Usai Curi Uang Rp 16 Juta, Pegawai Bakar Minimarket demi Hilangkan Jejak

Kompas.com - 28/01/2021, 12:29 WIB
Sebuah minimarket di Lebak Banten dibakar pegawainya sendiri untuk menghilangkan jejak setelah mencuri uang Rp16.000.000, Rabu (27/1/2021) Dok. Polres LebakSebuah minimarket di Lebak Banten dibakar pegawainya sendiri untuk menghilangkan jejak setelah mencuri uang Rp16.000.000, Rabu (27/1/2021)

LEBAK, KOMPAS.com - Seorang pegawai minimarket di Lebak, Banten, nekat membakar toko tempatnya bekerja.

Hal tersebut dilakukan untuk menghilangkan jejak setelah dia mencuri uang Rp 16 juta.

Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (27/1/2021) dini hari.

Saat itu, warga Kampung Sajir, Desa Kareo, Kecamatan Cileles, yang tengah terlelap tidur dikagetkan dengan suara ledakan dan kobaran api yang bersumber dari bangunan minimarket.

Api kemudian bisa dipadamkan menjelang subuh. Dari pemeriksaan sementara, kebakaran minimarket diduga karena korsleting.

Baca juga: Pria Ini Nekat Bakar SPBU, Tubuhnya Ikut Terbakar

Namun, dari hasil penyelidikan oleh tim dari Polres Lebak pada hari yang sama, ditemukan fakta bahwa minimarket sengaja dibakar.

"Pelakunya kepala toko Indomaret tersebut, jadi dicuri dulu, habis itu dia bakar toko untuk menghilangkan jejak," kata Kasatreskrim Polres Lebak, Iptu Indik Rusmono kepada Kompas.com melalui sambungan telepon, Kamis (28/1/2021).

Pelaku berinisial NG (24) tersebut, kata Indik, beraksi seorang diri. Motifnya adalah ingin memiliki uang Rp 16 juta yang terdapat di brankas minimarket untuk membayar utang.

Setelah melakukan pencurian dan membakar toko dengan korek gas, kata Indik, NG kemudian pulang ke kos-kosan tempat tinggalnya, yang berada tidak jauh dari minimarket.

Dari hasil pemeriksaan sejumlah saksi, NG kemudian ditetapkan sebagai tersangka dan ditangkap tanpa perlawanan.

Baca juga: 3 Rumah Terbakar di Jeneponto, Satu Keluarga Tewas

Sejumlah barang bukti juga diamankan di antaranya uang Rp 16,1 juta, tutup korek gas, hingga kunci dan gembok.

Akibat perbuatannya tersebut, NG dikenai Pasal 187 dan Pasal 363 KUHPidana dengan ancaman kurungan penjara minimal 15 tahun.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ganjar Tanggapi Kisruh Walkot Tegal dan Wakilnya: Perlu Diruwat, dari Dulu Ada-ada Saja

Ganjar Tanggapi Kisruh Walkot Tegal dan Wakilnya: Perlu Diruwat, dari Dulu Ada-ada Saja

Regional
Oknum PNS Riau Edarkan Sabu, Keluar Masuk Penjara tapi Tetap Berdinas

Oknum PNS Riau Edarkan Sabu, Keluar Masuk Penjara tapi Tetap Berdinas

Regional
Klaster Keluarga di Karangasem, 37 Warga di Sebuah Desa Terkonfirmasi Positif Covid-19

Klaster Keluarga di Karangasem, 37 Warga di Sebuah Desa Terkonfirmasi Positif Covid-19

Regional
Pura-pura Minta Antar Beli Bensin, Pemuda Ini Rampas Motor Teman Sekolah

Pura-pura Minta Antar Beli Bensin, Pemuda Ini Rampas Motor Teman Sekolah

Regional
Terima Transfer Rp 51 Juta dari BCA, Ardi Mengira Komisi Jual Mobil, Kini Ditahan Meski Berusaha Mengembalikan

Terima Transfer Rp 51 Juta dari BCA, Ardi Mengira Komisi Jual Mobil, Kini Ditahan Meski Berusaha Mengembalikan

Regional
Polisi Ungkap Prostitusi Online Tawarkan Threesome, Muncikari dan Admin Grup Chat Ditangkap

Polisi Ungkap Prostitusi Online Tawarkan Threesome, Muncikari dan Admin Grup Chat Ditangkap

Regional
Besan Bacok Besan di Aceh Timur, gara-gara Menantu Terlalu Cepat Melahirkan

Besan Bacok Besan di Aceh Timur, gara-gara Menantu Terlalu Cepat Melahirkan

Regional
Gunung Sinabung Kembali Luncurkan Awan Panas Guguran dan Erupsi

Gunung Sinabung Kembali Luncurkan Awan Panas Guguran dan Erupsi

Regional
DPD Demokrat Sulut Sebut Kadernya Dirayu untuk Mendukung KLB

DPD Demokrat Sulut Sebut Kadernya Dirayu untuk Mendukung KLB

Regional
Rekonstruksi Ibu Kandung Bunuh Bayi 9 Bulan, Hidung Korban Ditekan hingga Memar agar Telan Racun

Rekonstruksi Ibu Kandung Bunuh Bayi 9 Bulan, Hidung Korban Ditekan hingga Memar agar Telan Racun

Regional
Dilantik Jadi Wabup OKU, Johan Anuar Terdakwa Korupsi Lahan Kuburan Boleh Keluar Rutan

Dilantik Jadi Wabup OKU, Johan Anuar Terdakwa Korupsi Lahan Kuburan Boleh Keluar Rutan

Regional
Puluhan Wartawan di Banyumas Disuntik Vaksin Covid-19

Puluhan Wartawan di Banyumas Disuntik Vaksin Covid-19

Regional
11.490 Vaksin Tahap Kedua Tiba di Riau, Ini Daftar Golongan Penerima

11.490 Vaksin Tahap Kedua Tiba di Riau, Ini Daftar Golongan Penerima

Regional
Tamu Berjoget Tanpa Masker, Koordinator Resepsi hingga Pengelola Gedung Diinterogasi Polisi

Tamu Berjoget Tanpa Masker, Koordinator Resepsi hingga Pengelola Gedung Diinterogasi Polisi

Regional
Ini Penyebab Perselisihan Wali Kota Tegal dan Wakilnya yang Berujung Laporan Polisi

Ini Penyebab Perselisihan Wali Kota Tegal dan Wakilnya yang Berujung Laporan Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X