Sosialisasi Vaksin Covid-19, Bupati Bogor: Saya Ngalami Nggak Enaknya Positif Covid-19

Kompas.com - 06/01/2021, 18:00 WIB
Bupati Bogor Ade Yasin saat ditemui usai melakukan peresmian Aula Sanita Satyawada dan Klinik Pratama Rawat Jalan di Mapolres Bogor, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (6/1/2021). KOMPAS.COM/AFDHALUL IKHSANBupati Bogor Ade Yasin saat ditemui usai melakukan peresmian Aula Sanita Satyawada dan Klinik Pratama Rawat Jalan di Mapolres Bogor, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (6/1/2021).

KABUPATEN BOGOR, KOMPAS.com - Sambil menunggu datangnya vaksin Covid-19, Bupati Bogor Ade Yasin meminta warganya untuk siap dan jangan ragu mengikuti penyuntikan vaksin di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Hal itu ia katakan menepis keraguan masyarakat terhadap program vaksinasi yang akan dimulai pada pekan depan Januari 2021.

"Tanggal pastinya (datang vaksin ke Kabupaten Bogor) sih saya belum tahu, tapi rencananya antara Januari-Februari lah. Untuk data jumlahnya sudah kita siapkan 10.185," kata Ade usai melakukan peresmian Aula Sanita Satyawada dan Klinik Pratama Rawat Jalan di Mapolres Bogor, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (6/1/2021).

Baca juga: Nekat Gelar Pesta Tahun Baru di Puncak, Bupati Bogor: Kita Beri Sanksi Sosial hingga Denda Rp 50 Juta

Ade yang juga sebagai ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor mengaku siap menjadi orang pertama yang disuntik dosis vaksin produksi perusahaan bioteknologi asal China, Sinovac Biotech tersebut.

Pihaknya juga akan terus memberikan sosialisasi dan pemahaman kepada tenaga kesehatan serta masyarakat agar mengerti dan bersedia untuk divaksin.

Sebab, kata dia, program vaksinasi ini sebagai upaya untuk menekan angka penyebaran Covid-19.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pasalnya, kasus harian Covid-19 terus bertambah bahkan berdasarkan laporan Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor menyebut 36 dari 40 kecamatan masih berstatus zona merah atau risiko tinggi penularan.

"Saya sih siap jadi pertama yang divaksin, tetapi tergantung hasil pemeriksaan dokter, semuakan begitu, nakes, TNI/Polri juga akan diperiksa dulu sebelum divaksin, kan nggak langsung main suntik saja," ungkapnya.

Menurut Ade, hal itu dilakukan untuk meyakinkan masyarakat bahwa vaksinasi tahap pertama dijamin aman. Terlebih dirinya juga termasuk mantan penyintas Covid-19.

Baca juga: Bupati Bogor: Demi Keselamatan, Sekolah Tatap Muka Januari 2021 Bisa Diundur

Karena itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor akan mendistribusikan vaksin yang diperoleh dari pemerintah pusat agar masyarakat Kabupaten Bogor terbebas dari pandemi Covid-19.

"Imbauannya ya vaksin itu aman dan nggak mungkin negara mencelakakan kita, dan pasti melindungi semua supaya tidak gampang tertular. Jadi (masyarakat) harus divaksinlah," terang Ade.

"Apalagi saya pernah ngalamin nggak enaknya jadi orang yang positif Covid-19, pasti nggak mau lagi kan terkena Covid-19," jelas Ade.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gandeng E-Commerce, Dompet Dhuafa Ajak Semua Orang Berkurban dengan Mudah

Gandeng E-Commerce, Dompet Dhuafa Ajak Semua Orang Berkurban dengan Mudah

Regional
Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Regional
Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Regional
Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Regional
Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Regional
BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

Berita Foto
Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Regional
Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Regional
Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X