Kompas.com - 08/01/2021, 16:52 WIB
Mbah Rawi (70) seorang nenek tewas terpanggang di rumahnya yang mengalami kebakaran di Desa Tunggak, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Kamis (7/1/2021). KOMPAS.COM/PUTHUT DWI PUTRANTO NUGROHOMbah Rawi (70) seorang nenek tewas terpanggang di rumahnya yang mengalami kebakaran di Desa Tunggak, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Kamis (7/1/2021).

GROBOGAN, KOMPAS.com - Kebakaran hebat terjadi di Desa Tunggak, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.

Naas, Mbah Rawi, seorang nenek berusia tujuh puluh tahun tewas terpanggang saat kobaran api meluluhlantahkan rumahnya tersebut.

"Benar kejadian tadi malam sekitar pukul sembilan," kata Kapolsek Toroh AKP Darmono saat dihubungi Kompas.com melalui ponsel, Jumat (8/1/2021).

Baca juga: Berniat Tolong Suami yang Terjebak Kebakaran, Pasutri Malah Tewas Terpanggang

Dijelaskan Darmono, selama ini, korban tinggal satu rumah bersama anak dan menantunya.

Namun, pada saat kejadian, korban sedang berada sendirian di rumah karena anak dan menantunya sedang mengaji ke desa lain.

Peristiwa kebakaran diketahui oleh beberapa warga yang malam itu kebetulan melintas di depan rumah korban. Saat itu, mereka terkejut melihat ada kobaran api disertai kepulan asap yang muncul dari rumah korban.

Mereka kemudian segera bergegas mengabarkan kejadian itu pada tetangga sekitar.

Selanjutnya, puluhan warga segera berupaya melakukan pemadaman api dengan fasilitas seadanya.

Baca juga: Penyandang Disabilitas Tewas Terpanggang Saat Rumahnya Terbakar, Tetangga Tidak Ada yang Tahu

 

Hanya saja upaya tersebut sia-sia karena api sudah terlanjur menggananas membakar konstruksi bangunan yang didominasi kayu tersebut. Terlebih lagi di dalam rumah banyak barang yang mudah terbakar.

"Kebakaran itu akhirnya berhasil dipadamkan setelah ada dukungan tiga unit armada pemadam kebakaran dari pos induk Purwodadi. Rumah hangus terbakar berikut korban," jelas Darmono.

Korban selanjutnya dievakuasi dan dari hasil pemeriksaan medis, korban mengalami luka bakar serius di sekujur tubuhnya. Jenazah korban kemudian langsung diserahkan pada pihak keluarganya untuk dimakamkan.

"Saat ditingggal pergi mengaji oleh anak dan menantunya, korban sudah tertidur di kamar. Sebelum tidur, korban sempat menyalakan obat nyamuk bakar. Untuk penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Namun diduga sumber api dari obat nyamuk bakar," pungkas Darmono.

 

 

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wali Kota Bobby Copot Jabatan Lurah Sidorame Timur Karena Pungli

Wali Kota Bobby Copot Jabatan Lurah Sidorame Timur Karena Pungli

Regional
Cegah Serangan Siber, Diskominfo Jabar Minta Pemda Manfaatkan 'Lalaki Sajabar'

Cegah Serangan Siber, Diskominfo Jabar Minta Pemda Manfaatkan "Lalaki Sajabar"

Regional
Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini

Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini

Regional
798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

Regional
Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Regional
PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

Regional
Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Regional
Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Regional
Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X