Kompas.com - 14/02/2021, 15:23 WIB
menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat menbagikan masker kepada penumpang kereta api di stasiun Tugu Yogyakarta Kompas.com/Wisang Seto Pangaribowomenteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat menbagikan masker kepada penumpang kereta api di stasiun Tugu Yogyakarta

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - PT Kereta Api Indonesia (KAI) menambah ketersediaan alat deteksi dini Covid-19 dengan menggunakan GeNose C19.

Sebelumnya, GeNose hanya tersedia di dua stasiun, yaitu Stasiun Yogyakarta dan Pasar Senen.

Mulai 15 Februari 2021, PT KAI menambah 6 stasiun lagi yang menyediakan tes GeNose.

Baca juga: Mulai 15 Februari, Penumpang Kereta Bisa Tes Corona dengan GeNose C19 di Stasiun Bandung

Adapun keenam stasiun tersebut yaitu Stasiun Gambir, Solo Balapan, Bandung, Cirebon, Semarang Tawang, dan Surabaya Pasar Turi.

Dengan demikian, total ada 8 stasiun yang menyediakan GeNose C19.

"Kami bekerja sama dengan rekan-rekan dari Universitas Gadjah Mada (UGM) untuk menambah GeNose, di mana pada 15 Februari besok, kita tambah lagi GeNose di 6 stasiun," ujar Direktur Utama PT KAI Didiek Hartantyo saat ditemui di Stasiun Tugu Yogyakarta, Minggu (14/2/2021).

Baca juga: Daftar Stasiun Kereta yang Layani Pemeriksaan GeNose Terbaru

Ia mengatakan, semenjak digunakan di Stasiun Pasar Senen dan Stasiun Tugu, GeNose mendapatkan sambutan positif dari masyarakat untuk digunakan sebagai deteksi dini Covid-19.

"Antusiasme masyarakat ini luar biasa, karena proses menggunakan GeNose tidak sakit, proses sederhana, dan yang penting harganya murah. Tiket kereta api ada Rp 70.000, Rp 80.000, kalau pakai tes lain habisnya bisa Rp 150.000," kata Didiek.

Baca juga: Banjir Semarang Genangi Titik Rel, PT KAI Alihkan Perjalanan Kereta

Sedangkan, biaya yang digunakan penumpang kereta untuk melakukan tes dengan GeNose yaitu sebesar Rp 20.000.

Sementara itu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, dirinya melakukan kunjungan ke Yogyakarta, tepatnya ke Stasiun Tugu, untuk memastikan penggunaan GeNose sebagai alat deteksi dini berjalan dengan baik.

"Saya ke Yogyakarta ini untuk memastikan pemanfaatan GeNose berjalan dengan baik. Kita sudah melakukannya di Tugu dan Pasar Senen," kata dia.

Perluasan penggunaan GeNose di stasiun dinilai penting dilakukan. Apalagi GeNose merupakan alat buatan Indonesia.

"Sehingga protokol kesehatan dapat diterapkan di mana saja, di kantor-kantor, lapangan terbang, karena ini mudah, tidak sakit dan murah," kata dia.

Ia mengatakan, penggunaan GeNose harus dipastikan dengan profesional, sehingga data atau hasil yang didapat juga akurat.

Dalam kunjungannya ke Yogyakarta, Budi Karya Sumadi juga membagikan masker kepada penumpang kereta yang sedang antre untuk melakukan rapid test dan juga test menggunakan GeNose.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Regional
Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Regional
Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Regional
Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Regional
Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X