Kompas.com - 06/01/2021, 17:32 WIB
Kebakaran satu unit rumah semi permanen yang berada di Jalan KKN Unsri Mesra, Kelurahan Ogan Baru, Kecmatan Kertapati Palembang, Sumatera Selatan menyebabkan sepasang suami istri (Pasutri) yakni Linda (57) dan Tena Reja alias Aleng (60) tewas terpanggang, Rabu (6/1/2021). HANDOUTKebakaran satu unit rumah semi permanen yang berada di Jalan KKN Unsri Mesra, Kelurahan Ogan Baru, Kecmatan Kertapati Palembang, Sumatera Selatan menyebabkan sepasang suami istri (Pasutri) yakni Linda (57) dan Tena Reja alias Aleng (60) tewas terpanggang, Rabu (6/1/2021).

PALEMBANG, KOMPAS.com - Kebakaran satu rumah semi permanen yang berada di Jalan KKN Unsri Mesra, Kelurahan Ogan Baru, Kecmatan Kertapati Palembang, Sumatera Selatan menyebabkan sepasang suami istri (Pasutri) yakni Linda (57) dan Tena Reja alias Aleng (60) tewas terpanggang.

Kapolsek Kertapati Palembang AKP Irwan Siddik mengatakan, rumah yang dihuni Linda dan Aleng terbakar sekitar pukul 03.15WIB.

Saat kejadian, Linda sedang mencuci pakaian di luar dan melihat api muncul di rumahnya. Mengetahui suaminya ada di dalam, ia pun mencoba menolong Aleng.

"Namun saat hendak menolong, istrinya malah kesetrum karena memegang kabel yang keluar, hingga menyebabkan korban ikut tewas dan terbakar dalam rumah,"kata Irwan, Rabu (6/1/2021).

Baca juga: 4 Fakta Kebakaran SPBU di Pekanbaru, Diduga HP Menyala Saat Isi Bensin hingga Avanza Ludes Terbakar

Warga yang melihat kobaran api akhirnya langsung keluar dan mencoba memberikan pertolongan.

Beberapa saat kemudian, petugas pemadam datang ke lokasi untuk mematikan api.

Di sana, kedua korban sudah ditemukan dalam kondisi tewas.

"Jenazah kedua korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Palembang, setelah itu diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamnkan," ujar Kapolsek.

Saat ini, petugas Polsek Kertapati Palembang masih melakukan penyelidikan terkait kejadian kebakaran tersebut.

"Kemungkinan karena arus pendek listrik tapi masih diselidiki,"jelas Irwan.

Baca juga: Kisah Pasutri Beli Motor Pakai Uang Koin Seberat 43 Kilogram, Butuh 4 Jam untuk Menghitung



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X