Pesan Risma Saat Cek Banjir Pekalongan: Agar Warga Tidak Ditelantarkan, Itu Penting

Kompas.com - 12/02/2021, 10:32 WIB
Menteri Sosial RI Tri Risma Harini memberikan arahan ke Walikota Pekalongan Saelany Mahfudz dan Wakil Walikota Afzan Arslan Djunaed. Kompas.com/Ari HimawanMenteri Sosial RI Tri Risma Harini memberikan arahan ke Walikota Pekalongan Saelany Mahfudz dan Wakil Walikota Afzan Arslan Djunaed.

KOMPAS.com- Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini mengecek tenda pengungsi dan lokasi terdampak banjir di Pekalongan, Jawa Tengah, Jumat (12/2/2021).

Risma yang datang pada pukul 01.30 WIB berpesan agar kondisi warga terdampak banjir menjadi prioritas.

"Agar warga tidak telantarkan, yang paling penting itu," tutur dia.

Baca juga: Risma Datang Dini Hari ke Posko Pengungsian Banjir Pekalongan Bawa Tikar dan Selimut

Pemda diminta mengetahui dan menyelesaikan penyebab banjir

Ilustrasi banjirShutterstock Ilustrasi banjir
Kepada pemerintah daerah, Risma meminta agar banjir bisa diantisipasi agar tak menimbulkan korban jiwa.

"Musibah banjir ini adalah cobaan, kita semua harus sabar. Saya juga sudah berbincang kepada Pak Wali Kota dan unsur terkait lainnya mengenai penanganan banjir ini agar jangan sampai menimbulkan korban," kata dia.

Tak hanya itu, Risma juga meminta pemerintah mengetahui penyebab terjadinya banjir. Hal ini harus dilakukan supaya pemerintah dapat menentukan langkah penanganan bencana.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Penyebab banjir juga harus diketahui dan bisa diselesaikan," tuturnya.

Baca juga: Telepon Pejabat BBWS di Semarang, Risma: Nyalakan Lima, Pak Pompanya, Terlalu Lama Kasihan Warga

 

Ilustrasi banjirSHUTTERSTOCK Ilustrasi banjir
Pantau pengungsian, berikan selimut

Risma sempat mengunjungi lokasi pengungsian di Aula SMK 2 Kota Pekalongan.

Dalam kunjungannya, Risma memberikan bantuan berupa selimut, tikar serta makanan ringan pada para pengungsi.

Ia mengakui, pengungsi telah ditangani dengan baik di lokasi tersebut.

"Kami juga sudah mengecek bagaimana kondisi pengungsian, ketersediaan makanan, penerapan protokol keehatan, Alhamdulillah semua penanganannya bagus bagus," kata dia.

Baca juga: Penghormatan Terakhir untuk KA Prameks yang Kini Pensiun

Banjir Pekalongan, ribuan warga mengungsi

Ilustrasi banjir dan ombakTOTO SIHONO Ilustrasi banjir dan ombak
Bencana banjir melanda Kota Pekalongan, Kamis (4/2/2021).

Sebanyak 22 kelurahan sempat tergenang, namun kini jumlahnya hanya 14 kelurahan lantaran banjir telah mulai surut.

Sebanyak 1.889 warga masih mengungsi.

Pemerintah Pekalongan menetapkan status darurat tanggap bencana sejak Minggu (7/2/2021) selama dua pekan.

Sumber: Kompas.com (Penulis: Kontributor Pekalongan Ari Himawan Sarono | Editor: David Oliver Purba)



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Regional
Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Regional
UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

Regional
Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Regional
Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Regional
Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X