan adanya unsur pidana, Polda Lampung akan kembali mengumpulkan barang bukti dan memeriksa sejumlah saksi, termasuk memanggil Dinas Lingkungan Hidup Bandar Lampung, UPT TPA Bakung, serta rumah sakit terkait.

“Nanti setelah gelar perkara tersebut akan ditentukan, siapa yang harus bertanggung jawab,” kata Pandra.

Menurut Pandra, jika terindikasi ada tindak pidana dalam pembuangan sampah medis itu, pihak yang bertanggung jawab bisa dikenakan Pasal 104 Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Lingkungan Hidup dan Pasal 40 UU Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
Dapat Bantuan 'Bedah Rumah' dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Dapat Bantuan "Bedah Rumah" dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Regional
Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Regional
Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Regional
MDTA Direnovasi Dompet Dhuafa, Murid dan Kepala Yayasan Menangis Haru

MDTA Direnovasi Dompet Dhuafa, Murid dan Kepala Yayasan Menangis Haru

Regional
Dompet Dhuafa Bagikan 2.000 Paket Zakat Fitrah di Pati

Dompet Dhuafa Bagikan 2.000 Paket Zakat Fitrah di Pati

Regional
Cegah Penularan Covid-19, Pemprov Jabar Perpanjang Kerja Sama Penyediaan Hotel untuk Nakes

Cegah Penularan Covid-19, Pemprov Jabar Perpanjang Kerja Sama Penyediaan Hotel untuk Nakes

Regional
Meski Dihantam Pandemi, Maidi-Inda Raya Tetap Jalankan Program Kerjanya

Meski Dihantam Pandemi, Maidi-Inda Raya Tetap Jalankan Program Kerjanya

Regional
Jalin Silaturahmi di Ramadhan, Bupati Tulang Bawang Santuni 25 Anak Yatim

Jalin Silaturahmi di Ramadhan, Bupati Tulang Bawang Santuni 25 Anak Yatim

Regional
LIRA Tuntut MKD Tindak Tegas Romo Syafi'i Karena Fitnah Walkot Bobby

LIRA Tuntut MKD Tindak Tegas Romo Syafi'i Karena Fitnah Walkot Bobby

Regional
Buka Pameran UMKM Gayeng 2021, Ganjar: Produk Jateng Siap Masuk Pasar Internasional

Buka Pameran UMKM Gayeng 2021, Ganjar: Produk Jateng Siap Masuk Pasar Internasional

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X