Cerita Penghulu Pernikahan Din Syamsuddin dan Rashda Diana, Sempat Grogi dan Gemetar

Kompas.com - 03/01/2021, 20:45 WIB
Pernikahan Din Syamsuddin dan Rashda Diana di Pondok Modern Darussalam Gontor, Ponorogo, Minggu (3/1/2020) Surya.co.id/IstimewaPernikahan Din Syamsuddin dan Rashda Diana di Pondok Modern Darussalam Gontor, Ponorogo, Minggu (3/1/2020)

PONOROGO, KOMPAS.com - Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan Mlarak, Muhammad Auliyaussofi mengaku sempat grogi saat menjadi penghulu pernikahan mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin, dan cucu pendiri Pondok Gontor, Rashda Diana.

Selain disaksikan seluruh petinggi Pondok Gontor, Sofi mengaku baru kali ini menikahkan tokoh nasional.

“Rasanya ndredeg (gemetar) juga karena semua yang hadir di acara akad nikah itu semua senior-senior saya. Tetapi saya sebisa mungkin tampil profesional dan jangan sampai ada kesalahan sebagai petugas pencatat pernikahan tadi,” kata Sofi saat dihubungi Kompas.com melalui sambungan telepon selulernya, Minggu (3/1/2020).

Sofi merupakan alumni Pondok Modern Gontor Darussalam Ponogoro. Sofi lulus dari salah satu pondok terbesar di Indonesia itu pada 2000.

Sementara Din Syamsuddin juga alumni Pondok Gontor yang lulus pada 1975.

Baca juga: Pajero Terjun ke Sungai Usai Senggol Motor dan Mobil, Polisi: Pengemudi Dilarikan ke RS

Meski sama-sama pernah belajar di Pondok Gontor, Sofi tidak pernah mengenal langsung Din Syamsuddin. Ia hanya mengenal Din melalui media masa.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sofi sering bertemu dengan Din Syamsuddin pada acara-acara resmi di Pondok Gontor.

Hanya saja, jarak pertemuan tidak sedekat saat menjadi penghulu pernikahan mantan Ketua PP Muhammadiyah tersebut.

“Ketemu Pak Din pada saat acara-acara tertentu seperti buka bersama acara puasa Ramadhan dan 90 tahun Pondok Gontor. Tetapi jaraknya jauh dan beliau tidak tahu saya siapa,” ungkap Sofi.

Sofi menambahkan, kakak mempelai perempuan, Fairuz yang menikahkan langsung Din Syamsuddin dengan Rashda Diana.

 

Sofi mengaku telah sembilan kali menjadi penghulu pernikahan di Pondok Gontor. Perannya, hanya sebagai petugas pencatat pernikahan.

“Selama di Gontor saya tidak pernah menikahkan karena tupoksi saya itu adalah pegawai pencatat pernikahan dengan tidak harus menikahkan dan tidak selalu menikahkan. Dan kalau di Gontor itu biasanya walinya sendiri yang menikahkan,” kata Sofi.

Lakukan persiapan khusus

Menjadi penghulu pernikahan tokoh nasional membuat Sofi membuat persiapan khusus agar tak melakukan kesalahan selama akad nikah Din Syamsuddin dan Rashda Diana.

“Saya lakukan latihan agar saat membawa acara akad nikah itu nanti lancar semuanya. Dan alhamdulillah tadi berjalan lancar semuanya,” kata Sofi.

Baca juga: Din Syamsuddin Menikah dengan Cucu Pendiri Pondok Gontor di Ponorogo, Prosesi Digelar Tertutup

Meski sudah melakukan persiapan, Sofi mengaku masih grogi saat memandu acara akad nikah Din Syamsuddin.

Apalagi saat prosesi akad nikah digelar, banyak pengurus wilayah Muhammadiyah yang datang menyaksikan.

Tak hanya itu para pemimpin Pondok Gontor dan para pakar ilmu agama juga hadir dalam acara pernikahan itu.

Bagi Sofi menikahkan seorang tokoh nasional menjadi pengalaman berharga dalam hidupnya sebagai penghulu di Kabupaten Ponorogo.

Pasalnya, tidak semua penghulu di Ponorogo akan memiliki kesempatan seperti yang dialaminya.

“Momen ini langka. Dan tidak semua KUA di Kabupaten Ponorogo bisa melaksanakan akad nikah seorang tokoh nasional. Dan saya bersyukur kepada Allah SWT karena diberikan kesempatan pencatatan pernikahan pak Din Syamsudin,” jelas Sofi.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Regional
Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Regional
Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Regional
Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Regional
Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Regional
Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Regional
Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Regional
TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

Regional
Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Regional
Gelar Tes Rapid Antigen Gratis, Pemkot Madiun Targetkan PPKM Level 1

Gelar Tes Rapid Antigen Gratis, Pemkot Madiun Targetkan PPKM Level 1

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.