ABK Mengamuk dan Menikam Rekannya di Tengah Laut Cilacap, 1 Orang Luka, 5 Hilang Tenggelam

Kompas.com - 07/01/2021, 15:21 WIB
Ungkap kasus ABK yang mengamuk di Mapolres Cilacap, Jawa Tengah, Kamis (7/1/2021). KOMPAS.COM/FADLAN MUKHTAR ZAINUngkap kasus ABK yang mengamuk di Mapolres Cilacap, Jawa Tengah, Kamis (7/1/2021).

CILACAP, KOMPAS.com - Seorang anak buah kapal (ABK) mengamuk di atas perahu yang sedang berlayar di perairan Samudra Hindia wilayah Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

Kapolres Cilacap AKBP Dery Agung Wijaya mengatakan, akibatnya satu orang ABK mengalami luka-luka dan lima orang lainnya hilang tenggelam.

"Kami mendapat informasi adanya keributan yang terjadi di perairan Cilacap yang menyebabkan lima ABK hilang dan satu luka," kata Dery saat ungkap kasus di Mapolres Cilacap, Kamis (7/1/2021).

Baca juga: Kemenlu Pulangkan 1 Jenazah dan 6 ABK dari Kapal Berbendera China

Dery menjelaskan, peristiwa tersebut bermula saat tujuh ABK Kapal Motor Makmur 3 berangkat dari Pacitan, Jawa Timur pada tanggal 21 Desember 2020.

Sesampainya di perairan Cilacap pada 25 Desember 2020, ABK atas nama M Ardi (28) asal Sulawesi Tenggara mengamuk.

Tanpa sebab yang jelas, Ardi di tiba-tiba mengejar rekannya, Ikmal dan Heri, sambil membawa pisau. Karena merasa terancam, Ikmal dan Heri langsung terjun ke laut.

Tak berhenti di situ, Ardi juga mengejar nakhoda kapal, Johan yang saat itu sedang berlari menuju ruang kemudi.

Sesampainya di ruang kemudi, Ardi lantas menikam Nelson yang sedang mengemudikan kapal menggantikan Johan.

Baca juga: 1 ABK Mengamuk, Kapal Nelayan Terdampar di Garut dan 5 Kru Lompat ke Laut

Johan sempat meraih radio dan meminta pertolongan ke perahu lain. Namun belum sampai mendapat pertolongan, Ardi menusuk pinggang Johan dan mendorong tubuhnya jatuh ke laut.

"Mengetahui rekan ABK dan nakhoda semua terjun ke laut maka korban Nelson berusaha lari turun ke dek kapal dan mematikan mesin samping kapal dan bersembunyi di bawah peti kapal," jelas Dery.

Peristiwa tersebut akhirnya terungkap, setelah dua ABK yang tersisa di atas kapal, yaitu Ardi dan Nelson terdampar di perairan Garut, Jawa Barat.

Nelson langsung meminta pertolongan kepada warga setempat. Tak berselang lama, Ardi yang akan berusaha kabur ditangkap oleh warga.

Dery mengatakan, polisi telah menetapkan Ardi sebagai tersangka. Dia dikenakan Pasal 351 Ayat 2 KUHP dengan ancaman hukuman penjara lima tahun.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Regional
Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X