Kompas.com - 15/01/2021, 13:06 WIB
Ilustrasi Harimau Sumatera SHUTTERSTOCK.com/TOM117Ilustrasi Harimau Sumatera

MEDAN, KOMPAS.com - Kepala Dusun Sigalapang, Desa Meranti Timur, Kecamatan Pintu Pohan Meranti, Toba Samosir, Sumatera Utara, Sinaga mengaku tidak takut ketika membentak dan mengusir harimau yang menyerang babi miliknya.

Saat itu, Sinaga hanya berjarak 3 meter dari harimau tersebut.

Meski demikian, dia harus merelakan seekor kambingnya yang habis dimangsa harimau.

Hal tersebut disampaikan Sinaga ketika dikonfirmasi melalui telepon pada Jumat (15/1/2021) pagi.

Baca juga: Setelah di Langkat, Harimau Juga Mangsa Ternak di Toba Samosir

Menurut Sinaga, awalnya harimau itu muncul di belakang kandangnya pada Rabu (13/1/2021), sekitar pukul 20.30 WIB.

Saat itu dia mendengar suara ribut di kandang babinya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Awalnya dia tidak begitu menghiraukan. Namun karena istrinya berulang kali meminta untuk dicek, dia pun ke belakang dan melihat babinya di dalam kandang.

Saat itu, dia melihat ada hewan lain dengan kulit loreng hitam dan coklat kekuningan di dalam kandang babi.

Untuk memastikan yang dilihatnya, dia pun mengambil ponsel ke dalam rumah dan menyalakan senternya.

Dengan pencahayaan terbatas, dalam jarak hanya 1 meter dia melihat harimau tersebut menyerang babinya.

"Namanya kandang di belakang rumah kan gelap. Jadi dengan senter ponsel itu lah saya lihat harimau itu di kandang. Kemudian dari jarak 3 meter saya bentak dia tiga kali, baru harimau itu melompat keluar dari kandang. Saya waktu itu tidak ada rasa takut, jadi saya bentak dia lah waktu itu," kata Sinaga.

Baca juga: Fakta Harimau Mangsa Lembu Milik Warga, 11 Ekor Mati dengan Luka Gigitan di Leher

Setelah harimau itu pergi, dia pun memberitahukan kejadian itu kepada tetangganya.

Menurut Sinaga, bagian belakang rumahnya tidak ada lampu penerangan.

Saat itu juga sedang hujan lebat.

 

Pada keesokan harinya, sekitar pukul 06.30 WIB, dia terkejut karena menemukan kambing milik adik iparnya mati dengan keadaan bagian belakang tubuhnya habis.

Terlihat tulang punggung kambing tersebut. Isi dalam perutnya juga sudah dimakan harimau, hanya tersisa bagian dada hingga kepala.

Menurut Sinaga, pada malam itu kambing tersebut memang tidak berada di dalam kandang.

"Itu kambing kan masih baru, jadi masih agak liar. Biasanya dia kaluar dan masuk kandang sendiri. Nah, malam itu kan hujan deras, jadi tidak terkontrol. Kami kira sudah di dalam kandang," kata dia.

Sinaga menjelaskan, kejadian harimau yang memangsa ternak pernah terjadi sekitar 2 tahun lalu di dusunnya.

Ternak yang dimangsa itu adalah lembu milik warga.

Humas Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumatera Utara Handoko membenarkan adanya ternak yang dimangsa harimau di Dusun Sigalapang.

"Infonya ada. Tapi ini tim masih turun (ke lokasi). Belum bisa kita kasih detailnya ya. Kita lihat dulu perkembangannya ya," kata Handoko saat dikonfirmasi.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.