Balas Dendam Pernah Dianiaya, Pria Asal Cianjur Tebas Tangan Korban hingga Putus

Kompas.com - 22/01/2021, 21:07 WIB
Dua pelaku terduga penganiayaan berat terhadap seorang pemuda di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, berhasil diringkus jajaran Satreskrim Polres Cianjur. KOMPAS.com/FIRMAN TAUFIQURRAHMANDua pelaku terduga penganiayaan berat terhadap seorang pemuda di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, berhasil diringkus jajaran Satreskrim Polres Cianjur.

CIANJUR, KOMPAS.com – Polisi berhasil mengungkap kasus penganiayaan berat yang mengakibatkan pergelangan tangan kanan korban putus.

US (22) dan JJ (18), warga Gekbrong Cianjur berhasil diringkus setelah sempat kabur usai membacok korban berinisial DR (20).

Kasat Reskrim Polres Cianjur AKP Anton mengungkapkan, tersangka menganiaya korban dilatarbelakangi dendam.

Pasalnya, salah seorang tersangka, yakni US mengaku pernah dianiaya korban pada November atau dua bulan lalu.

“Motifnya berdasarkan pengakuan adalah salah sasaran, dan sempat didamaikan. Namun rupanya pelaku masih menyimpan dendam,” kata Anton kepada Kompas.com di mapolres, Jumat (22/1/2021).

Baca juga: Fakta Sekuriti Tebas Lengan Bosnya hingga Putus, Kesal Sering Dimarahi, Polisi Buru Pelaku

Pancing ketemuan via Facebook

Disebutkan, tersangka US berhasil memancing korban untuk bertemu lewat akun palsu yang dibuatnya di Facebook.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Tersangka ini berpura-pura sebagai perempuan yang berkenalan dengan korban di facebook,” ujar dia.

Keduanya pun janjian untuk bertemu di seputaran lapang Jagaraksa Warungkondang, Minggu (17/1/2021) sekira pukul 21.00 WIB.

“Saat pertemuan itulah tersangka US kemudian menganiaya korban dengan golok yang dibawanya," ucapnya.

“Sementara peran tersangka JJ adalah membantu tersangka utama menjalankan aksinya itu,” sebut Anton.

Baca juga: Kronologi Penangkapan Begal Sadis yang Tebas Tangan Korbannya hingga Nyaris Putus, 1 Pelaku Tewas Ditembak

Kepergok warga

Disebutkan, aksi tersangka sendiri sempat diteriaki warga. Namun, berhasil kabur dengan sepeda motor yang dikendarai JJ.

"Sempat kabur ke wilayah Kabupaten Sukabumi. Namun, keduanya berhasil kita ringkus dipersembunyiannya," ujar dia.

 

Korban dibacok berkali-kali

Diberitakan sebelumnya, US (22) dan JJ (18) diringkus di Jampang Tengah dan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Kamis (21/1/2021).

Keduanya diduga sebagai pelaku penganiayaan berat terhadap korban berinisial DR (20).

Korban sendiri harus kehilangan pergelangan tangan sebelah kanan setelah dibacok berkali-kali hingga putus oleh salah satu pelaku.

Selain itu, korban juga mengalami sejumlah luka di bagian kepala dan punggung.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya dua bilah golok, sepeda motor dan sebuah ponsel.

Atas perbuatan tersebut, mereka dijerat pasal berlapis dengan ancaman pidana maksimal 15 tahun penjara.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.